baronbaren :
Penentuan desil dilakukan oleh pemerintahan pusat di lihat dari :
1. Perkerjaan
2. Pendapatan (penghasilan)
3. Pengeluaran
4. Rumah & benda atau barang di dalam rumah
5. Dan lain-lain
Bila di cek ke desa-desa se indonesia Sabang sampai MERAOKE banyak warga desa yang pendapatannya di bawah standart makan hanya 2 kali sehari & keadaan rumah nyapun sungguh mengkhawatirkan tetapi orangnya bila di cek berada di desil 10, ada baiknya pemerintahan pusat, tetapi di dalam desa-desa SE Indonesia Sabang sampai meraoke ada pemerintahan desa tetapi mereka tidak sepenuhnya dipakai untuk menentukan desil padahal mereka yang ber interaksi langsung dengan masyarakat tersebut, oleh karena ini mereka perangkat desa SE Indonesia dari Sabang MERAOKE yang sering kena hujat oleh masyarakat desa,
Sementara bapak presiden Prabowo katakan dalam pidatonya HUTANG NEGARA BANYAK, BAHKAN HUTANG NAIK TERIUS TIAP TAHUN,
DITABAH SAAT INI NEGARA ADA KELAS PELATIHAN MENEJER KOPRASI MERAH PUTIH & MENELAN DANA 1 TRILIUN UNTUK INI,
KEMUDIAN TIAP BULAN NEGARA MENGELUARKAN 1 MILYAR UNTUK MBG & MBG B3, SEPERTI DIKATAKAN PRESIDEN PRABOWO,
KEMUDIAN DANA DESA SE INDONESIA SABANG SAMPAI MERAOKE PUN DI PITONG UNTUK MENAMBAHI MBG PROGRAM PRESIDEN SEPERTI DI katakan Mentri desa,
Untuk hemat anggaran negara : PAKAI AJA PERSNGKAT DESA SE INDONESIA UNTUK MENGISI KEKURANGN PEGAWAI DI SABANG SAMPAI MERAOKE SE INDONESIA,
MEREKA SUDAH ADA PENGHASILAN TETAP NYA,
JADI APABILA NEGARA MEMAKAI TENAGA MEREKA, NEGARA TIDAK SUSAH KARENA PENDAPATAN PENGHASILAN TETAP MEREKA SUDAH ADA & PENDIDIKAN MEREKA PUN BERPARIASI ADA S1, S2, D3 & SMU BAHKAN SARJANA PENDIDIKAN PUN ADA YANG MENJADI PERANGKAT DESA.
2026-08-20 14:14:32