Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@rarsyaa3: Lagi banyak fikiran score #fyp #satubaloklagi
rasyaaunur
Open In TikTok:
Region: ID
Wednesday 19 August 2026 02:47:19 GMT
111102
2963
29
18
Music
Download
No Watermark .mp4 (
0.68MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
0.55MB
)
Watermark .mp4 (
1.43MB
)
Music .mp3
Comments
rasyaaunur :
Aku yakin followersku banyak yg jago main ini
2026-08-19 03:00:29
56
sing_77 :
samsung
2026-08-21 15:35:25
4
@ _ YAR KiNG 😜 :
kk asya
2026-08-30 11:28:37
0
nyanya bumil :
hehe
2026-08-19 14:38:52
0
𐙚˚˖ flOoweryy. 𐙚˚ :
pengen di safa sama kak rasya dongg
2026-08-19 02:53:11
6
ALVIN🤙 :
kalo main kay gitu bikin kita kesel kalah Mulu
2026-08-19 08:22:32
0
Maulidya :
ninggalin jejak sebelum ribuan
2026-08-19 03:13:07
0
𐙚valen. :
gerecepp
2026-08-19 03:37:14
0
d :
kasep eyy
2026-08-19 03:55:00
2
call.me_syah🪼 :
1
2026-08-19 02:49:33
0
ree :
when balikan
2026-08-19 02:49:58
0
onlyy_umayyy :
ke 2 sapa
2026-08-19 02:49:58
0
ᥣᥲᥒᥒ`💤 :
2
2026-08-19 02:49:55
0
𝘼𝙮𝙨𝙖𝙝💤 :
🤣🤣🤣
2026-08-19 15:50:01
0
ccaaa :
2026-08-19 02:59:43
0
lala!🥀 :
yah gagal jadi pertama
2026-08-19 02:55:01
1
ree :
2
2026-08-19 02:49:47
0
acaww :
pertama ya
2026-08-19 02:49:41
0
amel :
😭😭
2026-08-19 03:08:31
0
To see more videos from user @rarsyaa3, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
#اكسبلور دمه طرب عسيررر الهول #اكسبلورر الجديد صبيان ناجح #اكسبلورر خميس البحر #اكسبلورر
ตำนานเทพกู้จักรวาล บทที่ 12 ✨🗡️🎬📺#นิยายแฟนตาซี #อนิเมะจีน #นิยายจีนโบราณ #ซีรี่ย์จีน #ดูซีรีย์
Ruang publik kita belakangan ini sangat mudah tersulut oleh judul berita. Ketika narasi "Prabowo sumbang 1.098 sapi kurban pakai APBN" muncul, banyak dari kita yang langsung terpancing amarah, seolah-olah terjadi penyalahgunaan uang rakyat untuk ibadah personal. Mari kita ambil langkah mundur sejenak, turunkan tensi, dan gunakan kacamata yang lebih objektif dan diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan dua kapasitas yang melekat pada seorang pemimpin. Ada Prabowo sebagai seorang pribadi, dan ada Prabowo sebagai Kepala Negara. Sebagai individu, beliau tentu menunaikan kewajiban personalnya. Namun, dalam konteks 1.098 sapi ini, yang sedang berjalan adalah program resmi Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen negara yang didanai APBN, yang memang diamanatkan untuk didistribusikan ke daerah-daerah, pesantren, ormas, dan masyarakat luas. Tujuannya sangat jelas: memastikan pemerataan perhatian negara, tidak hanya terpusat di Pulau Jawa, tetapi menyentuh lapisan akar rumput di berbagai pelosok. Bantuan ini bukan untuk keluarga Istana, dan bukan pula untuk pesta pejabat. Sebagai warga negara di negara demokrasi, bersikap kritis itu sangat dianjurkan. Bahkan, kita wajib mengawasi jalannya pemerintahan. Namun, sasaran kritiknya harus bergeser pada hal yang substantif. Alih-alih termakan framing yang memelintir niat baik negara, mari kita tanyakan hal yang esensial: Apakah penyaluran sapi Banmas ini transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran sampai ke tangan masyarakat yang benar-benar membutuhkan? Itulah bentuk pengawasan yang sehat dan mencerdaskan. Kita sangat boleh berbeda pandangan politik atau tidak sepakat dengan tokoh tertentu. Itu sah. Tetapi, jangan sampai sentimen dan kebencian membutakan logika kita, hingga kita ikut menolak atau menarasikan buruk sebuah program yang manfaatnya justru kembali secara nyata kepada masyarakat. Jadilah publik yang kritis, objektif, dan berakal sehat. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikObjektif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #StopFraming #IndonesiaMaju
#mindsetmotivation #mindset #hardwork #nevergiveup #motivation
Nhận bắt beat hộ ạ #beat #han #iemhan
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy