@hissa203: #creatorsearchinsigh

حصه 🌷
حصه 🌷
Open In TikTok:
Region: SA
Sunday 16 August 2026 20:32:47 GMT
1464
155
10
15

Music

Download

Comments

__kw73p
… :
" اقتل مشاعرك في الداخل ، لا شهود عيان هناك " ولا احد سيدين القاتل .. ❤️🕊️
2026-08-28 05:28:24
0
user5518849790246
الواافي لك :
لقلبك لسعاده
2026-08-17 08:07:18
0
saw00305
SAW :
2026-08-17 12:52:28
0
iixyyt
ريم العارض :
2026-08-17 23:17:09
0
user49717153053185
محمد ال :
وهو صادق مشعان البراق
2026-08-17 17:34:31
0
urr933
urr933 :
🌷
2026-08-16 22:27:39
0
dream5082
dream_66 :
🌹
2026-08-16 20:34:26
0
lafahadfahad
Lafahad 𝗙𝗮𝗵𝗮𝗱 :
🥰🥰🥰
2026-08-19 17:25:43
0
To see more videos from user @hissa203, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Pernah dengar istilah 'mabuk narasi'? Itulah wabah norak yang sedang ramai menjangkiti linimasa sekarang gara-gara gorengan isu sapi kurban Presiden. Lucu rasanya melihat betapa banyak orang yang mendadak jadi pahlawan kesiangan penjaga APBN. Cuma gara-gara baca headline provokatif, mereka sengaja menggiring opini seolah-olah Presiden memakai uang rakyat untuk urusan ibadah personalnya. Padahal, kalau kalian mau sedikit saja repot membaca substansinya dan nggak cuma modal emosi, 1.098 sapi itu adalah program Banmas (Bantuan Kemasyarakatan) Presiden. Tolong, gunakan akal sehat kalian. Namanya bantuan kemasyarakatan, sasarannya mutlak untuk rakyat! Sapi-sapi ini sengaja disalurkan ke berbagai pelosok negeri. Ingat, Indonesia ini sangat luas, bukan cuma seputaran Pulau Jawa saja. Warga di daerah lain juga punya hak mutlak untuk merasakan kehadiran nyata dari negaranya di momen-momen penting. Seorang Presiden pasti berkurban pakai uang pribadinya sebagai individu. Namun, melalui instrumen negara, Banmas adalah cara yang sah dan sistematis agar APBN bisa dikembalikan secara langsung ke akar rumput. Berbeda pandangan politik itu sangat sah. Mau alergi dengan tokoh tertentu, itu hak kalian sepenuhnya. Tapi tolong, jangan biarkan kebencian politik itu membuat kalian tega memfitnah program yang manfaat dan dagingnya sangat ditunggu oleh saudara-saudara kita di bawah. Buka mata kalian lebar-lebar. Kalau mau kritis, kritisi ketepatan penyalurannya! Pelototi distribusinya! Tapi berhenti menyebarkan framing sesat yang pada akhirnya hanya merugikan rakyat sendiri! 🇮🇩🐄🔥 #MabukNarasi #AkalSehat #StopHoax #BanmasPresiden #SapiKurban #PrabowoSubianto #FaktaBicara #LawanFraming #NetizenCerdas #BantuanRakyat #SikatMafia
Pernah dengar istilah 'mabuk narasi'? Itulah wabah norak yang sedang ramai menjangkiti linimasa sekarang gara-gara gorengan isu sapi kurban Presiden. Lucu rasanya melihat betapa banyak orang yang mendadak jadi pahlawan kesiangan penjaga APBN. Cuma gara-gara baca headline provokatif, mereka sengaja menggiring opini seolah-olah Presiden memakai uang rakyat untuk urusan ibadah personalnya. Padahal, kalau kalian mau sedikit saja repot membaca substansinya dan nggak cuma modal emosi, 1.098 sapi itu adalah program Banmas (Bantuan Kemasyarakatan) Presiden. Tolong, gunakan akal sehat kalian. Namanya bantuan kemasyarakatan, sasarannya mutlak untuk rakyat! Sapi-sapi ini sengaja disalurkan ke berbagai pelosok negeri. Ingat, Indonesia ini sangat luas, bukan cuma seputaran Pulau Jawa saja. Warga di daerah lain juga punya hak mutlak untuk merasakan kehadiran nyata dari negaranya di momen-momen penting. Seorang Presiden pasti berkurban pakai uang pribadinya sebagai individu. Namun, melalui instrumen negara, Banmas adalah cara yang sah dan sistematis agar APBN bisa dikembalikan secara langsung ke akar rumput. Berbeda pandangan politik itu sangat sah. Mau alergi dengan tokoh tertentu, itu hak kalian sepenuhnya. Tapi tolong, jangan biarkan kebencian politik itu membuat kalian tega memfitnah program yang manfaat dan dagingnya sangat ditunggu oleh saudara-saudara kita di bawah. Buka mata kalian lebar-lebar. Kalau mau kritis, kritisi ketepatan penyalurannya! Pelototi distribusinya! Tapi berhenti menyebarkan framing sesat yang pada akhirnya hanya merugikan rakyat sendiri! 🇮🇩🐄🔥 #MabukNarasi #AkalSehat #StopHoax #BanmasPresiden #SapiKurban #PrabowoSubianto #FaktaBicara #LawanFraming #NetizenCerdas #BantuanRakyat #SikatMafia

About