@ummu.maryam416: Bismillahirrahmanirrahim Dulu aku pikir,, untuk merasa aman aku harus memastikan bahwa tidak ada seorang pun yang akan meninggalkanku. Aku ingin dicintai. Aku ingin dipilih. Aku ingin dipertahankan. Aku ingin memiliki seseorang yang bisa menjadi tempatku bersandar. Karena jauh di dalam diriku, ada seorang anak kecil yang pernah kehilangan rasa aman. Anak yang pernah melihat keluarganya berantakan. Anak yang kehilangan keutuhan kedua orang tuanya. Anak yang kemudian merasa ditinggalkan dan harus belajar menjalani hidup dengan luka kehilangan. Maka ketika dewasa, tanpa kusadari, aku membawa satu ketakutan: “Bagaimana kalau aku ditinggalkan lagi?” Aku takut kehilangan pasangan. Takut dikhianati. Takut akan masa depan. Bahkan terkadang aku mencoba mencari rasa aman dengan memilih keadaan atau manusia tertentu yang menurut pikiranku lebih kecil kemungkinannya untuk meninggalkanku. Sampai akhirnya Allah memperkenalkan kepadaku sebuah pemahaman yang jauh lebih dalam. Bahwa rasa aman sejati tidak pernah berasal dari manusia. Manusia bisa mencintai kita hari ini dan berubah esok hari. Manusia bisa berjanji, tetapi tidak mengetahui apa yang akan terjadi besok. Manusia bisa sangat dekat dengan kita, tetapi hatinya tetap berada dalam genggaman Allah. Dan manusia yang kita cintai pun tidak pernah benar-benar berada dalam kendali kita. Lalu kepada siapa hati ini harus bersandar? Kepada Allah. Ketika aku memahami bahwa Allah-lah yang menggenggam hidupku, perlahan ketakutanku mulai kehilangan kekuatannya. Aku tidak lagi harus memastikan siapa yang akan tinggal. Aku tidak harus mengetahui bagaimana masa depanku. Aku tidak harus mengendalikan hati manusia agar tetap mencintaiku. Karena ada satu hal yang pasti: Allah tahu apa yang tidak aku tahu. Allah melihat apa yang tidak mampu kulihat. Allah mengetahui siapa yang baik untukku dan siapa yang tidak. Allah mengetahui apa yang akan terjadi sebelum aku mengetahuinya. Maka tugasku bukan mengendalikan takdir. Tugasku adalah berikhtiar, memilih dengan akal dan iman, kemudian bertawakkal kepada Allah. Aku boleh berhati-hati. Aku boleh memilih pasangan berdasarkan agama, akhlak, amanah dan tanggung jawab. Tetapi aku tidak lagi menjadikan kekayaan atau kemiskinan seseorang sebagai jaminan kesetiaan. Karena miskin tidak menjamin seseorang setia. Kaya juga tidak otomatis membuat seseorang berkhianat. Yang menentukan adalah karakter dan pilihan manusia—dan di atas semuanya, aku percaya bahwa Allah-lah yang menguasai segala sesuatu. Dulu aku berpikir: “Aku akan aman kalau menemukan manusia yang tidak pernah meninggalkanku.” Sekarang aku belajar berkata: “Aku akan tetap aman bersama Allah, bahkan ketika manusia pergi.” Dan ternyata... Itulah kebebasan yang selama ini dicari oleh hatiku. Bukan kebebasan dari kemungkinan kehilangan. Tetapi kebebasan dari ketakutan terhadap kehilangan. Karena aku mulai memahami: Kalau seseorang pergi, Allah tidak pergi. Kalau seseorang mengecewakan, Allah tetap menjadi tempatku kembali. Kalau sebuah rencana gagal, Allah tetap memegang jalan hidupku. Kalau sesuatu yg kucintai harus kulepaskan, aku masih memiliki Allah. Maka hati yg sudah menemukan Allah sebagai tempat bersandar... tidak lagi hidup dalam ketakutan. Bukan karena hidupnya tidak memiliki ujian. Bukan karena manusia tdk mungkin menyakitinya. Tetapi karena ia tahu: “Apa pun yang terjadi, aku tidak pernah sendirian. Ada Allah yg menggenggam hidupku.” Dan mungkin inilah salah satu bentuk kesembuhan yg paling indah: Ketika kita berhenti meminta dunia menjamin rasa aman kita, lalu mulai percaya bahwa Allah adalah sebaik-baik tempat bersandar. “Cukuplah Allah bagiku.” Maka biarkan manusia datang dan pergi sesuai takdir-Nya. Biarkan kehidupan berubah sesuai kehendak-Nya. Tugasku hanya terus berjalan bersama Allah. Karena selama Allah ada di dalam hati dan menjadi tempat bersandar, apa lagi yg harus ku takutkan? Alhamdulillah. ternyata rasa aman yg selama ini kucari ke mana-mana, sudah ada sejak awal. Hanya saja, aku baru belajar menemukannya di dlm kedekatanku kpd Allah. #allah #tawakal
Ummu Maryam.S💚🇮🇩
Region: ID
Saturday 22 August 2026 08:09:41 GMT
Music
Download
Comments
citami :
lagi di fase dimana ak merasa sendiri Ummu ,, ada pasangan tapi merasa sendiri .. menangis ak membaca vt ini Ummu ,, selama ini ak salah bersandar kepada manusia ,, mencintai manusia ,, mulai hari ini ,, akan ak ubah cara pandang ak Ummu .. doa kan ak Ummu ..
2026-08-31 06:28:34
1
pemburu hidayah :
aku merasa aku paling buruk,kembali kepada dosa yg gk pernah ingin aku ulang,bertemu dgn org salah,dihianati,ditinggalkan,dihina d abaikan d manfaatkan setidak beruntung itukah akua,atau kah Allah tidak menyayangiku😭😭😭😭
2026-08-23 14:49:09
2
lawuhkuno.indonesia :
aku sering nangis sendiri mengingat betapa Allah maha baik mengatur alur kehidupanku,
2026-08-22 09:39:36
9
BRP²⁸ :
Boleh kah aku bersandar ummu
2026-08-25 14:15:16
1
nur danuelvano :
terimakasih Ummu..bergetar rasanya ya Allah...dibalik luka kehilangan karna kematian ternyata ini jawabannya ya Allah .. terimakasih engkau begitu baik ...🥹🙏❤️
2026-08-24 10:11:36
4
mamah ara@90 :
emang benar tapi klau lagi di rumah sendirian suka nangis emang aku sebatang kara
2026-08-22 10:05:32
2
Estu Pawestri Navisha :
Allah Dulu,
Allah Lagi,
Allah Terus.
Terus-terusan
dengan Allah Swt.
🫶
2026-08-22 12:25:59
7
I'm//2301 :
Allah pasti memberikan yg terbaik utk kita 🥰
2026-08-22 10:53:20
1
Tiara :
masyaAllah subhanallah Tabarakallah
2026-09-02 04:01:47
0
Teteh Win Aja :
Maa syaa Allah Ummu... Betul sekali Ummu, Hanya Allah tempat bersandar dan berserah diri 💕
2026-08-22 08:33:18
3
she🫰🏻 :
🥰🥰 sesungguhnya Allah sebaik baiknya sandaran
2026-08-22 20:56:52
1
atul ummu nisnayta :
قُلْإِنّصَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَوَمَمَاتِي لِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ“Katakanlah: Sesungguhnya salatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan seluruh alam.”
📖 QS. Al-An‘ām [6]: 162
Dalam tasawuf Kalam Rabiah Al adawiyah
Ilāhī anta maqṣūdī, wa riḍāka maṭlūbī.
“Tuhanku, Engkaulah tujuanku, dan ridha-Mu yang kucari.”
😭😭😭😭
2026-08-23 03:17:52
1
mamah dhiaz :
aku yg skrng ...
2026-08-23 00:35:02
1
buju :
Hasbunallah nikmal wakil,cukup Allah sebagai penolongku 🤲
2026-08-23 07:50:57
1
khadijah :
semua maslahy obatY cma Shalat. yaa shalat. Allah
2026-08-23 00:14:19
1
nurs :
ya allah hanya engkau satu"nya tempat hamba bersandar, ampuni hamba ya allah😩😩😩😩
2026-08-24 00:17:01
1
mame aura :
itu aku dulu... Alhamdulillah sekarang sudah belajar kalo aku salah... Allah sellau bersama ku...
2026-08-22 09:00:43
1
Sunarsih SAG🌹 :
assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh umma alhamdulillah aku jg umma sehat selalu🤲💕💕💕🥰🥰🥰
2026-08-22 08:37:25
0
Lindaa :
terimakasih ilmunya
2026-09-02 11:23:59
1
hanya Allah yg tau :
ya Allah sesak dada ini ya Allah😭😭ajari aku yg aku cintai hanya Allah semata😭😭
2026-09-02 10:16:09
0
Sagitarius Girl 💗💕 :
Btull bngett 👍👍😍
2026-09-02 08:47:48
0
ab1912ry :
aq punya Allah 🥰🥰
2026-09-02 04:09:52
0
Yolanda AlFirantina :
ummu 😭 msh berproses ummu, do'akan bathin neh kuat ummu😇😇Allah Baik Allah Dekat🤲🤲😇
2026-09-02 04:05:31
0
Hamba allah😇 :
masha allah tabarakallah🙏
2026-08-26 09:46:09
1
Murni Aty :
💐
2026-08-22 09:22:45
1
To see more videos from user @ummu.maryam416, please go to the Tikwm
homepage.