@ayobandungcom: Institut Teknologi Bandung (ITB) mengembangkan Apartemen Ayam-Maggot di sejumlah wilayah Bandung Raya sebagai inovasi pengelolaan sampah organik berbasis masyarakat. Fasilitas tersebut mampu mengolah sekitar 200–250 kilogram sampah organik per hari. Melalui sistem terpadu, sampah organik dimanfaatkan sebagai pakan bagi maggot yang kemudian dapat digunakan untuk mendukung peternakan ayam. Pengelolaan ini tidak hanya membantu mengurangi volume sampah rumah tangga yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA), tetapi juga berpotensi menghasilkan telur yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar. Program tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong penerapan ekonomi sirkular sekaligus ketahanan pangan di tingkat komunitas. Selain membantu mengatasi persoalan sampah, hasil dari peternakan ayam diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, termasuk ibu hamil, serta membantu upaya pencegahan dan penanganan stunting. Selengkapnya di Ayobandung.com Reporter: Irfan Al-Faritsi