@kingofdelta_tn49: ♥️𝕮𝖍𝖆𝖗𝖒𝖎𝖓𝖌 𝕭𝖔𝖞♥️#foryourpage #viraltiktok #tredingvideo

சோழர்வம்சத்தின்கடைசிஇளவரசன்🖤❤
சோழர்வம்சத்தின்கடைசிஇளவரசன்🖤❤
Open In TikTok:
Region: QA
Friday 21 August 2026 22:46:15 GMT
7440
415
23
23

Music

Download

Comments

sadhamhussain421
Sadham Hussain :
ipo ungalaiyum 200 ups nu solla poranga yena TVK ku opposite ah oru video clip potadhukku 😂🤣😂....simply they point out as DMK if we question against TVK 🤗
2026-08-22 07:44:38
0
abcwk70
zara :
💯 correct
2026-08-22 07:13:47
2
user6716947483951
ravi &ravi nuk :
makkal so problem pending never talking but waste time and current bill high land interest money high some 😂😂 vajiy going end potical kk waiting bro
2026-08-22 05:42:07
0
rk.thanjai.tamilzramkuma
RK thanjai tamilzn :
உண்மையை உரைக்க சொன்னீர் 😅😅😅😅
2026-08-22 04:30:37
5
jegasara81
jegasara :
😅😅😅😅😅😅😅
2026-08-22 01:37:37
3
nskanaga15
rajan :
👌👌👌 அருமை
2026-08-22 03:40:26
2
nallarasanabsolut
Nallarasan :
live
2026-08-22 09:34:33
0
mohamedgani251
A.M.M.G., G K :
2026-08-22 07:42:40
0
a..r..k..v..m
A. R. k. v. m :
ப்ரோ எதிர்க்கட்சி கேட்கிற கேள்விகளுக்கு பதில் தெரியவில்லை என்றால் வேற என்ன பேசுவாங்க கதை கட்டுவாங்க இதுதான் உண்மை
2026-08-22 08:24:44
0
user6160877327103
user6160877327103 :
👌👌👌
2026-08-22 06:45:06
0
kumarodayappan
Kumar :
last time BJP upi iwan now DMK upi
2026-08-22 08:57:17
0
shajahanats
Shajahansaif😍❣️ :
2026-08-22 06:38:17
0
md.jafar816
Md Jafar :
ok
2026-08-22 00:14:08
0
user6716947483951
ravi &ravi nuk :
sure bro
2026-08-22 05:39:18
0
chellams_sg
chellams_sg :
TVK zero maturity
2026-08-22 01:27:07
2
suguraman8
suguraman :
😁😁😁
2026-08-22 09:17:53
0
nawaskhan1717
Nawaskhan1717 :
👍👍👍👍👍👍
2026-08-22 00:52:13
0
sethu44951
Sethuramanpillai dhiravidanama :
😁😁😁
2026-08-22 05:10:07
0
hemalathaapplanai
hemalathaapplanai :
👌🏼👌🏼👌🏼👌🏼
2026-08-22 02:39:19
0
vasuki.subramaniam
Vasuki Subramaniam :
👍
2026-08-22 01:17:28
0
sivagangaikaran63
SIVAGANGAI :
👌👌👌👌
2026-08-22 06:04:16
0
sathik.basha5
Sathik Basha :
🤪🤪🤪👌👌👌
2026-08-22 09:41:04
0
To see more videos from user @kingofdelta_tn49, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Replying to @candrabayusaputro  Replying to @candrabayusaputro  🏭 1916: Awal Mula di Pematang Siantar Cerita Cap Badak dimulai pada tahun 1916, ketika seorang ahli kimia asal Swiss bernama Heinrich Surbeck tiba di Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara. Kota ini dipilih karena airnya yang jernih dan berkualitas tinggi, serta posisinya sebagai kota yang mulai berkembang pesat. Di tahun yang sama, Surbeck mendirikan pabrik bernama NV Ijs Fabriek Siantar (Ijs = Es dalam bahasa Belanda). Pada awalnya, pabrik ini hanya memproduksi es batu dan konsentrat buah markisa. --- 🦏 1920-an: Lahirnya
Replying to @candrabayusaputro Replying to @candrabayusaputro 🏭 1916: Awal Mula di Pematang Siantar Cerita Cap Badak dimulai pada tahun 1916, ketika seorang ahli kimia asal Swiss bernama Heinrich Surbeck tiba di Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara. Kota ini dipilih karena airnya yang jernih dan berkualitas tinggi, serta posisinya sebagai kota yang mulai berkembang pesat. Di tahun yang sama, Surbeck mendirikan pabrik bernama NV Ijs Fabriek Siantar (Ijs = Es dalam bahasa Belanda). Pada awalnya, pabrik ini hanya memproduksi es batu dan konsentrat buah markisa. --- 🦏 1920-an: Lahirnya "Limun Badak" Memasuki tahun 1920-an, keluarga Surbeck memperkenalkan produk baru: minuman bersoda yang kemudian dikenal sebagai "Limun Badak" atau soda Cap Badak. Nama "Badak" dipilih sebagai simbol harapan agar perusahaan ini bisa bertahan lama dan sekuat badak, serta mampu bersaing dengan produk asing seperti Coca-Cola. Ciri Khas Cap Badak: · Rasa paling ikonik adalah Sarsaparilla (disingkat "sarsi"), yang diekstrak dari tumbuhan herbal asal Meksiko · Memiliki 8 varian rasa: Orange Pop, Raspberry, Nanas, Grape Fruit Soda, American Ice Cream Soda, Coffe Bear, dan Soda Water · Varian Sarsaparilla menjadi yang paling populer dan khas --- 📈 1930-1940-an: Masa Kejayaan & Ekspansi Pada masa kejayaannya, NV Ijs Fabriek Siantar tidak hanya memproduksi minuman, tetapi juga mengelola pembangkit listrik dan hotel. Produk-produknya, termasuk sari buah markisa bermerek Marquisa Sap, bahkan diekspor ke Eropa seperti Swiss, Belanda, dan Belgia. Pada tahun 1938, seorang pemuda bernama Elman Tanjung mulai bekerja di pabrik ini sebagai pegawai rendahan. Ia kemudian menjadi tokoh kunci dalam sejarah Cap Badak. --- ⚔️ 1945-1959: Masa Sulit & Pergantian Kepemimpinan Setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, situasi berubah drastis. Heinrich Surbeck dibunuh oleh laskar rakyat dalam gejolak pasca-kemerdekaan. Dua anaknya sempat diungsikan ke Eropa. Meskipun tanpa kehadiran Surbeck, pabrik tetap beroperasi. Salah satu anaknya, Lydia Rosa, kembali ke Pematang Siantar pada tahun 1947 dan menikah dengan pria Belanda bernama Otto, yang kemudian mengelola pabrik hingga tahun 1959. Pada tanggal 21 Januari 1959, nama pabrik secara resmi diubah dari NV Ijs Fabriek Siantar menjadi PT Pabrik Es Siantar dan Pembangkit Listrik Sumatera Utara. --- 👨‍💼 1959-1969: Elman Tanjung Menjadi Direktur Pada tahun yang sama, karena isu nasionalisasi aset asing, Otto menyerahkan pengelolaan pabrik kepada Elman Tanjung. Tanjung, yang telah bekerja di pabrik sejak 1938, resmi diangkat menjadi direktur pada usia 44 tahun. Di bawah kepemimpinannya, pabrik tetap beroperasi dan mempertahankan produksi Cap Badak hingga tahun 1963, ketika Otto dan Rosa meninggalkan Indonesia menuju Swiss. --- 🤝 1969-1971: Akuisisi oleh Julius Hutabarat Pada tahun 1969, Elman Tanjung memperkenalkan pabrik ini kepada seorang pengusaha bernama Julius Hutabarat (atau Julianus Hutabarat). Hutabarat, yang bersama saudara-saudaranya memiliki usaha Barat Trading Company, berminat membeli perusahaan tersebut. Proses pembelian dilakukan dengan sistem cicilan hingga pada tahun 1971, 100% saham PT Pabrik Es Siantar resmi menjadi milik Julius Hutabarat. Elman Tanjung masih dipercaya mengelola perusahaan hingga tahun 1987. --- 🦏 1970-an - Sekarang: Puncak Kejayaan & Warisan Di bawah kepemimpinan Julius Hutabarat, Cap Badak mencapai puncak kejayaannya. Produksi mencapai 35.000 hingga 40.000 peti per bulan, dan didistribusikan tidak hanya di Sumatera Utara tetapi juga hingga ke Jawa. Saat ini, bisnis ini diteruskan oleh generasi penerus, salah satunya Ronald Hutabarat, anak dari Julius Hutabarat. Cap Badak tetap diproduksi hingga kini dan menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah kuliner Sumatera Utara. #ResepDariMasaLalu #CapBadak #MinumanLegendaris #KulinerSumatera #SejarahKuliner

About