@angela.library_of_ruina: ( not a ship )I'm too lazy to add zoom effects, and regarding Angela and Roland's relationship, they initially clashed but gradually came to understand each other, though I'm not sure if they're a couple #fyp #vira #projectmoon #libraryofruina #blowthisup

angela.library_of_ruina
angela.library_of_ruina
Open In TikTok:
Region: VN
Thursday 20 August 2026 03:49:06 GMT
8827
2042
41
172

Music

Download

Comments

headlibrarianangela
🔑🪽୧#1 ANGELA GLAZER୨🪽🌙 :
#1 Angela fan approves.
2026-08-22 06:23:31
1
xlebniy_231
Crazy man😱 :
Yea, I'm noticed she talks more freely with roland
2026-08-20 19:18:36
86
zoint7
ShadowZoin :
Ayin our god
2026-08-21 22:40:59
0
_castera
_catzena :
why add me in thumbnail
2026-08-21 12:09:39
7
.rubyrubcosplay
— ruby . ♡ chesed's :
chesed mentioned
2026-08-22 01:35:03
0
angela.library_of_ruina
angela.library_of_ruina :
2026-08-22 07:14:05
0
hongluwife_
Vedt :
angelaaa
2026-08-20 07:12:19
6
exe9164
🔑EXE🌙 :
2026-08-22 06:48:58
0
themmatyt
Marty :
For now...
2026-08-20 19:17:34
1
ninpapola
ninpapa :
me and her
2026-08-20 23:28:42
1
To see more videos from user @angela.library_of_ruina, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

noooooooo — Kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan saat ini merupakan krisis lingkungan yang serius dan telah memasuki fase darurat di berbagai wilayah. Fenomena ini dipicu oleh kombinasi faktor alam dan aktivitas manusia yang saling memperparah kondisi. Faktor alam utama adalah fenomena El Nino yang menyebabkan musim kemarau lebih panjang dan intensitas panas yang ekstrem. Kondisi ini membuat vegetasi seperti gambut dan semak belukar menjadi sangat kering dan mudah terbakar. Selain itu angin kencang turut membantu penyebaran api ke area yang lebih luas dengan cepat. Di sisi lain faktor manusia tetap menjadi pemicu awal yang signifikan. Praktik pembukaan lahan dengan cara membakar masih sering terjadi meskipun telah dilarang keras. Kelalaian dalam membuang puntung rokok atau sisa api unggun di area hutan juga berkontribusi terhadap munculnya titik-titik api baru. Dampak dari kebakaran ini sangat luas dan merugikan. Asap tebal yang dihasilkan mengandung partikel berbahaya yang mengganggu kesehatan pernapasan masyarakat serta mengurangi jarak pandang sehingga membahayakan transportasi udara dan darat. Ekosistem hutan yang rusak mengancam habitat satwa langka seperti orangutan dan bekantan serta melepaskan karbon dalam jumlah besar ke atmosfer yang memperburuk perubahan iklim. Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan Kementerian Lingkungan Hidup telah mengerahkan ribuan personel pemadam kebakaran helikopter water bombing dan teknologi pemantauan hotspot untuk mengendalikan situasi. Namun upaya pemadaman menghadapi tantangan karena akses ke lokasi yang sulit dan kondisi cuaca yang tidak mendukung. Masyarakat dihimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar melaporkan jika menemukan titik api dan menggunakan masker saat kualitas udara memburuk. Kolaborasi antara pemerintah masyarakat lokal dan organisasi lingkungan sangat dibutuhkan untuk memadamkan api dan mencegah terulangnya bencana serupa di masa depan. Pray For Kalimantan🥀🎗️ — — — #creatorsearchinsights #4u #fyp #prayforkalimantan #kebakaranhutankalimantan
noooooooo — Kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan saat ini merupakan krisis lingkungan yang serius dan telah memasuki fase darurat di berbagai wilayah. Fenomena ini dipicu oleh kombinasi faktor alam dan aktivitas manusia yang saling memperparah kondisi. Faktor alam utama adalah fenomena El Nino yang menyebabkan musim kemarau lebih panjang dan intensitas panas yang ekstrem. Kondisi ini membuat vegetasi seperti gambut dan semak belukar menjadi sangat kering dan mudah terbakar. Selain itu angin kencang turut membantu penyebaran api ke area yang lebih luas dengan cepat. Di sisi lain faktor manusia tetap menjadi pemicu awal yang signifikan. Praktik pembukaan lahan dengan cara membakar masih sering terjadi meskipun telah dilarang keras. Kelalaian dalam membuang puntung rokok atau sisa api unggun di area hutan juga berkontribusi terhadap munculnya titik-titik api baru. Dampak dari kebakaran ini sangat luas dan merugikan. Asap tebal yang dihasilkan mengandung partikel berbahaya yang mengganggu kesehatan pernapasan masyarakat serta mengurangi jarak pandang sehingga membahayakan transportasi udara dan darat. Ekosistem hutan yang rusak mengancam habitat satwa langka seperti orangutan dan bekantan serta melepaskan karbon dalam jumlah besar ke atmosfer yang memperburuk perubahan iklim. Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan Kementerian Lingkungan Hidup telah mengerahkan ribuan personel pemadam kebakaran helikopter water bombing dan teknologi pemantauan hotspot untuk mengendalikan situasi. Namun upaya pemadaman menghadapi tantangan karena akses ke lokasi yang sulit dan kondisi cuaca yang tidak mendukung. Masyarakat dihimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar melaporkan jika menemukan titik api dan menggunakan masker saat kualitas udara memburuk. Kolaborasi antara pemerintah masyarakat lokal dan organisasi lingkungan sangat dibutuhkan untuk memadamkan api dan mencegah terulangnya bencana serupa di masa depan. Pray For Kalimantan🥀🎗️ — — — #creatorsearchinsights #4u #fyp #prayforkalimantan #kebakaranhutankalimantan

About