@swalwaw: heart of worship 💝

sal
sal
Open In TikTok:
Region: ID
Saturday 22 August 2026 12:40:42 GMT
564
50
0
1

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @swalwaw, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Pada tahun 1945, Hōshō sudah tidak lagi bertugas sebagai kapal induk tempur. Kapal induk pertama Jepang ini menghabiskan masa-masa terakhir Perang Dunia II sebagai kapal latih di perairan Jepang. Saat serangan udara besar Amerika menghantam Pangkalan Kure pada Juli 1945, Hōshō hanya mengalami kerusakan ringan dan berhasil selamat dari perang, menjadikannya satu-satunya kapal induk armada Jepang yang bertahan hingga akhir konflik. Setelah Jepang menyerah pada 2 September 1945, Hōshō diserahkan kepada Sekutu dan dicoret dari daftar Angkatan Laut Jepang pada 5 Oktober 1945. Namun, kisahnya belum berakhir. Kapal yang dahulu menjadi pelopor penerbangan laut Jepang ini diubah menjadi kapal repatriasi untuk memulangkan tentara serta warga sipil Jepang yang masih berada di berbagai wilayah bekas pendudukan. Agar mampu mengangkut lebih banyak penumpang, bagian depan dek penerbangannya dipotong dan hanggarnya dimodifikasi. Sepanjang akhir 1945 hingga pertengahan 1946, Hōshō melakukan sembilan pelayaran repatriasi, mengangkut sekitar 40.000 orang kembali ke tanah air dari berbagai daerah seperti Kepulauan Marshall, Papua Nugini, dan Tiongkok. Pada 31 Agustus 1946, Hōshō diserahkan kepada Kementerian Dalam Negeri Jepang untuk dibongkar. Proses pembongkarannya dimulai pada 2 September 1946 di Osaka dan selesai pada 1 Mei 1947. Dengan berakhirnya Hōshō, berakhir pula perjalanan kapal induk pertama Jepang—kapal yang telah mengajarkan Angkatan Laut Kekaisaran Jepang cara mengoperasikan kapal induk, namun pada akhirnya harus menghabiskan hari-hari terakhirnya bukan sebagai kapal perang, melainkan sebagai kapal yang membawa pulang rakyatnya ke rumah. #ijnhoushou #kancolleedit #History #fouryou #fyp
Pada tahun 1945, Hōshō sudah tidak lagi bertugas sebagai kapal induk tempur. Kapal induk pertama Jepang ini menghabiskan masa-masa terakhir Perang Dunia II sebagai kapal latih di perairan Jepang. Saat serangan udara besar Amerika menghantam Pangkalan Kure pada Juli 1945, Hōshō hanya mengalami kerusakan ringan dan berhasil selamat dari perang, menjadikannya satu-satunya kapal induk armada Jepang yang bertahan hingga akhir konflik. Setelah Jepang menyerah pada 2 September 1945, Hōshō diserahkan kepada Sekutu dan dicoret dari daftar Angkatan Laut Jepang pada 5 Oktober 1945. Namun, kisahnya belum berakhir. Kapal yang dahulu menjadi pelopor penerbangan laut Jepang ini diubah menjadi kapal repatriasi untuk memulangkan tentara serta warga sipil Jepang yang masih berada di berbagai wilayah bekas pendudukan. Agar mampu mengangkut lebih banyak penumpang, bagian depan dek penerbangannya dipotong dan hanggarnya dimodifikasi. Sepanjang akhir 1945 hingga pertengahan 1946, Hōshō melakukan sembilan pelayaran repatriasi, mengangkut sekitar 40.000 orang kembali ke tanah air dari berbagai daerah seperti Kepulauan Marshall, Papua Nugini, dan Tiongkok. Pada 31 Agustus 1946, Hōshō diserahkan kepada Kementerian Dalam Negeri Jepang untuk dibongkar. Proses pembongkarannya dimulai pada 2 September 1946 di Osaka dan selesai pada 1 Mei 1947. Dengan berakhirnya Hōshō, berakhir pula perjalanan kapal induk pertama Jepang—kapal yang telah mengajarkan Angkatan Laut Kekaisaran Jepang cara mengoperasikan kapal induk, namun pada akhirnya harus menghabiskan hari-hari terakhirnya bukan sebagai kapal perang, melainkan sebagai kapal yang membawa pulang rakyatnya ke rumah. #ijnhoushou #kancolleedit #History #fouryou #fyp

About