@jiashi_tv_sa: الحلقة 63

Jiashi_TV
Jiashi_TV
Open In TikTok:
Region: SA
Saturday 22 August 2026 04:11:11 GMT
1999
39
0
1

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @jiashi_tv_sa, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Bongkahan gletser raksasa runtuh di sisi Tibet pada Rabu (26/8/2026) dan memicu banjir bandang yang menghantam permukiman di Distrik Rasuwa, Nepal. Bongkahan es berukuran sekitar 610 meter itu terlepas dari gletser di ketinggian 17.000 kaki (5.180 meter), lalu jatuh hampir 4.000 kaki (1.200 meter) menuju lembah. Es sempat membendung sungai sebelum bendungan alami itu jebol dan membuat ketinggian air naik hingga 9 meter dalam hitungan menit. Peristiwa ini diduga dampak pemanasan global terhadap gletser Himalaya. Suhu yang terus meningkat membuat gletser menyusut dan menjadi semakin rapuh, sehingga risiko runtuhnya bongkahan es dan longsoran gletser ikut meningkat. Analisis citra satelit oleh ahli geologi dan glasiologi menunjukkan bongkahan tersebut berasal dari gletser di wilayah Tibet. Getaran yang sempat diduga sebagai gempa juga dipastikan USGS berasal dari longsoran gletser. Lebih dari 390 orang tewas dan 1.400 lainnya dilaporkan hilang di Nepal dan Tibet. Kejadian ini bukan fenomena tunggal. Selama 40 tahun terakhir, Himalaya telah kehilangan hingga seperempat es gletsernya. Laju kehilangan es bahkan meningkat, dengan pencairan 65 persen lebih cepat sejak 2010 dibandingkan dekade sebelumnya. Para ilmuwan memperingatkan, semakin panas bumi, semakin rapuh gletser dan semakin besar risiko bencana yang ditimbulkannya. 📸: Dok. Ilustrasi AI, Reuters, AFP. ⁠ Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.⁠ ⁠ 📝: focus | bencananepal | news | svl | R099 | R120 | E169 #bicarafaktalewatberita #kumparan
Bongkahan gletser raksasa runtuh di sisi Tibet pada Rabu (26/8/2026) dan memicu banjir bandang yang menghantam permukiman di Distrik Rasuwa, Nepal. Bongkahan es berukuran sekitar 610 meter itu terlepas dari gletser di ketinggian 17.000 kaki (5.180 meter), lalu jatuh hampir 4.000 kaki (1.200 meter) menuju lembah. Es sempat membendung sungai sebelum bendungan alami itu jebol dan membuat ketinggian air naik hingga 9 meter dalam hitungan menit. Peristiwa ini diduga dampak pemanasan global terhadap gletser Himalaya. Suhu yang terus meningkat membuat gletser menyusut dan menjadi semakin rapuh, sehingga risiko runtuhnya bongkahan es dan longsoran gletser ikut meningkat. Analisis citra satelit oleh ahli geologi dan glasiologi menunjukkan bongkahan tersebut berasal dari gletser di wilayah Tibet. Getaran yang sempat diduga sebagai gempa juga dipastikan USGS berasal dari longsoran gletser. Lebih dari 390 orang tewas dan 1.400 lainnya dilaporkan hilang di Nepal dan Tibet. Kejadian ini bukan fenomena tunggal. Selama 40 tahun terakhir, Himalaya telah kehilangan hingga seperempat es gletsernya. Laju kehilangan es bahkan meningkat, dengan pencairan 65 persen lebih cepat sejak 2010 dibandingkan dekade sebelumnya. Para ilmuwan memperingatkan, semakin panas bumi, semakin rapuh gletser dan semakin besar risiko bencana yang ditimbulkannya. 📸: Dok. Ilustrasi AI, Reuters, AFP. ⁠ Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.⁠ ⁠ 📝: focus | bencananepal | news | svl | R099 | R120 | E169 #bicarafaktalewatberita #kumparan

About