@kumparan: Terumbu karang di kawasan Indo-Pasifik menghadapi ancaman bom ikan (blast fishing) dengan frekuensi yang mengkhawatirkan. Penelitian terbaru yang terbit di jurnal Remote Sensing in Ecology and Conservation mengungkap aktivitas pengeboman di laut terjadi dengan intensitas yang setara dengan satu ledakan setiap 62 menit. Temuan ini terungkap saat para peneliti dari Inggris dan Indonesia memasang mikrofon bawah laut di sejumlah lokasi di Kepulauan Spermonde, Sulawesi Tengah. Mikrofon dapat merekam berbagai suara yang dihasilkan ekosistem terumbu karang, termasuk suara ledakan bom ikan dalam wilayah sekitar 900 kilometer persegi. Setelah seluruh rekaman terkumpul, peneliti menggunakan algoritma machine learning untuk mengidentifikasi suara ledakan bom. Hasilnya, dampak penangkapan ikan menggunakan blast fishing jauh lebih besar dari yang diperkirakan. Dalam 3.650 jam rekaman, mikrofon mendeteksi 3.570 ledakan bom. Jika angka tersebut diekstrapolasi selama satu tahun penuh, jumlahnya setara dengan sekitar 8.500 ledakan, atau setara satu ledakan setiap 62 menit. Menurut ahli biologi kelautan, Dr Ben Williams, dari University College London dan Institute of Zoology, populasi ikan membutuhkan waktu puluhan tahun untuk pulih setelah mengalami blast fishing. Kerusakan tersebut juga dapat berdampak pada masyarakat pesisir yang menggantungkan hidupnya dari aktivitas perikanan. Meski praktik penangkapan ikan dengan bom telah dilarang, penegakan aturan di lapangan tidak mudah. 📸: Dok. Antara. ⁠ Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.⁠ ⁠ 📝: newsupdate | update | teknosains | oneliner | R061 | E004 #bicarafaktalewatberita #kumparan

kumparan
kumparan
Open In TikTok:
Region: ID
Tuesday 18 August 2026 13:45:00 GMT
59415
1164
18
36

Music

Download

Comments

s3rigala_74
Ebit Ricardo :
di laut ada bom ikan di sungai ad Strom di DPR sarang koruptor entahlah jd apa negeri ini 🤣
2026-08-18 13:52:20
28
andiandia_
@ndia :
gilaaa
2026-08-18 14:00:42
1
toko.wates
Mang OVX :
kalian pikir pemerintah akan peduli??? kubur saja harapan itu
2026-08-18 22:38:40
0
whos_me472
Naa💤 :
ke 3
2026-08-18 13:49:55
1
zalukhu289
nekat :
kepulauan tello Nias Selatan setiap jam..
2026-08-18 13:55:43
0
vilosekay
Acesky⚡ :
3
2026-08-18 13:49:51
0
iizaaaal
IzaL:🇦🇱 :
ke 8
2026-08-18 13:52:34
0
ianznottt3
IANZZ🥷 :
ke 2
2026-08-18 13:48:32
0
txrx591
TXRX :
1
2026-08-18 13:47:32
0
lampasehkota550
senjaku di samudra :
Portas lebih fatal lagi kalau di gunakan waktu ngambil lobster di terumbu karang.
2026-08-18 16:18:55
0
syanewollah
Syane22 :
Terumbu karang hrs di jaga,. karena keindahan bawah laut kalau di rusak, akan berdampak pd semua yg adà di laut.
2026-08-18 13:54:42
0
tuantagong7
Triple_ AAA :
GK semua pengebom kena karang, mereka melakukan itu untuk kluarga, hasilnya pun untung seminggu Masi ada, semangat pejuang kelurga
2026-08-18 14:14:50
0
baronthecker
baron :
urus dulu yg korupsi sana,,,
2026-08-18 15:07:47
0
tiktok_harom
tiktkkharom :
prabowo ngapain pasang bom di laut? ngerusak alam aja kerjaan
2026-08-18 13:54:22
1
_.user.1995
carrenlynn :
@flowerblooms15 berita baik ttg indo cm muncul d grup timpa teks doang kekny😭
2026-08-18 13:50:11
2
mazz96_all
MasAL :
😅😅😅
2026-08-18 13:51:19
0
4ns4p6
Orang Biasa :
@Pesona Indonesia @Greenpeace Indonesia @Greenpeace
2026-08-18 13:55:24
1
To see more videos from user @kumparan, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About