@serranaiman: 🚨🚨🚨🚨🚨🚨🚨 #gossip #drama #garden #communitygarden #neighbors

serranaiman
serranaiman
Open In TikTok:
Region: US
Monday 17 August 2026 01:59:15 GMT
11764
2074
56
83

Music

Download

Comments

tea_rish
T :
Please put the kittens in your vest pockets for the next update 🥹
2026-08-17 02:14:09
195
katecahoot
Kate :
Listen I love this drama and I do not need footage of the actual garden to stay invested. The map is all I need. Stay alert and stay safe and all that.
2026-08-17 02:51:37
90
nick_gauthe
nick :
MYYYY SHOOWWWWW
2026-08-17 02:06:42
28
m0likes2go
Mons :
I’m so invested in this story that as I was recklessly scrolling my FYP, I scrolled past your face and the vest, audibly gasped, then scrolled back for the tea 😂
2026-08-17 13:23:04
12
toko08595
user4634420904186 :
Ohhh how more interesting it’s getting. Will Ms. Lovely be a friend or foe? Stay tuned for the plot twist. P.S. You have a lovely garden. 😉🤣
2026-08-17 02:29:34
6
kyoshizen
kyoshizen :
How dare you mention two teeny tiny baby kittens, but not show them to the group. I demand the kitten tax!!
2026-08-17 03:19:20
8
m.a.m_k
Mo :
Huge plot! Wow!! Stunning work
2026-08-17 03:30:33
18
flux.flux
flux :
Reba referenced 🗣️
2026-08-17 03:10:20
3
adventurous_beard
adventurous_beard :
Bruh I have these dwarf tomato seeds that literally start producing in 45 days. You should try some of those
2026-08-17 05:20:53
2
ladypuzzlebutt
Dr. Kay Daly :
SHOW ME THE BABIES
2026-08-17 02:58:44
7
rosakova
midwestmahhhhnster :
immediate like for the reba joke, she is a queen.
2026-08-22 03:58:04
0
seanmike459
Goose459 :
I am so invested in this story about a garden plot in a undisclosed location. I have truly been sucked into the story.
2026-08-17 20:06:33
1
elliewilh
Ellie Wilhelm :
All good but next time you need to include the kittens in the vid.
2026-08-19 20:45:35
1
em_hobbs
Emily Hobbs :
Ok hear me out…since Doug is “clean” — you should have him file a public records request for the garden records and see if that gives you like a manifest of who owns which plot, then maybe you could go to your owner and have them do the same thing as Doug/Sally??
2026-08-17 14:04:40
8
shashahaha83
Shahahahaha :
Ok. Your plot is really cute!
2026-08-17 21:01:46
2
cinemoda
John Send :
Doug ready to bequeath his plot!? This is community!🥰
2026-08-17 07:23:39
3
levelscoops
Maria :
oh these plots are biiiiggggg!!
2026-08-17 03:26:23
3
kerridever
kerridever :
Well done on the plot! Be like Doug.
2026-08-17 19:27:55
0
farmywitch
Farmy Witch :
Plot looks great!! 💃
2026-08-17 02:59:31
5
sy_towanda
Towanda! 🏳️‍🌈 :
Excellent Reba reference 🤣
2026-08-17 13:17:00
3
darcybuhlart
Darcy Stewart Buhlin :
Lovely? Delicious! We must know more! Also please show us the kittens. 🥰 k thx bye 😁
2026-08-17 02:37:06
3
lindsayinsweden
Lindsay Nelhage :
You aren’t on the waitlist? 😳
2026-08-17 19:49:53
1
simplybrute
brute :
the plot's plot is unfolding
2026-08-17 11:14:29
1
heather.pri.or
Heather 🇨🇦 (Tucker’s Mother) :
Sublet from Doug!
2026-08-17 02:40:30
2
turdferguson728
TurdFerguson728 :
Yessssssssss
2026-08-17 02:03:39
1
To see more videos from user @serranaiman, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Hai, guys. Kali ini aku ingin berbagi cerita tentang pendakianku ke Gunung Sindoro via Kledung 31 Mei 2026. Awalnya aku diajak oleh seorang teman perempuan. Sebelum berangkat, aku sempat bertanya berapa orang yang akan ikut. Dia menjawab ada lima orang termasuk aku, terdiri dari tiga perempuan dan dua laki-laki. Aku juga tahu kalau ada satu pasangan di dalam rombongan itu. Namun, yang tidak aku ketahui adalah ternyata satu laki-laki dan satu perempuan lainnya juga merupakan pasangan. Dari awal sebenarnya aku sudah mewanti-wanti bahwa aku tidak ingin menjadi
Hai, guys. Kali ini aku ingin berbagi cerita tentang pendakianku ke Gunung Sindoro via Kledung 31 Mei 2026. Awalnya aku diajak oleh seorang teman perempuan. Sebelum berangkat, aku sempat bertanya berapa orang yang akan ikut. Dia menjawab ada lima orang termasuk aku, terdiri dari tiga perempuan dan dua laki-laki. Aku juga tahu kalau ada satu pasangan di dalam rombongan itu. Namun, yang tidak aku ketahui adalah ternyata satu laki-laki dan satu perempuan lainnya juga merupakan pasangan. Dari awal sebenarnya aku sudah mewanti-wanti bahwa aku tidak ingin menjadi "nyamuk". Temanku meyakinkanku dengan mengatakan bahwa hal itu tidak akan terjadi. Karena percaya dengan ucapannya, akhirnya aku memutuskan untuk ikut. Namun kenyataannya jauh berbeda. Sebelum memulai pendakian, kami membeli nasi bungkus untuk makan. Saat itu aku merasa sedikit heran karena hanya membeli tiga bungkus nasi. Satu untukku, sedangkan dua lainnya untuk dimakan bersama oleh masing-masing pasangan. Dalam pikiranku, kenapa tidak dibeli lalu dimakan bersama-sama saja? Kenapa harus dipisahkan berdasarkan pasangan masing-masing? Jujur, bukan karena aku cemburu, tetapi lebih karena merasa tidak nyaman. Di situ masih ada satu orang lain yang bukan pasangan siapa-siapa, tetapi seolah dibiarkan sendiri. Hal yang sama terjadi saat urusan tenda. Kami menggunakan tenda kapasitas enam orang untuk lima orang sekaligus, lengkap dengan carrier yang dimasukkan ke dalam tenda. Sebelumnya aku sudah mengusulkan agar membawa dua tenda dan dipisah antara laki-laki dan perempuan, tetapi usul itu tidak dihiraukan. Akhirnya kami tetap menggunakan satu tenda. Kondisinya sangat sempit. Dan benar saja, saat tidur mereka berbaring dengan pasangan masing-masing, sementara aku berada di tengah. Saat trekking pole milikku hilang. Aku mencari sendiri di Pos 3. Dan teman-temanku tidak membantu mencarikan. Saat summit attack, kami berjalan beriringan dalam kondisi gelap dan jalur yang ramai. Di tengah perjalanan kami terpisah. Aku bingung dan panik. Aku menunggu di Watu Tatah hampir satu jam dengan harapan mereka akan datang dan kembali mencariku. Namun tidak ada satu pun yang muncul. Aku mulai kedinginan karena terlalu lama menunggu. Untungnya ada seorang pendaki yang baik hati memberikan hand warmer agar aku tidak terlalu kedinginan. Saat itu aku tidak membawa makanan maupun minuman sama sekali karena semuanya dibawa oleh teman-teman laki-laki. Aku berpikir, apa mereka tidak menemukanku, dan menuju puncak. Karena kondisi semakin dingin dan aku tidak mungkin terus menunggu, akhirnya aku memutuskan melanjutkan perjalanan ke puncak seorang diri. Di sepanjang perjalanan aku beberapa kali meminta sedikit air minum kepada pendaki lain karena memang tidak membawa apa pun. Sesampainya di puncak, aku kembali mencari mereka dan menunggu lebih dari satu jam. Namun mereka tetap tidak ada. Akhirnya aku memutuskan turun sendiri menuju area camp di Pos 3. Aku berpikir setidaknya mereka sudah kembali ke tenda. Saat sampai di lokasi camp, tenda kami sudah tidak ada. Carrier milikku juga ikut dibawa. Aku benar-benar ditinggalkan. Aku sempat bertanya kepada penghuni tenda yang sebelumnya berada di dekat tenda kami. Mereka mengatakan bahwa saat mereka sampai tendaku sudah tidak ada. Saat itu aku langsung menangis. Aku lapar, haus, lelah, kakiku sakit, dan aku sendirian di gunung tanpa membawa perlengkapan apa pun. Yang paling membuatku sedih adalah mereka tidak memikirkan bagaimana jika terjadi sesuatu kepadaku. Di rombongan itu ada laki-laki juga, tetapi tidak ada satu pun yang menunjukkan tanggung jawab untuk memastikan semua anggota rombongan aman. Kalau memang tidak sanggup bertanggung jawab atas keselamatan satu orang yang diajak mendaki, seharusnya jangan mengajak. Kalau memang tujuan utamanya hanya untuk double date, lebih baik jujur sejak awal. Untungnya masih ada orang-orang baik di gunung. Beberapa mas-mas yang berada di tenda sebelah menolongku hingga ke basecamp. #sindoro

About