@bygemsibb13: #geminifourth #gemini_nt #fourthnattawat

By GemSi BB🎀
By GemSi BB🎀
Open In TikTok:
Region: MM
Sunday 16 August 2026 17:21:14 GMT
22458
6579
26
192

Music

Download

Comments

lydthlia
𝐿𝓎𝒹𝒹 :
what song are they dancing?
2026-08-18 21:51:27
1
2148935p
147852369p :
ทวงคืนคอนคู่🥰🥰🥰
2026-08-18 12:10:33
5
ian56198
Iyan :
Mulutnya itu main peranan besar 😂 .. kek geram banget
2026-08-18 12:43:10
4
hnainyee
HnainYee :
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
2026-08-17 13:45:50
2
titinsetiawatisunardi
Titin S Sunardi :
my perfect duo ❤️
2026-08-17 08:19:04
1
anu744160
Usa~~ :
ส่ายเอวแบบจริงใจ
2026-08-17 09:39:39
2
platipwan
📻📻Rakfouth📻📻 :
2026-08-18 14:58:06
2
ahpyoneyaungyaung7
🍭So Sweet 🍭 :
🥰🥰🥰
2026-08-18 00:10:53
0
myn3007
Myn :
🥰🥰🥰
2026-08-17 07:42:44
1
kham.kung192
OHMNANON. FAN GIRL. 💛💚 :
🥰🥰🥰
2026-08-18 13:29:04
1
To see more videos from user @bygemsibb13, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Pernyataan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung terkait gempa bumi yang melanda wilayah timur Indonesia mendapat perhatian dari sejumlah warganet Korea Selatan. Lee Jae Myung sebelumnya menyampaikan rasa prihatin dan belasungkawa kepada para korban serta keluarga yang terdampak.  Pernyataan Lee Jae Myung yang disoroti adalah, “Di bawah kepemimpinan Yang Mulia Presiden Prabowo Subianto, saya dengan tulus berharap agar upaya pemulihan di wilayah terdampak dapat segera dilaksanakan, sehingga masyarakat yang terkena dampak bencana dapat sesegera mungkin kembali menjalani kehidupan sehari-hari dengan aman dan tenteram”.  Dalam pernyataan tersebut, muncul sejumlah komentar dari warganet Indonesia dengan bahasa Korea yang menyebut pemerintah Indonesia tidak peduli. Warganet Indonesia menekankan, “Jangan menyebutnya Yang Mulia. Dia tidak peduli dengan rakyatnya.”  Knetz kemudian ikut nimbrung di mana justru mempertanyakan respons pemerintah Indonesia terhadap bencana tersebut.  Salah satu komentar menuding bahwa Presiden Indonesia belum menyampaikan pernyataan terkait bencana, bahkan menuduh pemerintah memilih menggelar pesta yang menggunakan uang pajak rakyat daripada memberikan bantuan kepada korban. “Presiden Indonesia sampai saat ini belum menyampaikan pernyataan apa pun. Alih-alih memberikan bantuan kepada korban bencana, ia memilih menikmati pesta yang dibiayai oleh pajak rakyat,” komentar warganet Indonesia.  Knetz merespons, “Rakyat Indonesia sedang melakukan apa? Bukannya menyusun langkah penanganan bencana, malah tidak memakzulkan presiden yang sedang menikmati pesta.” Kritik tersebut kemudian semakin keras. Seorang warganet mengaku merasa bahwa masyarakat Indonesia tidak memiliki kebebasan untuk menyuarakan keadilan. “Di negeri ini, bahkan keadilan pun seolah tidak diberi tempat. Kalau berani angkat suara, bisa celaka. Rasanya hampir seperti Korea Utara,” ucap warganet Indonesia.  Ada pula warganet yang membandingkan kondisi tersebut dengan Korea Selatan dan mengaku iri terhadap masyarakat Korea yang pernah menggunakan proses pemakzulan terhadap presiden mereka. “Benar! Saya juga sudah lama bertanya-tanya soal itu. Saya benar-benar iri kepada kalian ketika kalian memakzulkan presiden kalian karena menyalahgunakan kekuasaan.” >> X/LeeJaeMyung #leejaemyung #prabowosubianto #indonesia #koreaselatan
Pernyataan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung terkait gempa bumi yang melanda wilayah timur Indonesia mendapat perhatian dari sejumlah warganet Korea Selatan. Lee Jae Myung sebelumnya menyampaikan rasa prihatin dan belasungkawa kepada para korban serta keluarga yang terdampak. Pernyataan Lee Jae Myung yang disoroti adalah, “Di bawah kepemimpinan Yang Mulia Presiden Prabowo Subianto, saya dengan tulus berharap agar upaya pemulihan di wilayah terdampak dapat segera dilaksanakan, sehingga masyarakat yang terkena dampak bencana dapat sesegera mungkin kembali menjalani kehidupan sehari-hari dengan aman dan tenteram”. Dalam pernyataan tersebut, muncul sejumlah komentar dari warganet Indonesia dengan bahasa Korea yang menyebut pemerintah Indonesia tidak peduli. Warganet Indonesia menekankan, “Jangan menyebutnya Yang Mulia. Dia tidak peduli dengan rakyatnya.” Knetz kemudian ikut nimbrung di mana justru mempertanyakan respons pemerintah Indonesia terhadap bencana tersebut. Salah satu komentar menuding bahwa Presiden Indonesia belum menyampaikan pernyataan terkait bencana, bahkan menuduh pemerintah memilih menggelar pesta yang menggunakan uang pajak rakyat daripada memberikan bantuan kepada korban. “Presiden Indonesia sampai saat ini belum menyampaikan pernyataan apa pun. Alih-alih memberikan bantuan kepada korban bencana, ia memilih menikmati pesta yang dibiayai oleh pajak rakyat,” komentar warganet Indonesia. Knetz merespons, “Rakyat Indonesia sedang melakukan apa? Bukannya menyusun langkah penanganan bencana, malah tidak memakzulkan presiden yang sedang menikmati pesta.” Kritik tersebut kemudian semakin keras. Seorang warganet mengaku merasa bahwa masyarakat Indonesia tidak memiliki kebebasan untuk menyuarakan keadilan. “Di negeri ini, bahkan keadilan pun seolah tidak diberi tempat. Kalau berani angkat suara, bisa celaka. Rasanya hampir seperti Korea Utara,” ucap warganet Indonesia. Ada pula warganet yang membandingkan kondisi tersebut dengan Korea Selatan dan mengaku iri terhadap masyarakat Korea yang pernah menggunakan proses pemakzulan terhadap presiden mereka. “Benar! Saya juga sudah lama bertanya-tanya soal itu. Saya benar-benar iri kepada kalian ketika kalian memakzulkan presiden kalian karena menyalahgunakan kekuasaan.” >> X/LeeJaeMyung #leejaemyung #prabowosubianto #indonesia #koreaselatan

About