@trendisosmed: Palangka Raya sedang tidak baik-baik saja. Di saat Kalimantan Tengah menduduki peringkat ke-9 kasus karhutla nasional dengan luas kebakaran mencapai 3.657,72 hektare, warga di lapangan dipaksa menelan kenyataan pahit. Pada Selasa (18/8/2026), pantauan IQAir menunjukkan indeks kualitas udara (US AQI) di Palangka Raya menyentuh angka mengerikan: 380 dengan polutan utama PM2.5 sebesar 265,5 mikrogram per meter kubik—kategori BERBAHAYA! Ironisnya, di tengah kepungan racun udara ini, warga masih harus mengantre panjang demi mendapatkan BBM bersubsidi di SPBU yang mengular hingga ke lajur jalan. Pekerja lapangan kehilangan waktu produktif dan harus mempertaruhkan kesehatan fisik mereka di jalanan. Kemerdekaan macam apa yang menuntut rakyatnya memilih antara sesak napas karena asap atau kelaparan karena kehilangan penghasilan? #trendisosmed Copyright Disclaimer: Some video clips and photos used as covers in this content are taken from various public sources on Google and social media platforms. We do not claim ownership of these visual materials. All credit and copyrights belong to their respective original owners.