@calik_prototype: Use your heart 💕 Me encantó esta idea de animation de @‹ ✦ 𓏻 𝓢tar ᡣ𐭩 𝓖arroth 🩵 así que tuve que hacerla 🗣️ un vídeo cortito mientras cocino otro 👀 #fyp #goforitnakamura #nakamuraxhirose

Calik_Prototype
Calik_Prototype
Open In TikTok:
Region: PE
Sunday 16 August 2026 18:15:33 GMT
10412
2515
33
265

Music

Download

Comments

yuuto.tachibana
Yuuto :
Nakamura:
2026-08-17 03:11:55
48
notstarorsomething
star :
commenting to stay on nakamura tiktok
2026-08-18 15:19:32
4
spgnbob
🦊🍥🍜!-Naruto-!🍜🍥🦊 :
Using templates is so fun TBH 🥺
2026-08-30 02:54:24
4
shizuko_happi
shizuko静子 :
pppppeakkkk
2026-08-17 01:09:56
3
lovely_dovy
lovely_dovy⁷ :
this is so cute 🥰🥰
2026-08-18 09:24:17
3
bleha820
bleh :
2026-08-17 15:23:23
2
lupita_solis18
user5967504340158 :
es ermoso
2026-08-17 02:10:19
3
mailliw06
Mailliw :
Hermosoooooooo😭😭😭😭
2026-09-03 00:23:48
2
To see more videos from user @calik_prototype, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Begini gambarannya kalau kekuatan edit dimainkan. Nama Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo ramai diperbincangkan di sosial media. Sejak mencuatnya kabar mereka disebut menjadi tokoh utama dalam remake Descendent Of The Sun, muncul pro dan kontra. Antara Antusiasme dan Keraguan Seperti pedang bermata dua, kabar mengenai remake ini memicu diskusi panas di berbagai platform media sosial. Di satu sisi, banyak penggemar film tanah air yang menyambut baik proyek ini sebagai tonggak sejarah baru bagi industri kreatif Indonesia. Bagi kelompok yang mendukung, kehadiran Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo adalah jaminan mutu. Keduanya dianggap sebagai standar emas akting di Indonesia. Di sisi lain, adanya kejenuhan karena pemainnya itu-itu saja. Ini merujuk pada kejenuhan sebagian penonton terhadap dominasi wajah yang sama di film-film besar. Sebagian netizen berpendapat ini adalah kesempatan emas untuk memunculkan aktor muda yang lebih segar dan memiliki profil fisik yang lebih mirip dengan karakter asli tentara muda. Bukan bermaksud untuk tidak menyukai aktor lama, akting Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo sudah tidak diragukan lagi di dunia perfilman. Pencinta K-Drama (K-poppers) dikenal memiliki standar yang sangat tinggi. Mereka khawatir adaptasi ini tidak akan mampu menandingi sinematografi megah dan budget raksasa versi aslinya, atau justru kehilangan “nyawa” ceritanya saat dipersingkat menjadi format film layar lebar. Reza dan Dian bukanlah orang asing bagi satu sama lain, keduanya terbilang sukses beradu akting di film sebelumnya yakni Kartini hingga proyek futuristik Konfabulasi, kehadiran mereka dalam DOTS Indonesia akan menjadi reuni mereka. Pro dan kontra memang menjadi bumbu penyedap di setiap proyek besar. Kini, bola panas ada di tangan Hanung Bramantyo untuk membuktikan bahwa pilihannya bukan sekadar mengejar nama besar, melainkan kualitas cerita yang mampu menyentuh hati.  Bagaimana menurut kamu, apakah duet Reza-Dian adalah pilihan yang tepat untuk menghidupkan kisah cinta legendaris ini? Mari kita tunggu, akankah realita di layar lebar nanti mampu melampaui ekspektasi yang terbangun tinggi ini? #descendentofthesun #dotsindonesia #drakor
Begini gambarannya kalau kekuatan edit dimainkan. Nama Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo ramai diperbincangkan di sosial media. Sejak mencuatnya kabar mereka disebut menjadi tokoh utama dalam remake Descendent Of The Sun, muncul pro dan kontra. Antara Antusiasme dan Keraguan Seperti pedang bermata dua, kabar mengenai remake ini memicu diskusi panas di berbagai platform media sosial. Di satu sisi, banyak penggemar film tanah air yang menyambut baik proyek ini sebagai tonggak sejarah baru bagi industri kreatif Indonesia. Bagi kelompok yang mendukung, kehadiran Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo adalah jaminan mutu. Keduanya dianggap sebagai standar emas akting di Indonesia. Di sisi lain, adanya kejenuhan karena pemainnya itu-itu saja. Ini merujuk pada kejenuhan sebagian penonton terhadap dominasi wajah yang sama di film-film besar. Sebagian netizen berpendapat ini adalah kesempatan emas untuk memunculkan aktor muda yang lebih segar dan memiliki profil fisik yang lebih mirip dengan karakter asli tentara muda. Bukan bermaksud untuk tidak menyukai aktor lama, akting Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo sudah tidak diragukan lagi di dunia perfilman. Pencinta K-Drama (K-poppers) dikenal memiliki standar yang sangat tinggi. Mereka khawatir adaptasi ini tidak akan mampu menandingi sinematografi megah dan budget raksasa versi aslinya, atau justru kehilangan “nyawa” ceritanya saat dipersingkat menjadi format film layar lebar. Reza dan Dian bukanlah orang asing bagi satu sama lain, keduanya terbilang sukses beradu akting di film sebelumnya yakni Kartini hingga proyek futuristik Konfabulasi, kehadiran mereka dalam DOTS Indonesia akan menjadi reuni mereka. Pro dan kontra memang menjadi bumbu penyedap di setiap proyek besar. Kini, bola panas ada di tangan Hanung Bramantyo untuk membuktikan bahwa pilihannya bukan sekadar mengejar nama besar, melainkan kualitas cerita yang mampu menyentuh hati. Bagaimana menurut kamu, apakah duet Reza-Dian adalah pilihan yang tepat untuk menghidupkan kisah cinta legendaris ini? Mari kita tunggu, akankah realita di layar lebar nanti mampu melampaui ekspektasi yang terbangun tinggi ini? #descendentofthesun #dotsindonesia #drakor

About