@diegoxjesus7:

É PROIBIDO DESISTIR
É PROIBIDO DESISTIR
Open In TikTok:
Region: BR
Friday 21 August 2026 20:33:49 GMT
247
35
0
2

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @diegoxjesus7, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

– Kekeringan mulai melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Grobogan. Salah satu yang terdampak cukup parah adalah Desa Karanganyar, Kecamatan Geyer, di mana warga terpaksa menggali lubang atau belik di dasar sungai yang telah mengering untuk mendapatkan air. Pemandangan itu terlihat di Dusun Karanganyar. Warga  membuat lubang sedalam sekitar satu meter di tengah aliran sungai yang kini hanya menyisakan rembesan air. Air yang keluar dari dasar tanah kemudian ditampung untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Karno, salah seorang warga, mengatakan belik telah dimanfaatkan warga sejak sekitar satu bulan terakhir. Menurutnya, sumber air tersebut menjadi andalan ketika sumur-sumur warga mulai mengering.
– Kekeringan mulai melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Grobogan. Salah satu yang terdampak cukup parah adalah Desa Karanganyar, Kecamatan Geyer, di mana warga terpaksa menggali lubang atau belik di dasar sungai yang telah mengering untuk mendapatkan air. Pemandangan itu terlihat di Dusun Karanganyar. Warga membuat lubang sedalam sekitar satu meter di tengah aliran sungai yang kini hanya menyisakan rembesan air. Air yang keluar dari dasar tanah kemudian ditampung untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Karno, salah seorang warga, mengatakan belik telah dimanfaatkan warga sejak sekitar satu bulan terakhir. Menurutnya, sumber air tersebut menjadi andalan ketika sumur-sumur warga mulai mengering. "Sudah sekitar satu bulan memakai belik. Airnya dipakai untuk mandi, mencuci, memasak, sampai minum ternak. Kami menunggu tetes demi tetes air yang terkumpul di lubang ini," ujarnya, Kamis (23/7/2026). Karno mengaku, warga harus sabar menunggu air merembes sedikit demi sedikit hingga cukup untuk diambil. Meski terbatas, sumber air itu menjadi tumpuan hidup masyarakat di tengah musim kemarau. Sementara itu, warga lainnya, Salamun, mengaku sebagian warga memilih membeli air bersih untuk kebutuhan rumah tangga. Satu toren berkapasitas sekitar 2.000 liter dibeli dengan harga Rp125 ribu dan umumnya dapat digunakan hingga dua pekan oleh keluarga kecil. "Kalau untuk kebutuhan rumah tangga beli air. Air dari belik lebih banyak untuk minum ternak sapi," kata Salamun. Kondisi ini menunjukkan dampak musim kemarau mulai dirasakan masyarakat di wilayah selatan Grobogan. Warga berharap bantuan air bersih segera disalurkan agar kebutuhan sehari-hari dapat terpenuhi dan beban ekonomi masyarakat tidak semakin berat. #infogrobogan #grobogan #grobogantoday #infogeyer #kekeringangrobogan

About