@shaxnoz901:

101
101
Open In TikTok:
Region: DE
Friday 21 August 2026 11:19:08 GMT
0
0
0
0

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @shaxnoz901, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Tsar Bomba (RDS-220) adalah bom nuklir terbesar yang pernah diledakkan manusia. Bom ini dibuat oleh Uni Soviet dan diuji pada 30 Oktober 1961 di Kepulauan Novaya Zemlya, Rusia. Kekuatan ledakannya mencapai sekitar 50 megaton TNT, sekitar 3.300 kali lebih kuat daripada bom Hiroshima. Cara kerjanya Tsar Bomba merupakan bom termonuklir (bom hidrogen) yang bekerja dalam beberapa tahap: Ledakan fisi: Inti atom uranium atau plutonium diledakkan sebagai pemicu. Fusi nuklir: Panas dan tekanan ekstrem dari tahap pertama menggabungkan inti hidrogen (deuterium dan tritium atau bahan sejenis), menghasilkan energi yang jauh lebih besar. Pelepasan energi: Dalam sepersekian detik, energi dilepaskan sebagai gelombang kejut, panas luar biasa, cahaya sangat terang, dan radiasi. Dampak ledakan Kekuatan: Sekitar 50 megaton TNT. Bola api: Berdiameter sekitar 8 km, hampir menyentuh permukaan tanah meski diledakkan di udara. Awan jamur: Mencapai tinggi sekitar 64 km, menembus stratosfer. Gelombang kejut: Menghancurkan bangunan dalam radius puluhan kilometer dan memecahkan kaca hingga ratusan kilometer dari titik ledakan. Kilatan cahaya: Terlihat dari jarak lebih dari 1.000 km dalam kondisi tertentu. Panas: Dapat menyebabkan luka bakar parah pada jarak puluhan kilometer jika mengenai manusia secara langsung. Gelombang kejut global: Tercatat mengelilingi Bumi beberapa kali oleh instrumen pemantau. Fakta menarik Awalnya Tsar Bomba dirancang berkekuatan 100 megaton, tetapi diturunkan menjadi 50 megaton untuk mengurangi dampak radioaktif. Karena ukurannya sangat besar (sekitar 27 ton), bom ini harus dijatuhkan menggunakan pesawat pengebom khusus dan dipasangi parasut agar pesawat sempat menjauh sebelum ledakan terjadi. Tsar Bomba tidak pernah digunakan dalam perang; uji coba ini terutama bertujuan menunjukkan kemampuan militer Uni Soviet pada masa Perang Dingin.
Tsar Bomba (RDS-220) adalah bom nuklir terbesar yang pernah diledakkan manusia. Bom ini dibuat oleh Uni Soviet dan diuji pada 30 Oktober 1961 di Kepulauan Novaya Zemlya, Rusia. Kekuatan ledakannya mencapai sekitar 50 megaton TNT, sekitar 3.300 kali lebih kuat daripada bom Hiroshima. Cara kerjanya Tsar Bomba merupakan bom termonuklir (bom hidrogen) yang bekerja dalam beberapa tahap: Ledakan fisi: Inti atom uranium atau plutonium diledakkan sebagai pemicu. Fusi nuklir: Panas dan tekanan ekstrem dari tahap pertama menggabungkan inti hidrogen (deuterium dan tritium atau bahan sejenis), menghasilkan energi yang jauh lebih besar. Pelepasan energi: Dalam sepersekian detik, energi dilepaskan sebagai gelombang kejut, panas luar biasa, cahaya sangat terang, dan radiasi. Dampak ledakan Kekuatan: Sekitar 50 megaton TNT. Bola api: Berdiameter sekitar 8 km, hampir menyentuh permukaan tanah meski diledakkan di udara. Awan jamur: Mencapai tinggi sekitar 64 km, menembus stratosfer. Gelombang kejut: Menghancurkan bangunan dalam radius puluhan kilometer dan memecahkan kaca hingga ratusan kilometer dari titik ledakan. Kilatan cahaya: Terlihat dari jarak lebih dari 1.000 km dalam kondisi tertentu. Panas: Dapat menyebabkan luka bakar parah pada jarak puluhan kilometer jika mengenai manusia secara langsung. Gelombang kejut global: Tercatat mengelilingi Bumi beberapa kali oleh instrumen pemantau. Fakta menarik Awalnya Tsar Bomba dirancang berkekuatan 100 megaton, tetapi diturunkan menjadi 50 megaton untuk mengurangi dampak radioaktif. Karena ukurannya sangat besar (sekitar 27 ton), bom ini harus dijatuhkan menggunakan pesawat pengebom khusus dan dipasangi parasut agar pesawat sempat menjauh sebelum ledakan terjadi. Tsar Bomba tidak pernah digunakan dalam perang; uji coba ini terutama bertujuan menunjukkan kemampuan militer Uni Soviet pada masa Perang Dingin.

About