@netizen.malangraya: Ramai jadi sorotan publik di Malang! Persiapan Festival Mbois 11 menuai protes keras setelah mural ikonik bertuliskan “MALANG THE GLORY LAND” di Jalan Arif Rahman Hakim ditimpa tulisan baru. Mural karya Aremania tersebut dinilai bukan sekadar lukisan dinding biasa, melainkan simbol identitas, sejarah, dan kebanggaan bersama masyarakat Malang. Merespons gelombang protes yang viral di jagad maya, Koordinator Malang Creative Fusion (MCF) sekaligus panitia Festival Mbois 11, Dadik Wahyu Chang, akhirnya angkat bicara melalui akun Instagram @festivalmbois. Pihak panitia menyampaikan permohonan maaf terbuka dan menegaskan bahwa sama sekali tidak ada niat untuk menghilangkan karya maupun identitas yang telah dibangun Aremania. Sebagai bentuk pertanggungjawaban nyata, pihak panitia dan MCF berkomitmen penuh untuk mengembalikan mural tersebut seperti semula. Dadik dan tim juga mengajak seluruh elemen masyarakat serta Aremania untuk ikut terlibat langsung dalam proses pengecatan ulang agar ruang publik tetap terjaga dengan semangat kekeluargaan. #arema #aremania #festivalmbois #viral