Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@encikapexchannel: Casing Iphone 17 Pro paling premium di abad ini #xone #dropguardpro #iphone17pro #CapCut
Encik Apex
Open In TikTok:
Region: MY
Friday 21 August 2026 00:00:00 GMT
72
1
0
0
Music
Download
No Watermark .mp4 (
13.81MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
13.81MB
)
Watermark .mp4 (
14.31MB
)
Music .mp3
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @encikapexchannel, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
Aun con esto hay gente que lo defiende. En este mometno por presion, ya acepto las ayudas pero ojito, por esto va pà largo.
Risma tidak menulis surat untuk viral. Risma menulis surat karena hanya Tuhan yang masih ia percaya mau mendengarkan. Di sebuah tenda pengungsian yang pengap di NTT, di antara terpal yang bocor dan tanah yang masih basah oleh hujan dan air mata, seorang anak 11 tahun merobek buku tulisnya yang sudah kotor oleh debu gempa. Ia tidak menulis "Bunda aku sayang Bunda". Ia tidak menulis cita-cita ingin jadi dokter atau polwan. Ia menulis dengan ejaan yang masih belepotan, dengan huruf yang gemetar, dengan hati yang sudah terlalu dewasa untuk umurnya: "Ya Allah semoga kampung kami tidak terjadi kayak Aceh semoga tidak terjadi ya Allah kami ini banyak yang susah dan banyak yang miskin semoga yang saya doa dan tulis ini di baca Allah semoga terkabulkan ya Allah." Itu saja. Tidak ada yang meminta mainan baru. Tidak ada yang meminta rumah mewah. Anak sekecil itu, yang seharusnya masih takut gelap, justru takut kampungnya menjadi seperti Aceh. Ia tahu apa itu Aceh, dari cerita orang tua. Ia tahu betapa hancurnya. Dan ia tidak mau kampungnya hancur lagi. Risma menyebut dirinya susah. Miskin. Ya Allah, Nak... di umur 11 tahun kau sudah tahu kau miskin. Di umur 11 tahun kau sudah tahu bahwa gempa itu lebih kejam kepada orang miskin. Kau tidak minta kaya, Risma. Kau hanya minta jangan terjadi lagi. Jangan ambil lagi. Dan di akhir suratmu, kau gambar wajah sedih dengan air mata dua titik. Sesederhana itulah caramu menjelaskan rasa sakit yang bahkan orang dewasa tidak mampu menjelaskan. Lalu Risma pulang. Bukan pulang ke rumah, karena rumahnya sudah tidak ada. Risma pulang kepada Pemilik surat itu. Ia meninggal di tenda. Di pangkuan ayahnya. Ayah yang tangannya sudah tidak tahu harus berbuat apa lagi, selain menahan mulut anaknya yang ia cintai, agar tetap hangat. Menahan tangisnya sendiri, agar Risma tidak takut. Risma pergi dengan suratnya yang belum sempat dilipat rapi. Surat yang ia kira rahasia, ternyata dibaca oleh satu Indonesia, dan menyayat satu Indonesia. Risma... Doamu terkabul, Nak. Tuhan sudah baca suratmu, makanya Tuhan peluk kamu duluan, sebelum dingin tenda itu semakin menusukmu. Tuhan tidak tega melihat anak sekecil kamu harus menahan lapar, dingin, dan takut gempa susulan lagi. Sekarang tidurlah yang nyenyak, Risma. Di tempatmu yang baru, tidak ada lagi gempa. Tidak ada lagi tenda bocor. Tidak ada lagi kata "susah dan miskin" yang harus kau tulis sambil menangis. Tugasmu sudah selesai. Biarlah kami yang melanjutkan doamu itu. Ya Allah, jangan biarkan ada Risma-Risma lain lagi yang harus menulis surat seperti itu hanya untuk bisa bertahan hidup. #PrayForFlores #NTT #Risma #GempaFlores
وكأني أخطيت أخطيت يوم اهدي ضمير وهو حي#اكسبلور #ترند #لايك #الشعب_الصيني_ماله_حل😂😂 #هواجيس_لانهائية
المرة اذا راحت مستحيل ترجع .. 💔@Printographer1 @Gojoedit @ستيوارت @ستيوارت @ستيوارت @Gojoedit
BREAKING: The ban on cat declaw officially PASSES the legislature! Now onto the gov for signature. One step closer to outlawing this cruel and barbaric procedure in CA #fyp #catsoftiktok
Bị xinh ý 🐳 à lại còn hơi xanh tiffany nứa chứ 🐋 #delivu #bongumaconha #bachtotrinh
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy