@hafuzasch: Malam berlalu dengan sisa isak tangis yang tertahan di balik dinding rumah keluarga Faye. Keesokan paginya, mata Lena tampak sembab, merah, dan bengkak. Namun, di balik kehancuran hatinya, ada sesuatu yang baru yang mulai menyala di dalam diri gadis itu. Bukan lagi kesedihan yang lemah. Melainkan kemarahan yang membakar. Lena bukanlah gadis naif yang bisa dibohongi begitu saja. Ia tahu betul siapa Miu Natsha. Ia tahu seberapa besar ketulusan yang tersembunyi di balik mata hitam pekat itu. Miu sedang mencoba menjadi pahlawan tragis. Miu berpikir dengan mendorong Lena menjauh dan menyerahkannya kepada Faye, ia sedang menyelamatkan dunia mereka. Sebuah kebodohan besar yang membuat darah Lena mendidih. _____ Siang harinya, saat Faye sedang tertidur lelap di kamarnya akibat obat penenang dari dokter, Lena melangkah keluar menuju halaman belakang rumah. Di sana, di bawah pohon mangga yang rindang, Miu sedang duduk sendirian di atas bangku kayu sambil merapikan berkas-berkas mendiang paman. Langkah kaki Lena mendekat dengan pasti. Suara sepatu yang menginjak kerikil membuat Miu mendongak. Begitu melihat sosok Lena berdiri di hadapannya dengan tatapan tajam menyala, Miu seketika menegang. Miu mencoba memasang kembali topeng dinginnya, namun kali ini Lena tidak akan membiarkannya. "Mau apa lagi, Lena?" tanya Miu datar, berusaha menghindari kontak mata dengan mengalihkan pandangannya ke berkas di tangan. "Berhenti bersikap munafik, Miu!" suara Lena memecah keheningan halaman belakang, tajam dan penuh penekanan. Miu tertegun. Ia perlahan mengangkat kepalanya kembali. "Apa maksudmu?" "Kau pikir aku bodoh?" Lena melangkah lebih dekat, berdiri tepat di hadapan bangku Miu. "Kau pikir aku tidak tahu alasan kenapa kau tiba-tiba menjadi dingin dan menolakku?" "Kau melakukan ini semua demi Faye, kan?" "Kau ingin menyerahkan aku kepadanya karena kau merasa bersalah atas kematian ayahnya!" Napas Miu tertahan sesaat. Jantungnya berdegup kencang mendengar tebakan telak itu, namun ia segera memperketat pertahanannya. "Jangan berasumsi yang tidak-tidak, Lena," jawab Miu dingin, meski suaranya mulai bergetar tipis. "Aku mengatakannya karena aku sudah tidak mencintaimu lagi. Sederhana." "Pembohong!" teriak Lena, air matanya kembali tumpah bukan karena sedih, melainkan karena amarah yang meluap-luap. Lena mencengkeram kerah baju Miu dengan kedua tangannya, memaksa gadis itu berdiri dari duduknya. Mata cokelat Lena menatap tajam langsung ke manik mata Miu. "Kau bisa berbohong pada seluruh dunia, Miu Natsha." "Tapi kau tidak bisa berbohong pada mata yang selama sepuluh tahun menjadi rumahku!" "Kau mencintaiku. Dan aku mencintaimu." "Kenapa kau begitu egois ingin menanggung semuanya sendirian?!" Miu mematung. Air mata yang sedari tadi ia tahan akhirnya meluncur lolos membasahi pipinya, mengkhianati pertahanannya sendiri. "Kalau aku tidak melakukannya, siapa lagi yang akan menjaga Faye, Lena?!" bentak Miu balik, emosinya akhirnya ikut meledak. Suara Miu bergetar hebat, sarat akan keputusasaan yang mendalam. "Faye kehilangan ayahnya! Dia kehilangan segalanya!" "Jika aku merebutmu darinya, hidup Faye benar-benar akan hancur lebur!" "Jadi biarkan aku yang hancur, Lena! Biarkan aku yang berkorban!" "Tidak!" potong Lena dengan suara lantang penuh kemarahan mutlak. "Aku tidak akan membiarkanmu mengorbankan dirimu untuk sesuatu yang salah!" Lena melepaskan cengkeramannya dari kerumunan baju Miu, lalu mundur selangkah. Ia menatap Miu dengan tatapan penuh tekad yang membuat bulu kuduk Miu meremang. "Kau ingin bermain sebagai pahlawan tragis, Miu?" tantang Lena dingin. "Baiklah. Dengarkan sumpahku baik-baik." Miu menatap Lena dengan napas tertahan, ngeri melihat kilat berbahaya di mata gadis di hadapannya. "Jika kau memaksa mendorongku kepada Faye..." "Jika kau bersikeras mengorbankan cinta kita demi rasa bersalahmu..." lanjut Komentar #storytime #miunatsha #lenamiu #thaigl #fayeperaya

Rani Kornnaphat
Rani Kornnaphat
Open In TikTok:
Region: ID
Wednesday 19 August 2026 14:39:25 GMT
1898
131
4
3

Music

Download

Comments

chokopay142
kopi susu😺 :
aduh inimah mlh sma" menyakiti dn tersakiti😭
2026-08-19 15:19:41
0
hafuzasch
Rani Kornnaphat :
"Jika kau memaksa mendorongku kepada Faye..." "Jika kau bersikeras mengorbankan cinta kita demi rasa bersalahmu yang menjijikkan itu..." "Maka aku bersumpah di hadapanmu, Miu Natsha!" teriak Lena, suaranya bergemuruh, memecah keheningan sore dan menusuk langsung ke dasar hati Miu. "Aku akan menuruti permainanmu. Aku akan menerima Faye... dan aku akan menikahinya!" Mata Miu membelalak lebar, napasnya seakan terhenti total mendengar kalimat gila itu. "Tapi catat baik-baik sumpahnya, Miu..." lanjut Lena dengan senyuman getir yang menyayat hati, air matanya menetes di sela-sela kemarahannya. "Aku hanya akan menikah dengan Faye... jika kau, Miu Natsha, juga menikah dengan orang lain di hari yang sama." "Jika kau tidak menikah, maka aku pun tidak akan pernah sudi menikah dengan siapa pun sampai mati." "Mari kita lihat, seberapa jauh kau sanggup bertahan di atas penderitaan ini, dan seberapa kuat kau menyeret kehancuran kita berdua!" Setelah mengucapkan sumpah yang mengerikan dan mematikan itu, Lena berbalik badan dengan cepat. Ia meninggalkan Miu yang berdiri mematung di bawah pohon mangga. Pucat pasi, gemetar hebat, dan dihantam oleh ketakutan luar biasa yang jauh lebih mematikan dari apa pun di dunia ini.
2026-08-19 14:41:12
3
neng.imas46
neng imas :
🥺🥺🥺
2026-08-19 15:00:32
1
To see more videos from user @hafuzasch, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About