@tribunbogor: Bukan tujuh hari, Habib Bahar bin Smith meminta produksi minuman keras di PT Inti Tirta Sari Makmur, Citeureup, Kabupaten Bogor, dihentikan secara permanen. Hal itu disampaikan saat Bahar turun langsung dalam Aksi Bela Al-Qur’an bersama massa FPI dan sejumlah ormas, Selasa (18/8/2026). Bahar juga meminta produk miras yang sudah beredar ditarik. Massa dalam aksi tersebut turut menyegel gerbang pabrik dengan spanduk bertuliskan “Pabrik Ini Disegel Masyarakat dan Ummat.” Berdasarkan video yang diunggah di Threads oleh akun @bahmuda6, Bahar turut menyampaikan penolakannya terhadap pemberian waktu tujuh hari kepada pihak perusahaan. Aksi tersebut merupakan buntut polemik pemberian hadiah minuman keras dalam sebuah acara musik yang dikaitkan dengan hafalan Al-Qur’an dan viral di media sosial. Baca selengkapnya di TribunnewsBogor.com. #TribunBogor #Bogor #Citeureup#AksiBelaAlQuran