@emememeom:

️Kien Hao
️Kien Hao
Open In TikTok:
Region: VN
Friday 21 August 2026 15:29:43 GMT
454869
25676
90
7674

Music

Download

Comments

ngqviet0
Sáng nắng chiều em 🥸 :
Quán tên cơm tấm bán bún riêu hay tên bún riêu bán cơm tấm ta
2026-08-22 02:38:06
87
vybbiiu
Savy :
i love you kien hao
2026-08-21 15:37:34
1
chubabimunhanho0
Khang Phan :
ae nhà wibu
2026-08-21 15:45:07
0
wghieaocte_5
nniz. :
về đúngg ổ
2026-08-21 17:02:48
1
jiuctees1tg_
>< :
bún riêu ở đó ngon k a^^
2026-08-21 15:37:35
1
lihcte.hjhjj
ng tr thuỳ linh :
ah này ở đâu vại
2026-08-21 17:17:42
0
enxinh2442
yen nguyen :
về bảo lộc nhanh z hào ơi
2026-08-21 16:21:30
0
_.tungtungtungsahur._
ᶻ 𝗓 𐰁 :
về nhà là vậy ah
2026-08-21 23:35:45
0
vn.luuv2
Nói hơi ít 👀 :
Má idol về quê nhanh v
2026-08-21 15:54:43
0
vankiet030906
Văn Kiệt👀 :
về cái là lên sóng mạnh
2026-08-21 16:06:30
0
haodz23cm
ㅤ :
ngầu qa ak
2026-08-21 20:25:25
1
dn.kyffduyen
Duyên :
ngầu nka
2026-08-21 15:56:53
0
thuc.store
Thành Long Media :
gầu quá bé
2026-08-21 22:16:31
0
iamquanhao
Anh Tơ 🐥 :
sành điệu quá em iu
2026-08-21 15:59:08
0
phuccc28082010
phuccyouuu :
Đầu aiuuu
2026-08-21 15:36:23
0
thichanhdadencymy
Cô Giáo Thảo :
em thích anh từ cái nhìn đầu tiên
2026-08-23 00:49:41
2
eimifukada.vn
jenny :
dth xĩu
2026-08-21 17:51:43
0
liwiizd
an :
đi ăn cơm tấm
2026-08-21 15:36:22
0
dgbungu
Chấu :
cuối tuần là quậy mxh v hả trừi
2026-08-21 16:53:14
0
_thqcthxi_
Quoc Thai :
2026-08-21 15:48:12
0
betruan18
Vưu Thị Bảo Trân :
2026-08-22 09:51:29
0
To see more videos from user @emememeom, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Bandara Soetta Masih Ditutup hingga 17.30 WIB akibat Abu Vulkanik Sumber Video: Aaron Rheins  JAKARTA, KOMPAS.com - Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten masih ditutup sementara akibat dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau pada Minggu (6/9/2026).  Berdasarkan pembaruan Notice to Airmen (NOTAM) yang diterbitkan AirNav Indonesia melalui Unit Pelayanan Informasi Aeronautika, penutupan Bandara Soekarno-Hatta diperpanjang hingga waktu yang diperkirakan pukul 17.30 WIB.   Pembaruan tersebut tercantum dalam NOTAM A3348/26, yang sekaligus menggantikan NOTAM sebelumnya, yakni A3346/26. Dalam dokumen tersebut, lokasi yang tercantum adalah WIII - JAKARTA / Soekarno-Hatta, dengan keterangan informasi
Bandara Soetta Masih Ditutup hingga 17.30 WIB akibat Abu Vulkanik Sumber Video: Aaron Rheins JAKARTA, KOMPAS.com - Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten masih ditutup sementara akibat dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau pada Minggu (6/9/2026). Berdasarkan pembaruan Notice to Airmen (NOTAM) yang diterbitkan AirNav Indonesia melalui Unit Pelayanan Informasi Aeronautika, penutupan Bandara Soekarno-Hatta diperpanjang hingga waktu yang diperkirakan pukul 17.30 WIB. Pembaruan tersebut tercantum dalam NOTAM A3348/26, yang sekaligus menggantikan NOTAM sebelumnya, yakni A3346/26. Dalam dokumen tersebut, lokasi yang tercantum adalah WIII - JAKARTA / Soekarno-Hatta, dengan keterangan informasi "Aerodrome - Closed” atau bandar udara ditutup. Adapun alasan penutupan dinyatakan secara langsung dalam teks NOTAM, yakni “AD CLSD DUE TO KRAKATAU VOLCANIC ASH”, yang berarti bandaraditutup karena abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Berdasarkan waktu yang tercantum dalam NOTAM, penutupan berlaku mulai 6 September 2026 pukul 06.23 UTC. Jika dikonversikan ke waktu Indonesia bagian barat (WIB), waktu tersebut menjadi 13.23 WIB. Sementara itu, waktu berakhirnya penutupan pada 6 September 2026 pukul 10.30 UTC (EST) atau sekitar 17.30 WIB. AirNav Indonesia juga menyatakan, informasi dalam NOTAM bersifat dinamis. Untuk memastikan validitas informasi, pengguna diarahkan mengakses sistem informasi aeronautika AirNav Indonesia. Bahaya abu vulkanik bagi penerbangan Abu vulkanik menjadi salah satu bahaya serius bagi penerbangan karena partikelnya terdiri atas material batuan, mineral, dan kaca vulkanik yang keras serta abrasif. Menurut Lembaga Survei Geologi AS (USGS), abu vulkanik yang masuk ke atmosfer dapat terbawa angin hingga ratusan kilometer dari sumber erupsi. Konsentrasi abu yang tinggi dapat mengurangi jarak pandang, merusak sistem kendali dan instrumen pesawat, hingga menyebabkan mesin jet kehilangan daya. Risiko terbesar muncul ketika abu terhisap ke dalam mesin jet. USGS menjelaskan, material silikat dalam abu vulkanik memiliki titik leleh yang lebih rendah dibandingkan temperatur operasi mesin jet modern. Partikel abu yang masuk ke mesin dapat meleleh dan kemudian menempel kembali pada bagian mesin yang lebih dingin. Kondisi tersebut dapat mengganggu kinerja mesin, memicu compressor stall, bahkan menyebabkan hilangnya daya dorong. Lembaga Penerbangan Federal AS (FAA) juga menegaskan, menghindari pertemuan dengan awan abu vulkanik merupakan langkah utama dalam operasi penerbangan. Persoalannya, awan abu tidak selalu dapat terlihat, terutama pada malam hari atau kondisi instrumen, dan awan tersebut juga tidak terdeteksi oleh radar pesawat maupun radar pengatur lalu lintas udara seperti awan cuaca biasa. Karena itu, informasi dari pengendali lalu lintas udara, laporan pilot, serta sistem pemantauan aktivitas vulkanik menjadi penting dalam menentukan rute penerbangan. Bahaya juga dapat muncul ketika abu telah mengendap di bandara. FAA menyebut lapisan tipis abu kering di landasan dapat mengurangi efektivitas pengereman, sementara abu basah juga dapat menurunkan efektivitas pengereman. #plane #erupsianakkrakatau #aviation #fyp

About