@pekalonganpost: 4 PEJABAT PDAM KOTA PEKALONGAN DITAHAN KEJAKSAAN PEKALONGAN - Empat orang pejabat Perusahaan Daerah Air Minum atau PDAM kota Pekalongan, Selasa (18/8) malam digelandang penyidik Kejaksaan Negeri kota Pekalongan ke Rumah Tahanan atau Rutan Pekalongan. Penetapan sebagai tersangka dan penahanan ini, setelah penyidik dari kejaksaan melakukan pemeriksaan sejak Selasa siang. Adapun para tersangka diantaranya K selaku Kasubag Keuangan yang sekarang menjabat sebagai Kasubag Umum dan P selaku kasubag Distribusi. Sementara, dua tersangka lainnya yakni M-I selaku mantan direktur utama, dan T-S selaku mantan Kasubag SPI yang saat ini sudah pensiun. Yugo Susandi selalu Kasi Pidsus didampingi Baskoro Adi Nugroho selaku Kasi Intel Kajari kota Pekalongan menyebut, penetapan para tersangka ini diduga terkait proyek fiktif pengadaan barang dan jasa di perusahaan daerah tersebut pada tahun 2022. Akibatnya, negara dirugikan sebesar 2,7 milyar rupiah. Arif NS selaku kuasa hukum dari salah satu tersangka menyebut, pihaknya menghormati proses hukum dan meminta agar masyarakat tetap mengedapankan asaz praduga tak bersalah hingga nanti pengadilan yang memutuskan. Penyerahan para tersangka ini sempat mengalami kendala, karena para tersangka mendadak sakit akibat tensi darah tergolong tinggi. Setelah ditangani tim medis dan membaik, pihak rutan akhirnya mau menerima penitipan para tersangka. (Trie Tanpa Kucir) #pekalonganpost #korupsi #pdamkotapekalongan #pekalongan
Pekalongan Post
Region: ID
Wednesday 19 August 2026 00:57:05 GMT
Music
Download
Comments
mz_nsr :
selama gak dihukum mati, pasti akan muncul bibit korupsi baru
2026-08-19 06:06:57
8
toadi :
kabupaten batang lebih parah tapi belum ke sentuh hukum
2026-08-19 07:14:36
4
Yono :
pamcimas desa tolong di periksa.
2026-08-19 09:04:03
1
janto :
hati hati biarpun sudah pensiun tetap bisa jadi tersangka,karena negara sedang butuh duit banyak,kasus koropsi yg dulu di anggab aman akan dibuka lagi,semua tinggal nunggu giliran
2026-08-19 08:36:16
1
Dimyan :
maling pada menunduk
2026-08-19 06:07:54
1
Cici Cantik :
ya parah ...PDAM rumah juga ikut imbasnya bayar banyak
2026-08-19 11:29:22
0
mas yon :
yo gak heran klauo cita" pingin jadi pejabat emang tujuanya pingin d hormati d segani yo pingin sugih juga siapa pun orangnya klauo korupsi ketangkap yo apes klauo gak aman karna manusia sama
2026-08-19 12:06:29
0
Amsori :
resmikan hukuman mati & rampas aset yang telah dikorupsi
2026-08-19 12:38:17
0
GITA,,GROSIR :
parah negaranya
2026-08-19 13:05:38
0
suharmokomoko69 :
bagus proses secara hukum 👍
2026-08-19 12:18:09
0
Mila Kamila :
sedikit demi sedikit, sing seneng duite rakyat ter cutiki.... sabar sing nunggu giliran....
2026-08-19 11:43:36
0
Diary FR.3 :
parah parah ,
2026-08-19 12:21:33
0
Iis Sugiarto :
Pekalongan wes kumuh,,kok sek mentolo do korupsi
2026-08-19 11:49:36
0
Alas Banyu :
bagus
2026-08-19 12:03:30
0
fafa rizqi :
PDAM di rumah orang tua ku di cabut gara"sudah bayar tapi ternyata ndk masuk dpt tagihan 2jt suruh lunasin,mendzolimi orang miskin semoga kena karma
2026-08-19 11:25:16
0
dua putri :
negoro ki yo ora rusak, Seng rusak uwonge
2026-08-19 11:49:41
0
:
kok tego korup kowe lek
2026-08-19 03:03:08
0
bundanya rayyan :
pekalongan lagi🔥🔥
2026-08-19 11:43:28
0
Martini :
Alhamdulillah ketakep jg orgnya
2026-08-19 10:56:56
0
septiani :
air aja d korupsi gimsna yg lain y..parah
2026-08-19 12:29:06
0
Batik Armizda Collection :
Cantumkee nama ne raaa,, 🗿 pijar inisial inisial ,
2026-08-19 11:21:47
0
user6502469719447 :
ingat kata ulama selagi para pejabat atau pemimpin memperkaya diri atau istilah sekarang korupsi maka negara yang di pipin tidak akan makmur dan rakyat nya banyak yang miskin banyak kejahatan begitulah kira kira kalau saya di salah
2026-08-19 10:57:04
0
lek ndon kbhn :
di tliti sampae ke desa"@
2026-08-19 11:11:26
0
Heni Wati :
gireng kabeh pak 👍👍👍
2026-08-19 10:59:58
0
Arjuna srikandi decoration :
Dipemerintahan yg skrg mulai saatnya bersih2 jadi pekabat yg korupsi siyap2 aja mempertanggung jawabkan kelakuannya..
2026-08-19 04:42:11
0
To see more videos from user @pekalonganpost, please go to the Tikwm
homepage.