@bolloamericano: Respuesta a @marialupe Si la envidiosa te va a ver todos los dias que te encuentre protegida #proteccion #energia #energiapositiva #buenasvibras #envidia

SueñoAmericano
SueñoAmericano
Open In TikTok:
Region: US
Monday 17 August 2026 13:00:32 GMT
1752
150
15
9

Music

Download

Comments

ernestojimenez2770
chino :
El estrella de las ventassssss😁
2026-08-18 11:29:41
1
julamt7
julamt7 :
bendiciones
2026-08-17 13:05:01
0
momboy.for.three
Momboy for three 🩵🩵🩵 :
Jajajajaja
2026-08-17 18:32:23
0
lopez.leydi18
Estilo Leydi :
Yo le echo eso hasta el agua para limpiar😂
2026-08-18 14:58:35
0
yaddi91
Yaddi 💕 :
Jajajaja
2026-08-18 01:41:41
0
zaidapolanco
Zaida | Recomienda :
😂😂😂 Las envidiosas están al topillo, maaaadre mía
2026-08-19 00:36:18
0
yolim887
Yolanda M :
Hahahahhahah
2026-08-17 23:15:03
0
yolim887
Yolanda M :
Esa ruda se marchita con tanta envidia😂🥺
2026-08-17 23:15:34
0
lissete.prez
Lissete Pérez :
😂😂😂
2026-08-18 05:22:58
0
ada_leonp
Adasoy🌀 :
🤣🤣
2026-08-17 19:02:53
0
dan142696
🩷 Miranda 💜Twins :
🤣
2026-08-17 18:48:06
0
goty1985
Lourdes :
😂😂😂😂😂
2026-08-18 20:53:05
0
To see more videos from user @bolloamericano, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Part 1 — Boarding Ada orang yang jatuh cinta di stasiun. Ada yang di perpustakaan. Lisa? Ia jatuh cinta... tiga puluh ribu kaki di atas permukaan laut. --- 04.15 WIB Bandara Soekarno-Hatta. Terminal awak kabin sudah ramai. Suara koper yang diseret memenuhi lorong. Pilot. Pramugari. Ground staff. Semuanya berjalan cepat dengan seragam masing-masing. ---
Part 1 — Boarding Ada orang yang jatuh cinta di stasiun. Ada yang di perpustakaan. Lisa? Ia jatuh cinta... tiga puluh ribu kaki di atas permukaan laut. --- 04.15 WIB Bandara Soekarno-Hatta. Terminal awak kabin sudah ramai. Suara koper yang diseret memenuhi lorong. Pilot. Pramugari. Ground staff. Semuanya berjalan cepat dengan seragam masing-masing. --- "Morning, Captain." Lisa mengangguk sambil tersenyum tipis. "Morning." Ia menempelkan ID card di mesin absensi. Roster Hari Ini ✈️ Jakarta — Seoul Briefing: 05.00 Boarding: 06.10 Departure: 06.45 --- Lisa membuka ruang briefing. Beberapa kru sudah duduk. "Captain Lisa!" First Officer Bambang melambaikan tangan. "Akhirnya datang juga." Lisa tertawa kecil. "Macet." "Jam empat pagi?" "Indonesia." Semua langsung tertawa. --- Supervisor mulai masuk. "Oke, kita mulai briefing." Satu per satu nama kru dipanggil. Sampai... "Cabin Crew..." Supervisor melihat tablet. "Jennie Kim." Pintu briefing terbuka. "Sorry, I'm late." Semua otomatis menoleh. Seorang pramugari masuk sambil sedikit membungkuk meminta maaf. Rambutnya diikat rapi. Make up tipis. Senyumnya... terlalu tenang untuk seseorang yang baru terlambat. Lisa hanya melihat sekilas. Lalu kembali fokus ke tablet di depannya. --- Briefing selesai. Seluruh kru berjalan menuju gate. Jennie mempercepat langkah. "Captain." Lisa menoleh. "Ya?" "Maaf tadi telat." Lisa mengangkat bahu. "Yang penting bukan telat terbang." Jennie terkekeh. "Oke." "Hari pertama kita satu flight?" Jennie mengangguk. "Iya." Lisa mengulurkan tangan. "Lalisa." Jennie menyambut uluran itu. "Jennie." Hanya lima detik. Lalu keduanya kembali berjalan. Tidak ada musik. Tidak ada tatapan dramatis. Tidak ada cinta pada pandangan pertama. Hanya... Dua orang asing. Yang belum tahu... Bahwa mereka akan menjadi alasan paling sulit untuk saling melepaskan. --- Boarding. "Good morning, welcome onboard." Jennie berdiri di depan pintu pesawat. Senyumnya tidak pernah lepas. Satu per satu penumpang masuk. Seorang anak kecil tiba-tiba menangis. Ibunya panik. "Maaf..." Jennie langsung berjongkok. "Hai..." "Boleh Kakak pinjam pesawatnya?" Anak itu mengangguk pelan. Jennie memainkan pesawat mainan kecil itu. "Bzzzz..." "Turbulensi nih." Anak itu mulai tertawa. Lisa yang baru keluar dari kokpit melihat semuanya. Tanpa sadar... Ia ikut tersenyum. --- Penerbangan berlangsung normal. Cruising altitude. 37.000 feet. Autopilot aktif. Di kokpit, First Officer melirik Lisa. "Captain." "Hm?" "Cabin crew baru itu..." Lisa mengernyit. "Kenapa?" "Cantik." Lisa tertawa kecil. "Lagi kerja." "Ya kan boleh ngomong." Lisa hanya menggeleng. "Liat awan aja." --- Empat jam kemudian. Pesawat mendarat mulus di Seoul. "Welcome to Seoul." Tepuk tangan kecil terdengar dari beberapa penumpang. Lisa melepas headset. Menghela napas lega. Satu penerbangan selesai. --- Malamnya. Seluruh kru makan bersama di hotel. Obrolan ringan. Tentang penerbangan. Tentang penumpang. Tentang kopi bandara yang selalu terlalu mahal. Jennie lebih banyak mendengarkan. Sesekali tertawa. Lisa juga tidak banyak bicara. Sampai... Pelayan datang membawa tagihan. Semua langsung pura-pura sibuk. Jennie ikut tertawa. "Ini budaya kru ya?" Lisa mengangguk serius. "Iya." "Siapa yang terakhir sadar, dia bayar." Jennie langsung panik. "Hah?" Semua kru pecah tertawa. Jennie baru sadar sedang dikerjai. --- Malam semakin larut. Semua kembali ke kamar masing-masing. Jennie berdiri di depan lift. Lisa kebetulan datang dari arah lobi. "Captain." "Hm?" "Makasih ya." "Buat?" "Hari ini." Lisa mengangguk kecil. "Sampai besok." "Pagi." "Pagi." Pintu lift menutup. Lisa berdiri beberapa detik. Lalu kembali berjalan ke kamarnya. Tidak ada yang istimewa. Setidaknya... Begitulah yang mereka pikir malam itu. Karena tak satu pun dari mereka tahu... Bahwa penerbangan hari ini... Adalah awal dari turbulensi terbesar dalam hidup mereka. #jenlisa #jennie #lisa #AU #fanfic

About