@jeans.areana: #cargopants #viral #tiktok #bussiness #authentic

Jean’s Areana
Jean’s Areana
Open In TikTok:
Region: UG
Tuesday 18 August 2026 07:54:31 GMT
23290
722
61
41

Music

Download

Comments

benjaminjames552
James.ug :
Ba how much tutuuse, wama how much?
2026-08-19 12:36:38
1
bosskenny256
🦋Boss Kenny🦋 :
banae price kitya...? how much😁 I want 4 of them
2026-08-20 06:37:06
1
user5742720256280
JD :
naye muyige okutekako price bababuzza temudamu now evryone has to ask how much mwayigilawo advertising
2026-08-19 15:55:47
2
ar_y_a_n_10
Ryan Aikiriza :
where is the phone number
2026-08-20 08:35:59
1
user4195227047422
user4195227047422 :
whare are you located
2026-08-18 18:10:15
1
mozeygrizgreekpeak
Grizgreekpeak :
where are you located
2026-08-18 19:05:34
2
aloysious.kabuye
Aloysious Kabuye :
how much is a pair
2026-08-18 19:06:42
1
ignoredcal
⚽ :
bwameka
2026-08-18 18:56:39
1
user2284357511371
Articarfaisol :
How much
2026-08-19 09:16:08
1
wekiyadan
DAN K :
how much and location
2026-08-19 03:41:20
1
derykrea
Deryk :
Hou much
2026-08-18 16:19:03
1
kat_alina0
sky🥰 :
how much are they
2026-08-19 10:20:30
1
haileypoultryfarms
HAILEY POULTRY FARMS 🐔 :
new or uk used ???
2026-08-18 16:39:38
1
humblegiant01
Humble wiseman :
where
2026-08-19 17:26:26
1
loyar.john
Loyar John :
Good evening
2026-08-19 14:50:00
1
wheelzroja
@Wheelz Roja :
location
2026-08-18 13:36:35
1
user5742720256280
JD :
tekako price to ease wak
2026-08-19 15:56:20
2
ndalu.dan0
DANY642 :
how much
2026-08-18 12:50:33
2
muhamad.ssali
Muhamad. :
how much
2026-08-18 10:01:10
1
kyimulieve2
gft of God :
how much
2026-08-18 11:30:31
1
nattyb4999
Natty :
price
2026-08-18 12:46:41
1
painesfeb
Blessed Son. :
For men or women
2026-08-18 12:56:06
1
boukey4
boukey4 :
location
2026-08-18 11:29:14
1
bediigenfarmers
Exo🐕 :
size 40
2026-08-23 20:55:52
0
To see more videos from user @jeans.areana, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kesaksian Santri dan Pengasuh Ponpes Mahika Sidoarjo, Kronologi Keracunan MBG Hingga Tepis Isu Miring Ada Korban Jiwa ​Sidoarjo (republikjatim.com) - Kasus dugaan keracunan massal yang menimpa santri Yayasan Pondok Pesantren Manba’ul Hikam (Mahika), Desa Putar, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo terus mendapatkan pengawalan intensif. Pihak pesantren memberikan klarifikasi resmi mengenai kronologi kejadian sekaligus menepis kabar hoaks yang sempat beredar di masyarakat. ​Salah seorang santri, Hasan menceritakan awal mula gejala keracunan yang dirasakan oleh rekan-rekannya. Ia menyebutkan jatah Makan Bergizi Gratis (MBG) biasanya dikirim sebelum waktu Zuhur (sekitar pukul 11.30 WIB) dan dikonsumsi oleh para santri pada siang hari sekitar pukul 13.00 WIB. ​
Kesaksian Santri dan Pengasuh Ponpes Mahika Sidoarjo, Kronologi Keracunan MBG Hingga Tepis Isu Miring Ada Korban Jiwa ​Sidoarjo (republikjatim.com) - Kasus dugaan keracunan massal yang menimpa santri Yayasan Pondok Pesantren Manba’ul Hikam (Mahika), Desa Putar, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo terus mendapatkan pengawalan intensif. Pihak pesantren memberikan klarifikasi resmi mengenai kronologi kejadian sekaligus menepis kabar hoaks yang sempat beredar di masyarakat. ​Salah seorang santri, Hasan menceritakan awal mula gejala keracunan yang dirasakan oleh rekan-rekannya. Ia menyebutkan jatah Makan Bergizi Gratis (MBG) biasanya dikirim sebelum waktu Zuhur (sekitar pukul 11.30 WIB) dan dikonsumsi oleh para santri pada siang hari sekitar pukul 13.00 WIB. ​"Saya sendiri tadi tidak ikut makan, tetapi ada teman-teman yang makan. Gejalanya itu mulai terasa pas habis Asar. Ada teman saya yang bolak-balik ke kamar mandi cukup lama. Pas ditanya, katanya perutnya sakit," ungkap Hasan saat ditemui wartawan. ​Gejala mual dan sakit perut itu, mulai merebak hebat di sore hari. Hasan menyebut korbannya terdiri dari santri jenjang SMP (kelas 7, 8 dan 9) hingga SMA (kelas 10, 11 dan 12). "Karena kondisi semakin parah, para santri langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan dan rumah sakit terdekat. Sekarang ada yang dibawah ke RSUD Sidoarjo, RSU Delta Surya, Siti Hajar, RSU Bhayangkara dan Siti Fatimah," ungkapnya. ​Sementara itu, Ketua Asrama Wustha / Pengasuh Pondok Putra, Ferdiansyah menegaskan makanan yang menyebabkan keracunan massal tersebut murni berasal dari pasokan program MBG atau SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) untuk sekolah formal siang, dan bukan dari dapur umum pondok pesantren. ​"Kami luruskan kembali, ini murni dari kesalahan penyedia MBG (SPPG) Tanggulangin, bukan makanan dari internal pesantren. Harap ditanda kutip, ini makanan yang dikirim dari MBG," tegas Ferdiansyah. ​Ferdiansyah menjelaskan, gejala mual mulai terdeteksi sekitar pukul 16.00 WIB atau pada jam pelajaran pertama setelah Asar. "Pada pukul 16.20 WIB, laporan santri yang mengeluhkan sakit perut melonjak drastis di Unit Kesehatan Sekolah (UKS) masing-masing unit sekolah (MTs dan MA)," tegasnya. ​Sementara menanggapi beredarnya rumor liar di media sosial yang menyebutkan adanya santri meninggal dunia, Ferdiansyah dengan tegas membantah berita tersebut. ​"Kabar miring yang menyebutkan ada santri meninggal itu semua hoaks. Kami dari pihak pondok sudah mengoordinasi dan mendata ke setiap rumah sakit, baik di RSUD Sidoarjo, RS Siti Hajar, RS Delta Surya, maupun RS Fatimah," ujar Ferdiansyah. ​Pihak pesantren memastikanp seluruh santri yang terdampak telah mendapatkan perawatan medis terbaik. ​"Alhamdulillah, semua santri sudah tertangani dengan baik dan mendapatkan penanganan medis yang maksimal di rumah sakit. Tidak ada korban meninggal dunia," pungkasnya. Ary/Waw #ponpesmanbaulhikam #keracunanmbg #mbg #mbgindonesia

About