@rania.ninatii: مبروك حبيبتي ربي يهنيك نشاله#@Ran iä Gh

gâteau chéz Ranĩa
gâteau chéz Ranĩa
Open In TikTok:
Region: DZ
Monday 17 August 2026 21:54:49 GMT
151
13
2
0

Music

Download

Comments

muriem4
meriem :
😻😻😻0😻😻😻
2026-08-17 23:00:29
1
fares.aicha1
Liiilcutieee :
😍
2026-08-18 13:01:33
0
To see more videos from user @rania.ninatii, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Stoicism - Belajar menjadi tak tergoyahkan. Stoicism (Stoikisme) adalah sebuah aliran filsafat yang berasal dari Yunani Kuno sekitar abad ke-3 SM, yang mengajarkan manusia untuk mengendalikan pikiran, emosi, dan tindakan dalam menghadapi kehidupan. Filsafat ini pertama kali dikembangkan oleh Zeno dari Citium. Stoikisme mengajarkan bahwa kebahagiaan sejati tidak bergantung pada kekayaan, popularitas, atau pengakuan orang lain, melainkan pada bagaimana seseorang mengendalikan dirinya sendiri. Salah satu prinsip utama Stoikisme adalah memahami perbedaan antara hal-hal yang bisa kita kendalikan dan hal-hal yang berada di luar kendali kita. Kita tidak bisa mengatur pendapat orang lain, masa lalu, ataupun semua kejadian yang menimpa kita. Namun, kita masih bisa mengendalikan respons, keputusan, sikap, dan cara berpikir kita dalam menghadapi keadaan tersebut. Dengan memahami hal ini, seseorang dapat mengurangi kecemasan terhadap sesuatu yang memang tidak bisa diubah. Stoikisme juga mengajarkan pentingnya mengelola emosi, bukan menghilangkannya. Seorang Stoik bukan berarti manusia yang tidak pernah sedih, marah, kecewa, atau takut. Mereka tetap memiliki perasaan seperti manusia pada umumnya, tetapi berusaha agar emosi tidak mengambil alih keputusan mereka. Misalnya, ketika seseorang meremehkan kita, daripada membalas dengan kemarahan, kita dapat memilih untuk tetap tenang dan memberikan respons yang lebih bijaksana. Dalam kehidupan sehari-hari, Stoikisme mengajarkan kita untuk menerima kenyataan tanpa harus menyerah terhadap keadaan. Ketika mengalami kegagalan, kehilangan kesempatan, atau menghadapi masa depan yang tidak sesuai harapan, kita diajak untuk tidak terus-menerus menyalahkan keadaan. Sebaliknya, kita belajar mengambil pelajaran, memperbaiki diri, dan tetap berusaha melakukan sesuatu yang masih berada dalam kendali kita. Sebab, kehidupan tidak selalu berjalan sesuai keinginan, tetapi kita tetap memiliki pilihan tentang bagaimana cara menghadapinya. ᅟᅟᅟᅟᅟᅟᅟᅟᅟ— ᴋᴇꜱɪᴍᴘᴜʟᴀɴ — Stoikisme mengajarkan bahwa kita tidak harus mengendalikan segala sesuatu untuk mendapatkan ketenangan hidup. Kita hanya perlu belajar mengendalikan diri sendiri, menerima hal-hal yang berada di luar kendali, serta menghadapi setiap keadaan dengan pikiran yang bijaksana. Sebab, kekuatan sejati bukan terletak pada kemampuan mengubah dunia sesuai keinginan kita, melainkan pada kemampuan menjaga diri tetap teguh ketika dunia tidak berjalan sesuai harapan. #edukasi #support_me #zmx #filsafat
Stoicism - Belajar menjadi tak tergoyahkan. Stoicism (Stoikisme) adalah sebuah aliran filsafat yang berasal dari Yunani Kuno sekitar abad ke-3 SM, yang mengajarkan manusia untuk mengendalikan pikiran, emosi, dan tindakan dalam menghadapi kehidupan. Filsafat ini pertama kali dikembangkan oleh Zeno dari Citium. Stoikisme mengajarkan bahwa kebahagiaan sejati tidak bergantung pada kekayaan, popularitas, atau pengakuan orang lain, melainkan pada bagaimana seseorang mengendalikan dirinya sendiri. Salah satu prinsip utama Stoikisme adalah memahami perbedaan antara hal-hal yang bisa kita kendalikan dan hal-hal yang berada di luar kendali kita. Kita tidak bisa mengatur pendapat orang lain, masa lalu, ataupun semua kejadian yang menimpa kita. Namun, kita masih bisa mengendalikan respons, keputusan, sikap, dan cara berpikir kita dalam menghadapi keadaan tersebut. Dengan memahami hal ini, seseorang dapat mengurangi kecemasan terhadap sesuatu yang memang tidak bisa diubah. Stoikisme juga mengajarkan pentingnya mengelola emosi, bukan menghilangkannya. Seorang Stoik bukan berarti manusia yang tidak pernah sedih, marah, kecewa, atau takut. Mereka tetap memiliki perasaan seperti manusia pada umumnya, tetapi berusaha agar emosi tidak mengambil alih keputusan mereka. Misalnya, ketika seseorang meremehkan kita, daripada membalas dengan kemarahan, kita dapat memilih untuk tetap tenang dan memberikan respons yang lebih bijaksana. Dalam kehidupan sehari-hari, Stoikisme mengajarkan kita untuk menerima kenyataan tanpa harus menyerah terhadap keadaan. Ketika mengalami kegagalan, kehilangan kesempatan, atau menghadapi masa depan yang tidak sesuai harapan, kita diajak untuk tidak terus-menerus menyalahkan keadaan. Sebaliknya, kita belajar mengambil pelajaran, memperbaiki diri, dan tetap berusaha melakukan sesuatu yang masih berada dalam kendali kita. Sebab, kehidupan tidak selalu berjalan sesuai keinginan, tetapi kita tetap memiliki pilihan tentang bagaimana cara menghadapinya. ᅟᅟᅟᅟᅟᅟᅟᅟᅟ— ᴋᴇꜱɪᴍᴘᴜʟᴀɴ — Stoikisme mengajarkan bahwa kita tidak harus mengendalikan segala sesuatu untuk mendapatkan ketenangan hidup. Kita hanya perlu belajar mengendalikan diri sendiri, menerima hal-hal yang berada di luar kendali, serta menghadapi setiap keadaan dengan pikiran yang bijaksana. Sebab, kekuatan sejati bukan terletak pada kemampuan mengubah dunia sesuai keinginan kita, melainkan pada kemampuan menjaga diri tetap teguh ketika dunia tidak berjalan sesuai harapan. #edukasi #support_me #zmx #filsafat

About