@opennews.id: Bidpropam Polda Kaltim masih memeriksa intensif Kompol AS, perwira Polresta Samarinda yang ditarik ke Polda Kaltim menyusul dugaan pelanggaran Kode Etik Profesi Polri. Pemeriksaan dilakukan setelah Kompol AS diduga mengunjungi tempat hiburan malam di luar kepentingan tugas kedinasan. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan untuk mendalami perkara tersebut. Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Tedy Sopandi mengatakan, dari pemeriksaan saksi terungkap informasi mengenai seorang wanita yang sebelumnya ramai diberitakan diduga sedang hamil. Wanita tersebut diketahui bekerja sebagai LC di salah satu tempat hiburan malam. Menurut keterangan saksi, wanita tersebut juga diduga menawarkan layanan prostitusi secara daring atau open BO. Sejumlah pengunjung tempat hiburan malam disebut pernah menjadi pelanggannya, termasuk Kompol AS. “Berdasarkan hasil keterangan yang diperoleh dari sejumlah saksi yang diperiksa, wanita yang sebelumnya ramai diberitakan diduga sedang hamil itu diketahui bekerja sebagai LC di salah satu tempat hiburan malam,” ujar Tedy kepada awak media pada Kamis (20/8/2026). Tedy menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, transaksi tersebut dilakukan dengan pemberian sejumlah uang sesuai kesepakatan antara pelanggan dan wanita tersebut. Selain itu, penyidik memperoleh informasi bahwa wanita tersebut kini menjalani rehabilitasi setelah sebelumnya diamankan dalam perkara penyalahgunaan narkotika pada Juli 2026. Ia disebut diamankan di bandara karena kedapatan membawa sabu, sementara hasil pemeriksaan urine menunjukkan positif narkotika. Meski sejumlah keterangan telah diperoleh, pemeriksaan terhadap Kompol AS masih berlangsung. Polda Kaltim menegaskan proses tersebut dilakukan secara profesional, objektif, dan transparan sesuai ketentuan yang berlaku. Terkait kemungkinan Kompol AS dijatuhi sanksi PTDH apabila terbukti melakukan pelanggaran, Tedy mengatakan keputusan tersebut belum dapat dipastikan. “Itu nanti menunggu sidang yang akan digelar oleh Bidang Profesi dan Pengamanan,” demikian. Simak video selengkapnya ⬆️
Open News
Region: ID
Thursday 20 August 2026 17:07:26 GMT
Music
Download
Comments
HAMBA ALLAH :
POLISI JUGA MANUSIA PERLU HIBURAN 😎
2026-08-20 23:51:36
20
nurmihas :
dudukkan ke 2 belah pihak . jng menyalahkn wanitax pak
2026-08-21 01:34:45
11
Barbie Lenna :
Mau lc ato apa kan jg manusia intinya tanggung jawab klo salah
2026-08-21 11:03:32
17
Blackrose :
terlalu ringan kode etik...tdk memberikan efek jera sama sekali
2026-08-23 02:02:57
1
Bandung Bondowoso :
pasti dilindungi
2026-08-21 12:28:16
3
sean :
kejebak cinta
2026-08-22 09:31:07
2
Yellow kips :
polipoli di lawan yo jangan 🤣🤣🤣
2026-08-21 05:28:07
4
putri kartika :
kasian pak wanita nya
2026-08-21 02:31:38
3
user4946858928855 :
sebaiknya. KODE ETIK. Harus dihapuskan aj. karena tidak sesuai dgn Hukum yg berlaku
2026-08-21 03:12:36
11
depila... :
gitu aja dipermasalahkan kaya gak pernah aja
2026-08-21 02:53:43
3
Enyasikto :
2026-08-21 04:17:20
1
Joko Sutrisno :
Yang di periksa pak Kompol AS...??
.
.
yang di beritakan banyak wanita nya...??
sebenarnya siapa yang di periksa...??
🤔🤔🤔
2026-08-20 23:38:30
4
arkham_srf :
hahahaaaa..... kocak
2026-08-21 12:52:06
0
Yanie :
wanita2
2026-08-21 23:41:27
0
Dem :
intelkam
2026-08-21 07:34:13
0
Edward :
uhuy🤣🤣🤣
2026-08-21 13:59:58
0
putri kartika :
waduh itu sdah bikin ngeri kalo bawa sabu sabu
2026-08-21 02:32:07
1
Bryan Grizzly :
mengayomi dan mengkintul itu namanya
2026-08-22 02:48:08
1
aris barabai papagaran :
tes dna aja lah
2026-08-21 01:51:04
2
hendri :
pasti ke w club
2026-08-21 01:11:18
1
مشكاة الحرم والمدينة :
polisi polisi
2026-08-21 01:53:20
2
R🐼 :
Semoga cepat kiamat dunia ini.. udah capek liat nya
2026-08-21 18:17:57
0
Sri Rijal rijal :
nm nya jg beli enga papa la.. itu kan di bayar ko😂😂
2026-08-21 15:58:44
0
RahiM :
😂😂😂😂 polisi periksa polisi yg di tangkap polisi sama polisi taii taii
2026-08-23 00:49:27
0
Forever Young :
Memang segala akar kejahatan itu adalah kemaluan
2026-08-21 11:51:09
0
To see more videos from user @opennews.id, please go to the Tikwm
homepage.