@bleupetals: #fypシ゚viral #fypagee #bluelockmanga #fyp #bunnyiglesias @𝟏𝟕 @S8i @kuzan_laokiji @Selfish Art✋🏻🗿🤚🏻 @Jxn

BleuPetals 🫐
BleuPetals 🫐
Open In TikTok:
Region: US
Thursday 20 August 2026 17:12:42 GMT
1520
158
8
9

Music

Download

Comments

imjustelijah_
Justelijah :
I hope they show where he got the scar
2026-08-26 05:23:58
0
liquid.solid1
Liquid Solid :
i wish his hair was white like Nagi
2026-08-20 18:56:43
0
11dinnerwithjayz
11DinnerWithJayZ :
Sick bro
2026-08-20 18:57:19
1
jxnbrzll
Jxn :
like 4th post in 24 hours
2026-08-21 00:06:46
1
To see more videos from user @bleupetals, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

KPK Geledah Rumah Guru SMA Pengepul Calon Mahasiswa Unsoed, Setor Rp1,12 M ke Pejabat Campus Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga seorang guru SMA di Tasikmalaya, Jawa Barat, terlibat dalam kasus dugaan korupsi penerimaan mahasiswa baru Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Jawa Tengah.
KPK Geledah Rumah Guru SMA Pengepul Calon Mahasiswa Unsoed, Setor Rp1,12 M ke Pejabat Campus Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga seorang guru SMA di Tasikmalaya, Jawa Barat, terlibat dalam kasus dugaan korupsi penerimaan mahasiswa baru Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Jawa Tengah. "Salah satu guru SMA di Tasikmalaya diduga sebagai koordinator pengepul calon mahasiswa," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan di Jakarta, Jumat (11/9/2026). Atas dugaan tersebut, Budi menyebut tim penyidik menggeledah rumah guru bersangkutan dalam rangkaian penggeledahan yang berlangsung pada 9 hingga 10 September 2026. Penindakan ini merupakan pengembangan dari operasi tangkap tangan (OTT) terhadap jajaran Rektorat Unsoed pada 20 Agustus 2026. Sehari berselang, KPK menetapkan Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof Norman Arie Prayogo sebagai tersangka. KPK juga menetapkan Kepala Bagian Akademik Unsoed Eko Sumanto, keponakan Sodiq bernama Mulyono, serta dua perantara yakni Dian Mulia Wardhana dan Adhi Wiharto. Dalam konstruksi perkara, KPK menduga Norman melalui Dian dan Adhi memeras orang tua calon mahasiswa hingga Rp 650 juta agar bisa diterima di Fakultas Kedokteran. Meski uang disetorkan, calon mahasiswa tersebut tetap tidak diloloskan. KPK juga menemukan dugaan Sodiq memerintahkan Mulyono menerima aliran uang dari orang tua calon mahasiswa hingga mencapai Rp 680 juta sepanjang 2025–2026. Uang itu diduga digunakan Sodiq untuk membeli tiga bidang tanah atas nama Mulyono. Selain itu, Sodiq diduga memberikan akses persetujuan kelulusan kepada Eko setelah Kabag Akademik Unsoed tersebut menerima setoran mencapai Rp 1,12 miliar dari oknum guru yang bertindak sebagai pengepul selama periode 2025–2026.

About