@eunofilme: Ela virou advogada dele

EuNoFilme
EuNoFilme
Open In TikTok:
Region: BR
Monday 17 August 2026 20:05:00 GMT
32700
2958
17
38

Music

Download

Comments

muralve
Muralve :
A série se chama Muhtemel Aşk
2026-08-18 16:18:52
1
ranielly_.reis
🐺 :
qual e o nome pfvr
2026-08-18 10:01:38
3
9casulachachabunita
Charleny🧿 :
nome
2026-08-17 23:51:16
0
tatasilva536
Tata Silva :
nome por favor
2026-08-18 13:43:58
0
olga.mbavu
Olga Mbavu :
parte2 3
2026-08-18 11:53:09
0
biu8252
biu :
como e o nome da série
2026-08-18 12:35:04
0
marlenematavel0
Marlene :
parte 2 e 3
2026-08-18 10:16:35
0
user13735529708033
user13735529708033 :
continuação
2026-08-18 13:21:03
0
marileteee8888
Bianca🧚🏾‍♀️🥹 :
2
2026-08-18 09:24:29
0
yankasouza48
Yanka Souza :
como é o nome
2026-08-17 21:14:13
1
magda.da.silva.si4
Magda Da Silva Silva :
Parte2
2026-08-17 20:13:50
0
beatrizvitti228
bia :
PRIMEIRA
2026-08-17 20:09:00
0
sofi.silva82
su silva :
nome?
2026-08-18 12:51:34
0
rafaela.ventura92
Rafaela Ventura :
nome
2026-08-18 13:27:27
0
iris.melo39
Iris Melo :
continuação
2026-08-17 20:14:51
0
julieta.de.freitas
Jujú♥️ :
🥰🥰🥰
2026-08-18 04:55:45
0
To see more videos from user @eunofilme, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Bahar resmi di tetapkan atas kasus penganiayaan brutal, Kronologi penganiayaan, Penganiayaan berawal dari korban ( bernama rida) salah satu anggota  banser yang berada di lokasi ceramah Bahar bin Smith di acara Maulid Nabi Muhammad di Cipondoh, Kota Tangerang, pada 21 September 2025. Ketua GP Ansor Kota Tangerang, Midyani memberikan keterangan, Saat itu, Rida dan lainnya berada di tempat tersebut untuk menyaksikan ceramah dan ingin bersalaman dengan Bahar bin Smith. Sebab, Rida ini memang senang menghadiri acara seperti itu. Dia berada di lokasi ceramah Bahar sampai acara tersebut selesai. Menurutnya, seperti kader NU pada umumnya, Rida ingin melakukan tabarukan atau ngalap berkah dengan cara bersalaman dengan Bahar bin Smith. Saat itu, jarak antara Rida dengan Bahar bin Smith hanya sekitar 2 meter dengan kondisi jemaah berdesakan.
Bahar resmi di tetapkan atas kasus penganiayaan brutal, Kronologi penganiayaan, Penganiayaan berawal dari korban ( bernama rida) salah satu anggota banser yang berada di lokasi ceramah Bahar bin Smith di acara Maulid Nabi Muhammad di Cipondoh, Kota Tangerang, pada 21 September 2025. Ketua GP Ansor Kota Tangerang, Midyani memberikan keterangan, Saat itu, Rida dan lainnya berada di tempat tersebut untuk menyaksikan ceramah dan ingin bersalaman dengan Bahar bin Smith. Sebab, Rida ini memang senang menghadiri acara seperti itu. Dia berada di lokasi ceramah Bahar sampai acara tersebut selesai. Menurutnya, seperti kader NU pada umumnya, Rida ingin melakukan tabarukan atau ngalap berkah dengan cara bersalaman dengan Bahar bin Smith. Saat itu, jarak antara Rida dengan Bahar bin Smith hanya sekitar 2 meter dengan kondisi jemaah berdesakan. "Rida atau kader Banser Rida itu diamankan sama pengawal-pengawal Bahar. Bahkan di depan panggung itu pun ada pemukulan, sampai dibawa ke salah satu rumah tersangka ya," ujarnya. Saat itu, Rida diduga dianggap akan mau melakukan kekerasan terhadap Bahar bin Smith. Padahal, saat itu anggotanya hanya mau bersalaman. "Tapi dituduh sebagai perusuh atau apa ya istilahnya itu, mau melakukan pemukulan lah terhadap Bahar bin Smith. Padahal tidak seperti itu, hanya sekedar mau bersalaman," katanya. Di dalam rumah itu, Rida diduga mengalami kekerasan. Mulai dari di depan panggung, hingga di dalam rumah tersebut. Kepadanya, Rida mengaku dipukul habis-habisan orang orang-orang tak dikenalnya. Jadi kalau di kejadian atau di depan panggung itu baru dipukul kepala pak, tapi ketika di sebuah ruangan atau di rumah salah satu tersangka itu abis abisan dianiaya, dipersekusi, bahkan hp nya pun dirampas,"katanya. #beritaviral #bahar #baharjaditersangka #infoPencuri juga manusia jangan dipukul🤧Kami mengakui bahwa apa yang kami lakukan adalah kesalahan. Kami memang telah mencuri, dan kami tidak menyangkal perbuatan itu. Namun kami juga manusia yang memiliki hak untuk diperlakukan secara layak di hadapan hukum. Yang kami alami setelah kejadian itu sungguh di luar batas. Kami dipvkuli dan di4niaya bersama keluarga korban tanpa ada kesempatan membela diri. Rasa sakit yang kami terima bukan hanya fisik, tetapi juga batin. Kesalahan kami seharusnya diproses melalui jalur hukum, bukan dibalas dengan kekerasan. Kami mohon agar kejadian ini diusut secara adil dan menyeluruh. Kami siap mempertanggungjawabkan perbuatan kami sesuai hukum yang berlaku, tetapi kami juga berharap perlakuan yang manusiawi serta keadilan bagi semua pihak. #polrestamedan

About