@lampunggehnews: Lampung Selatan – Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan membagikan 3.000 masker kepada warga Pulau Sebesi sebagai langkah antisipasi paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) yang mulai masuk ke permukiman. Abu vulkanik berwarna hitam dari aktivitas erupsi GAK terbawa angin hingga mengotori halaman, lantai, bahkan masuk ke dalam rumah warga Pulau Sebesi dalam beberapa hari terakhir. Kepala Dinas Kesehatan Lampung Selatan, Devi Arminanto mengatakan, sebanyak 1.500 masker medis telah lebih dulu dibagikan kepada masyarakat setelah mendapat laporan adanya dampak abu vulkanik di wilayah tersebut. “Begitu ada informasi dari bidan desa dan tenaga kesehatan di sana bahwa sudah ada dampak vulkanik, teman-teman Puskesmas langsung membagikan masker kepada masyarakat,” kata Devi. Selain itu, Dinas Kesehatan juga mengirim tambahan 1.500 masker melalui jalur laut ke Pulau Sebesi. Total masker yang disiapkan mencapai 3.000 buah untuk 2.666 warga yang tersebar di empat dusun Desa Tejang, Pulau Sebesi. Selain masker, obat-obatan juga disiapkan untuk mengantisipasi keluhan kesehatan warga akibat paparan abu vulkanik. Devi memastikan, hingga Selasa (18/8/2026), belum ada laporan warga Pulau Sebesi yang mengalami gangguan pernapasan akibat abu vulkanik. “Untuk informasi adanya masyarakat yang terganggu pernapasannya, sampai sekarang belum ada. Tetapi perkembangannya akan terus kami pantau,” ujarnya. Warga Pulau Sebesi mulai menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Warga juga mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama bagi yang sedang mengalami gangguan kesehatan. “Ya pakai masker. Kalau yang sedang sakit sebaiknya jangan keluar dulu,” kata Candra, warga Pulau Sebesi. Sementara itu, aktivitas Gunung Anak Krakatau sendiri masih tergolong tinggi. Berdasarkan laporan pemantauan, sejak Minggu (16/8/2026) hingga Senin (17/8/2026), GAK tercatat mengalami 28 kali erupsi. Kepala Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau di Desa Hargo Pancuran, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Andi Suwardi mengatakan aktivitas GAK masih bersifat fluktuatif. “Untuk aktivitasnya masih naik turun. Jadi memang masih ada erupsi dan kita terus pantau perkembangannya,” kata Andi. Ia menyebut, kondisi tersebut membuat status Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III atau Siaga. Andi mengimbau masyarakat, wisatawan, nelayan, maupun pendaki untuk tidak mendekati Gunung Anak Krakatau dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif. “Lebih baik jangan mengambil risiko. Ikuti rekomendasi PVMBG dan informasi resmi dari petugas,” pungkasnya. (Yul)
Lampung Geh News
Region: ID
Wednesday 19 August 2026 06:18:16 GMT
Music
Download
Comments
scorpiogirl💅 :
semalam di lamsel mendung, gluduk, sama angin apa efek anak krakatau ini ya?
2026-08-20 02:25:48
167
SITI SALAMAH :
lampung selatan daerah mn kk barusan tlp daerah kalianda besan d ank2 tdk ada debu ktnya. smg kita semua sll dlm lindungan Allah swt. Amin
2026-08-20 05:21:28
29
@ARIES@78 :
cuaca brp hari ini panas luar biasa
2026-08-19 11:54:30
31
mama chio :
Kirain sekotak satu orang
2026-08-19 17:25:05
27
Tosan :
semoga Allah SWT melindungi kita semua dari bencana alam, aamiin yra...
2026-08-20 12:10:19
4
rare. :
semoga bukan bertanda apa" ya Allah 🥺🤲🤲🤲
2026-08-20 10:07:10
4
Lilly ✨ :
penyebrangan aman ga ya?
2026-08-20 13:09:22
3
call me yours :
ini erupsi nya nyampe bandarlampung ngga si?
2026-08-20 11:50:44
4
Adun2025 :
kampung barat gak kena
2026-08-20 09:18:11
1
no no copi :
minimal 1 org 1 kotak kk biar ada ganti2nya..
trus air bersih mereka gmn 🥺
2026-08-20 04:46:53
4
Akang :
daerah kalianda belum dibagikan masker
2026-08-19 15:03:59
3
911 :
pantes dijalan kaya dipanggang😭😭
2026-08-20 06:54:38
1
🕊️ :
daerah mna kk
2026-08-19 15:55:22
1
Yuli :
beneran kah anak Krakatau
2026-08-19 07:46:07
2
ridwannudin :
kami berada di pesisir desa banding Kalianda Lamsel ga ngerasa debu anak Krakatau ya...🙏
2026-08-20 10:26:45
1
Idarosida :
semoga keluarga kita yang berada di pesisir Rajabasa sehat ""dan di jauh kan dari musibah apa pun
2026-08-20 02:18:58
2
SukaChair :
Ya Allah pantesan udh 3 hari ini mendung terus ternyata bukan karena mau hujan tapi karena gunung krakatu
2026-08-20 10:56:49
1
pisces :
debunya masuk rumah, d sapu lantai debu halus
2026-08-19 11:38:59
2
Lystyariny🌼 :
saya di Musi banyuasin palembang cuaca mendung kek mau hujan, seperti berkabut
2026-08-20 10:08:06
1
Pisang rebus hajah nonchalant :
mana bulan nya mau deket lagi sm kejadian beberapa tahun sebelumnya semoga nga ada apa 2 & tertidur lagi gunung itu
2026-08-20 16:31:54
0
🎸Melody🎸𝑪𝒌™⚡ :
Hasbunallahu wani'mal wakil
2026-08-20 13:51:26
1
Otomotif Klinik (OK) MK86 :
WASPADA DAN SIAGA... SEMOGA KITA SEMUA BAIK - BAIK SAJA..
2026-08-20 18:59:54
0
Arsha Varendra :
berita kpn lah
2026-08-20 12:24:43
1
queen :
smog diberi keslmatan wrga sekitar
2026-08-19 12:59:35
1
To see more videos from user @lampunggehnews, please go to the Tikwm
homepage.