@joaoalves.44:

@ A VERDADE LIBERTA
@ A VERDADE LIBERTA
Open In TikTok:
Region: BR
Wednesday 19 August 2026 23:45:30 GMT
2202
182
12
65

Music

Download

Comments

casa00234
casa :
Jesus trabalhou evangelho sábado domingo mais importante salvação
2026-08-25 23:00:12
0
edivaldomoreira936
Edivaldo Moreira da Silva :
aba pai
2026-08-23 22:25:23
1
adrianasilva2120
adrianasilva2120 :
né verdade kkk
2026-08-21 03:43:09
0
user6597066702
Edivaldo :
tudo lei de Moisés
2026-08-20 08:26:04
0
jamaicayhwh
Dan YHWH :
Meus criador!me aceite sou um pecador!tem misericórdia de mim!
2026-08-22 14:16:01
0
maria.s.pacheco0
Maria Sá Pacheco :
verdade 😃
2026-08-21 01:03:19
0
edisonchagas517
Edison chagas :
leia levíticos 23 irmão.. existe sábados 3 o sábado de êxodo 20
2026-08-19 23:55:06
0
jbl508joaolopes
jbl508joaolopes :
👏👏 Graça Eterna assim e meus irmãos
2026-08-21 20:59:56
1
adilsonsoarescruz
deco66 :
👏👏👏👏
2026-08-21 10:54:05
0
falandoabertamen6
falandoabertamen6 :
👏👏👏👏👏👏👍👍👍
2026-08-20 15:59:04
0
luciene.rodrigues408
Luciene Rodrigues :
👏👏👏
2026-08-20 11:29:53
0
claudio.jorge09
supremacia da Graça :
🥰🥰🥰
2026-08-24 09:03:49
0
To see more videos from user @joaoalves.44, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Lima tahun setelah kemerdekaan Repubik Indonesia, sosok panutan, tokoh karismatik, penyejuk hati, penuntun, dan pembimbing umat, KH. Achmad Asrori al-Ishaqi dilahirkan di lingkungan pondok pesantren Dar al-‘Ubudiyah Raudat al-Muta’allimin Jati Purwo Surabaya Jawa Timur. Tepatnya pada tanggal 17 Agustus 1950. Ayah sekaligus Guru Mursyidnya bernama KH. Muhammad Usman bin Nadi, dan ibunya Nyai Hj. Siti Qomariyah binti Munaji. Selama mengandung Kiai Asrori, Nyai Sepuh (panggilan para santri untuk ibu Kiai Asrori) merasakan kesejukan, kedamaian, dan seakan-akan tidak ada beban mengandung, sehingga tidak terasa seperti orang yang mengandung. Beliau juga selalu semangat beribadah, terutama salat malam dan puasa, seakan-akan ada kekuatan yang mendorong lubuk hatinya untuk melakukan berbagai amal shalih sebagai bentuk mujahadah dan riyadhah. Ketika usia Kiai Asrori berumur tujuh bulan di dalam kandungan, rahim Nyai Sepuh diusap dan didoakan oleh Gus Mas‘ud (dari Pager Wojo, Sidoarjo) seraya berkata: “Nyai, ini yang menjadi mursyid tarekat pengganti (baca: khalifah) Kiai ‘Utsman”. Oleh karenanya, ketika Kiai Asrori ditanya oleh seseorang yang ingkar terhadap kemursyidannya: “Kapan engkau menjadi mursyid?”, beliau menjawab: “Sejak dalam kandungan”. Artinya, sejak dalam kan­dung­an Kiai Asrori sudah diisyaratkan menjadi mursyid oleh orang-orang yang shalih. Sebagai sosok panutan, Kiai ‘Utsman mempunyai jejaring dengan para habaib dan para kiai khash seperti KH. Ma’shum ‘Ali (dari Lasem). Kiai ‘Utsman selalu minta doa kepada mereka agar putra dan putrinya dijadikan orang yang saleh (hatinya genah). Kiai Asrori adalah putra ketujuh dari sebelas bersaudara sekandung, yaitu; Nyai Hj. ‘Afifah, Syamsul, KH. Fath al‘Arifin, Mukhlis, KH. Minan al-Rahman, KH. Achmad Qamar al-Anam, Nyai Hj. Luthfiyyah, KH. Achmad Ansharullah, Nyai Hj. Zakiyyat al-Miskiyyah, Nyai Hj. Juwairiyyah. Sedangkan saudara se-ayah dari Nyai Khafifah binti Imam Rusydi ada empat, yaitu; KH. Achmad Tajul Mufakhir, KH. Achmad Fakhrul ‘Alam, Nyai. Hj. Faihat al-Miskiyyah, dan Nyai Hj. Cahyowati.  KH Achmad Asrori Al-Ishaqy wafat pada hari Selasa, 26 Sya’ban 1430 H./18 Agustus 2009 pukul 02:20 WIB. Sumber: Muhammad Musyafa’, Relevansi Nilai-Nilai Al Thariqah Pada Kehidupan Kekinian, Studi Penafsiran Ayat-ayat Al-Qur’an dalam Al Muntakhobat Karya KH. Achmad Asrori al-Ishaqy. #alfithrah  #khasrorialishaqi  #alkhidmah  #ulamanusantara  #ulamanu
Lima tahun setelah kemerdekaan Repubik Indonesia, sosok panutan, tokoh karismatik, penyejuk hati, penuntun, dan pembimbing umat, KH. Achmad Asrori al-Ishaqi dilahirkan di lingkungan pondok pesantren Dar al-‘Ubudiyah Raudat al-Muta’allimin Jati Purwo Surabaya Jawa Timur. Tepatnya pada tanggal 17 Agustus 1950. Ayah sekaligus Guru Mursyidnya bernama KH. Muhammad Usman bin Nadi, dan ibunya Nyai Hj. Siti Qomariyah binti Munaji. Selama mengandung Kiai Asrori, Nyai Sepuh (panggilan para santri untuk ibu Kiai Asrori) merasakan kesejukan, kedamaian, dan seakan-akan tidak ada beban mengandung, sehingga tidak terasa seperti orang yang mengandung. Beliau juga selalu semangat beribadah, terutama salat malam dan puasa, seakan-akan ada kekuatan yang mendorong lubuk hatinya untuk melakukan berbagai amal shalih sebagai bentuk mujahadah dan riyadhah. Ketika usia Kiai Asrori berumur tujuh bulan di dalam kandungan, rahim Nyai Sepuh diusap dan didoakan oleh Gus Mas‘ud (dari Pager Wojo, Sidoarjo) seraya berkata: “Nyai, ini yang menjadi mursyid tarekat pengganti (baca: khalifah) Kiai ‘Utsman”. Oleh karenanya, ketika Kiai Asrori ditanya oleh seseorang yang ingkar terhadap kemursyidannya: “Kapan engkau menjadi mursyid?”, beliau menjawab: “Sejak dalam kandungan”. Artinya, sejak dalam kan­dung­an Kiai Asrori sudah diisyaratkan menjadi mursyid oleh orang-orang yang shalih. Sebagai sosok panutan, Kiai ‘Utsman mempunyai jejaring dengan para habaib dan para kiai khash seperti KH. Ma’shum ‘Ali (dari Lasem). Kiai ‘Utsman selalu minta doa kepada mereka agar putra dan putrinya dijadikan orang yang saleh (hatinya genah). Kiai Asrori adalah putra ketujuh dari sebelas bersaudara sekandung, yaitu; Nyai Hj. ‘Afifah, Syamsul, KH. Fath al‘Arifin, Mukhlis, KH. Minan al-Rahman, KH. Achmad Qamar al-Anam, Nyai Hj. Luthfiyyah, KH. Achmad Ansharullah, Nyai Hj. Zakiyyat al-Miskiyyah, Nyai Hj. Juwairiyyah. Sedangkan saudara se-ayah dari Nyai Khafifah binti Imam Rusydi ada empat, yaitu; KH. Achmad Tajul Mufakhir, KH. Achmad Fakhrul ‘Alam, Nyai. Hj. Faihat al-Miskiyyah, dan Nyai Hj. Cahyowati. KH Achmad Asrori Al-Ishaqy wafat pada hari Selasa, 26 Sya’ban 1430 H./18 Agustus 2009 pukul 02:20 WIB. Sumber: Muhammad Musyafa’, Relevansi Nilai-Nilai Al Thariqah Pada Kehidupan Kekinian, Studi Penafsiran Ayat-ayat Al-Qur’an dalam Al Muntakhobat Karya KH. Achmad Asrori al-Ishaqy. #alfithrah #khasrorialishaqi #alkhidmah #ulamanusantara #ulamanu

About