@xzam_psi_neuro: belajar dikit ajh.. Bersin itu sebenernya refleks pertahanan tubuh, jadi ketika ada debu, serbuk, asap, udara dingin, atau partikel asing masuk ke hidung, reseptor sensorik di mukosa hidung mendeteksi rangsangan tersebut, sinyalnya kemudian dibawa lewat nervus trigeminus, yaitu saraf kranial yg membawa informasi sensorik dari wajah dan hidung ke otak, lalu otak mengaktifkan rangkaian saraf yg mengoordinasikan otot pernapasan Urutannya kira² gini, hidung mendeteksi iritasi → sinyal masuk ke sistem saraf → otak mengaktifkan refleks bersin → kita menarik napas → tekanan di saluran pernapasan meningkat → otot dada, perut, tenggorokan, dan wajah bekerja hampir bersamaan → udara keluar dengan cepat lewat hidung dan mulut, tujuannya membantu mengeluarkan partikel atau iritan dari saluran pernapasan Makanya bersin bukan cuma “angin keluar dari hidung”, tapi gerakan tubuh yg cukup kompleks, ada koordinasi antara sistem sensorik, yaitu bagian yg mendeteksi rangsangan, dan sistem motorik, yaitu bagian yg menggerakkan otot, semuanya berlangsung otomatis tanpa kita harus mikir, “sekarang gue mau bersin” Yang menarik, ada orang yg bisa bersin ketika melihat cahaya terang, terutama matahari, fenomena ini disebut photic sneeze reflex atau sering disebut ACHOO syndrome, mekanismenya belum sepenuhnya diketahui, salah satu hipotesisnya adalah adanya hubungan antara jalur visual dan jalur trigeminal, sehingga rangsangan cahaya yg kuat dapat ikut memicu sensasi di hidung dan akhirnya refleks bersin Peneliti Langer, Beeli, dan Jäncke pada 2010 bahkan menggunakan EEG, yaitu alat untuk merekam aktivitas listrik otak, mereka membandingkan orang yg mengalami photic sneezing dengan orang yg tidak, hasilnya menunjukkan respons visual di visual cortex, terutama area cuneus, lebih kuat pada kelompok photic sneezer, penelitian ini memberi petunjuk bahwa fenomenanya melibatkan proses di otak, bukan sekadar refleks sederhana di hidung Ada juga bukti bahwa faktor genetik ikut berperan, penelitian GWAS atau Genome-Wide Association Study pada 3.417 orang di China menemukan beberapa variasi genetik yg berkaitan dengan photic sneeze reflex, penelitian tersebut menemukan prevalensi sekitar 25,6% pada sampelnya, hasil dari studi di populasi Jepang dan populasi lain juga menemukan hubungan genetik di beberapa wilayah genom, artinya kecenderungan bersin karena cahaya kemungkinan bersifat polygenic, yaitu dipengaruhi banyak variasi gen, bukan satu gen tunggal Jadi kalau kita bersin, sebenarnya tubuh lagi menjalankan sistem pertahanan otomatis, hidung mendeteksi gangguan → saraf mengirim sinyal → otak mengoordinasikan otot → tekanan terbentuk → udara dikeluarkan dengan cepat, dan kalau kita termasuk orang yg bersin ketika kena cahaya terang, itu kemungkinan merupakan variasi biologis dari sistem refleks tersebut, bukan berarti ada masalah pada tubuh #Xzam #Edukasi #Science #Biologi #Neuroscience
𝚇𝚉𝙰𝙼 𝙷𝚄𝙼𝙰𝙽
Region: ID
Thursday 20 August 2026 02:06:48 GMT
Music
Download
Comments
Harun🌌☄️ :
dengar kannn, jadi jangan pernah nahan bersin apalagi bersin tapi paksa ga keluarin suara, bahaya!!!
2026-08-20 13:15:18
15
Fahmi :
bersin ku lebih cepat daripada lari mu🗿
2026-08-20 08:08:56
4
M_4nto⛎ :
buset kenceng juga ya🗿😮
2026-08-20 23:40:35
2
zxlt. :
prtmaa ni..
2026-08-20 02:15:34
2
⏤𝑽𝒂𝒍𝒛ᵕ̈...𝑶𝒍𝒚𝒎𝒑𝒖𝒔🍀 :
tapi gw ko kadang bersin pas liat matahari atau cahayanya langsung auto bersihin 2x🗿
2026-08-20 08:22:53
4
run aj :
mana lanjutannya bang , kok batuk gak ada
2026-08-20 10:19:30
0
𝟒𝟒 J U N Z :
pernah mau bersih tapi gajadi gatau kenapa 😭
2026-08-23 14:59:39
0
AciL production :
Ternyata Allah menciptakan manusia sesempurna mungkin ya , kitanya yg kurang bersyukur 🥺
2026-08-23 15:06:48
0
I/soam.{.......} :
lagunya bikin candu, nginget masa lagu ini viral 😔😌😊
2026-08-27 10:56:24
0
76Apell :
2026-08-20 07:25:50
0
𝘔𝘢𝘭𝘴 𝙀𝘿𝙐 𝙃𝙂𝘾☄️ :
min dah
2026-08-20 04:07:06
0
To see more videos from user @xzam_psi_neuro, please go to the Tikwm
homepage.