@blooming.4.u: #flowersblooming #aesthetic #hopecore #hope #deepquotes

blooming.4.u
blooming.4.u
Open In TikTok:
Region: US
Thursday 20 August 2026 22:49:51 GMT
748
41
0
1

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @blooming.4.u, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Bandar Lampung – Polisi mengungkap kronologi tewasnya seorang pria yang ditemukan di samping SPBU Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Labuhan Ratu Raya, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung. Korban diketahui merupakan kernet truk berinisial N, warga Cilegon, Banten. Korban diduga tewas setelah terlindas truk yang dikemudikan rekannya sendiri saat kendaraan tersebut hendak mengisi bahan bakar. Kanit Gakkum Satlantas Polresta Bandar Lampung, Ipda Alvira Yunita mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 05.30 WIB. Saat itu, sopir truk Hino berwarna hijau sedang mengantre untuk mengisi BBM di SPBU. Sopir kemudian dibangunkan oleh petugas keamanan SPBU. “Pada pukul 05.30 dibangunkan oleh penjaga SPBU tersebut. Dan pada saat sopir truk ini akan menjalankan kendaraannya, diduga dari sopir truk ini tidak mengetahui bahwa di belakang kendaraan itu sebelah kiri, ban belakang truk hijau ini ada seseorang yang tidur,” kata Alvira. Menurutnya, sopir diduga juga tidak mengetahui bahwa orang yang berada di belakang truk tersebut merupakan kernetnya sendiri. “Sopir juga diduga tidak mengetahui bahwa seseorang tersebut merupakan kernet dari truk tersebut. Sehingga pada saat mobil akan bergerak untuk mengisi BBM di SPBU, diduga tidak sengaja melindas orang yang di belakang sedang tertidur sehingga mengakibatkan meninggal dunia,” ujarnya. Alvira mengatakan, setelah kejadian tersebut sopir tetap melanjutkan perjalanan. Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga berhasil menemukan keberadaan sopir di wilayah hukum Polsek Natar, Lampung Selatan. “Pada saat kejadian, sopir ini masih melanjutkan perjalanan. Sehingga berdasarkan hasil kolaborasi kami dengan Satreskrim dan Polsek Labuhan Ratu dan Polsek Natar, untuk posisi sopir ini ditemukan di wilayah hukum Polsek Natar,” jelasnya. Sementara itu, sopir truk saat ini masih menjalani pemeriksaan di Satlantas Polresta Bandar Lampung untuk mendalami peristiwa tersebut. “Untuk saat ini sopir masih kami dalami, masih pada tahap pemeriksaan di Sat Lantas Polres Bandar Lampung,” katanya. Alvira menyebut, berdasarkan keterangan awal, sopir mengaku tidak sengaja melindas korban lantaran tidak mengetahui adanya orang yang sedang tertidur di bagian belakang truk. “Namun pengakuan dari sopir tersebut, diduga sopir tersebut tidak sengaja dan tidak mengetahui ada orang yang tertidur di bagian belakang truk tersebut,” ujarnya. Selain pemeriksaan, polisi juga telah melakukan tes urine terhadap sopir truk tersebut. Hasilnya, sopir dinyatakan negatif. Terkait dugaan tindak pidana dalam peristiwa tersebut, polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan ada atau tidaknya unsur kelalaian. “Untuk sampai saat ini masih kami dalami dan masih diduga ada kelalaian dari sopir,” pungkasnya. Sebelumnya diberitakan, warga menemukan seorang pria tanpa identitas dalam kondisi meninggal dunia di samping SPBU Jalan Soekarno Hatta. Korban diperkirakan berusia sekitar 35 tahun dan ditemukan dengan sejumlah luka pada tubuhnya. Polisi kemudian menduga korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas setelah ditemukan luka lecet di bagian kening, luka pada dada yang diduga bekas terlindas ban, serta luka lecet pada kaki kanan. (Yul)
Bandar Lampung – Polisi mengungkap kronologi tewasnya seorang pria yang ditemukan di samping SPBU Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Labuhan Ratu Raya, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung. Korban diketahui merupakan kernet truk berinisial N, warga Cilegon, Banten. Korban diduga tewas setelah terlindas truk yang dikemudikan rekannya sendiri saat kendaraan tersebut hendak mengisi bahan bakar. Kanit Gakkum Satlantas Polresta Bandar Lampung, Ipda Alvira Yunita mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 05.30 WIB. Saat itu, sopir truk Hino berwarna hijau sedang mengantre untuk mengisi BBM di SPBU. Sopir kemudian dibangunkan oleh petugas keamanan SPBU. “Pada pukul 05.30 dibangunkan oleh penjaga SPBU tersebut. Dan pada saat sopir truk ini akan menjalankan kendaraannya, diduga dari sopir truk ini tidak mengetahui bahwa di belakang kendaraan itu sebelah kiri, ban belakang truk hijau ini ada seseorang yang tidur,” kata Alvira. Menurutnya, sopir diduga juga tidak mengetahui bahwa orang yang berada di belakang truk tersebut merupakan kernetnya sendiri. “Sopir juga diduga tidak mengetahui bahwa seseorang tersebut merupakan kernet dari truk tersebut. Sehingga pada saat mobil akan bergerak untuk mengisi BBM di SPBU, diduga tidak sengaja melindas orang yang di belakang sedang tertidur sehingga mengakibatkan meninggal dunia,” ujarnya. Alvira mengatakan, setelah kejadian tersebut sopir tetap melanjutkan perjalanan. Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga berhasil menemukan keberadaan sopir di wilayah hukum Polsek Natar, Lampung Selatan. “Pada saat kejadian, sopir ini masih melanjutkan perjalanan. Sehingga berdasarkan hasil kolaborasi kami dengan Satreskrim dan Polsek Labuhan Ratu dan Polsek Natar, untuk posisi sopir ini ditemukan di wilayah hukum Polsek Natar,” jelasnya. Sementara itu, sopir truk saat ini masih menjalani pemeriksaan di Satlantas Polresta Bandar Lampung untuk mendalami peristiwa tersebut. “Untuk saat ini sopir masih kami dalami, masih pada tahap pemeriksaan di Sat Lantas Polres Bandar Lampung,” katanya. Alvira menyebut, berdasarkan keterangan awal, sopir mengaku tidak sengaja melindas korban lantaran tidak mengetahui adanya orang yang sedang tertidur di bagian belakang truk. “Namun pengakuan dari sopir tersebut, diduga sopir tersebut tidak sengaja dan tidak mengetahui ada orang yang tertidur di bagian belakang truk tersebut,” ujarnya. Selain pemeriksaan, polisi juga telah melakukan tes urine terhadap sopir truk tersebut. Hasilnya, sopir dinyatakan negatif. Terkait dugaan tindak pidana dalam peristiwa tersebut, polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan ada atau tidaknya unsur kelalaian. “Untuk sampai saat ini masih kami dalami dan masih diduga ada kelalaian dari sopir,” pungkasnya. Sebelumnya diberitakan, warga menemukan seorang pria tanpa identitas dalam kondisi meninggal dunia di samping SPBU Jalan Soekarno Hatta. Korban diperkirakan berusia sekitar 35 tahun dan ditemukan dengan sejumlah luka pada tubuhnya. Polisi kemudian menduga korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas setelah ditemukan luka lecet di bagian kening, luka pada dada yang diduga bekas terlindas ban, serta luka lecet pada kaki kanan. (Yul)

About