Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@ll11yy_: ditunggu muncaknya sall😛 #isal #affanfaisal #jjam
𝒍 𝒊 𝒍 𝒚
Open In TikTok:
Region: ID
Thursday 20 August 2026 12:28:39 GMT
8927
2843
9
110
Music
Download
No Watermark .mp4 (
0.89MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
0.93MB
)
Watermark .mp4 (
0MB
)
Music .mp3
Comments
enna𓍯 :
always lilyn 😝
2026-08-20 15:28:58
1
𝒐𝒏𝒍𝒚𝒇𝒂𝒏𝒌𝒂 :
kapan muncak date sm di-
2026-08-20 13:42:12
0
@ fitria septiyara putri com :
setiker fansss bgt pokonya sm ka lily
2026-08-21 10:21:09
0
𝙉𝙧𝙨𝙗𝙡𝙡⚡ :
ka hiji
2026-08-20 12:31:51
0
adek yang baik 2026 :
kemana itu kaka
2026-08-20 14:21:14
0
𝚎𝚍𝚒𝚝𝚝𝚜 𝚐𝚜𝚔𝚢 :
kedua
2026-08-20 12:46:20
0
To see more videos from user @ll11yy_, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
#livephoto #ff #garenafreefire #viraltiktok #fyp
#7rb #F_15 #111 #fyp #explore
#standwithkashmir #standwithkashmir
Kisah salah satu kadet putri Universitas Pertahanan (Unhan) RI, Asma Wafa Andina, yang memilih mundur dari kampus militer tersebut viral di media sosial setelah diunggah ulang oleh akun Threads @surani_ningsih. Dalam kisahnya, Wafa yang melamar di jurusan Kedokteran Militer Cohort 7, terpaksa mengambil keputusan berat untuk mengundurkan diri meski sudah resmi dinyatakan lulus. Alasan di baliknya bikin publik prihatin. Wafa memilih tak melanjutkan pendidikannya karena aturan yang mengharuskan mahasiswi melepas hijabnya selama masa pendidikan. Padahal sejak awal mendaftar, Wafa sama sekali tidak menaruh kecurigaan karena seluruh brosur dan ketentuan resmi di media sosial Unhan menampilkan panduan busana bagi wanita berhijab. Ia pun berjuang melewati rangkaian seleksi yang panjang dan ketat, mulai dari seleksi administrasi, Tes Kemampuan Dasar (TKD), tes psikologi, hingga seleksi tingkat pusat, dan berhasil menyapu bersih seluruh tahapan tersebut dengan hasil lulus. Namun, statusnya sebagai kadet mahasiswa baru diuji saat ia memasuki tahapan wawancara dan pengarahan. Wafa harus dihadapkan pada "aturan tak tertulis" yang disampaikan secara lisan oleh para pengawas, di mana kadet putri dituntut berjanji siap melepas jilbab dan memotong rambut ala laki-laki. Disaat banyak teman seangkatannya yang memilih mantap melanjutkan pendidikan dengan syarat tersebut, Wafa justru merasa aneh, karena sejak awal ia merasa tak menemukan aturan tersebut dalam berkas-berkas yang diterimanya. Puncaknya kemudian terjadi pada 24 Juni 2026 saat penandatanganan berkas, di mana panitia secara terbuka mengonfirmasi bahwa tidak ada poin tertulis di surat perjanjian mengenai larangan berhijab, namun praktiknya tetap wajib dipatuhi tanpa pengecualian. Wafa pun sempat menyadari adanya standar ganda, saat mempertanyakan keberadaan kadet asal Palestina yang diperbolehkan berhijab. Saat itu, pihak kampus menjawab bahwa mahasiswa asing tak ikut aturan negara. Ogah mengorbankan keyakinannya demi status mahasiswa, Wafa memilih untuk walkout dan menandatangani surat pengunduran diri setelah resmi menjadi kadet Unhan selama 15 jam saja. Dalam surat pengunduran diri tersebut, Wafa menulis alasannya mundur dengan jelas, yakni “Tidak bersedia melepas hijab”. Baginya, jilbab bukan sekadar penutup kepala, melainkan prinsip, kehormatan diri, dan hak kemerdekaannya sebagai seorang muslimah. Unggahan curhatan tersebut langsung memicu gelombang simpati sekaligus kritik pedas dari netizen. Kebijakan diskriminatif yang hanya disampaikan lewat lisan itu dinilai berlawanan dengan jaminan kebebasan beragama pada Sila Pertama Pancasila dan Pasal 29 UUD 1945. Publik pun mendesak pihak kampus dan kementerian terkait untuk mengevaluasi transparansi serta aturan berbusana di lingkungan kampus militer tersebut. 📷: Threads/@surani_ningsih
就喜欢这种松弛感#挑战李羲承进行曲 #抖音潮流舞蹈地图 #感觉至上 #跟你的姐妹一起拍 #我要上推荐 #跳舞 #简单易学舞蹈 #热门音乐 #loopk87
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy