@highonmusic.usuk: His voice is so great 😍 Beauty and a Beat - Video : @Asema🪭 #highonmusic #cover #nybatman

HIGH ON MUSIC
HIGH ON MUSIC
Open In TikTok:
Region: VN
Saturday 22 August 2026 14:02:24 GMT
731325
64159
563
1700

Music

Download

Comments

butterpop37
Queen gem :
His voice sounds like Justin
2026-09-16 04:02:27
0
enorjon10buqaj04
jonithebesteditor :
the boy is a bit jealous abt the girl
2026-08-25 20:04:54
119
layla.lopez523
Layla Lopez :
Justin Bieber
2026-08-24 00:38:41
92
hamzazoro5
hamza-one-piece-fan :
song name
2026-09-15 19:30:44
0
yanaramos37
Cute_micaella😝 :
▶︎•ll||ll|||||llll||||||llll 10:00
2026-08-29 10:21:56
18
akon69643
🔥akon🔥 :
осы бала унайдше😅🥰
2026-08-25 15:35:47
100
vincet_2000
vincent :
ako lang ba tagalog dito
2026-08-25 07:06:04
64
sofas010
sofia :
Я одна укр
2026-08-28 18:45:57
7
selvamapojustinry
justin11 :
io mi chiamo Justin
2026-08-30 09:25:38
0
kino.kino784
KINO.MANIA :
Тезірек сахнаны жарыңдаршы қазакстаның
2026-08-27 20:35:56
25
lucianagonzalez170
🎀L🎀 :
La cortaba a la mejor parte
2026-08-25 18:29:32
8
gjoana.doda
Megi :
justinnnnnnnnnnnnnnnn
2026-08-26 09:33:53
6
red_lov3r6
nothing :
my single ass watching ts
2026-08-27 08:59:57
43
urfavunknownseph2_01
urfavunknownseph2_01 :
Justin Rorr😂❤️
2026-08-27 00:34:57
16
urgurlsofia2
Sofia💕 :
JUSTIIIIIIIIIIN
2026-09-04 17:19:26
8
To see more videos from user @highonmusic.usuk, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Alasan Dibalik #revolusiiran1979  Perayaan 2.500 Tahun Kekaisaran Persia yang digelar pada Oktober 1971 sering disebut sebagai pesta paling luar biasa dan paling mahal di muka bumi. Shah Mohammad Reza Pahlavi ingin menegaskan bahwa Iran adalah pewaris peradaban besar dunia. Acara ini berlangsung di Persepolis, bekas ibu kota Kekaisaran Akhemeniyah, dengan serangkaian pertunjukan dan jamuan yang dirancang untuk membuat kesan tak terlupakan bagi tamu negara dari seluruh dunia. Total biaya resmi tercatat sekitar US$17–22 juta, jika dikonversi ke rupiah dengan kurs sekarang (US$1 = Rp16.600) menjadi Rp282–365 miliar. Versi populer yang dibesar-besarkan media menyebut angka US$635 juta, atau setara Rp10,5 triliun, sehingga terdengar seperti pesta tergila di bumi. Acara pusat di gurun sekitar Persepolis menampilkan “kota tenda” mewah yang dibangun khusus untuk perayaan ini. Tenda‑tenda besar dirancang oleh firma Prancis dengan standar kenyamanan setara hotel bintang lima. Di dalamnya terdapat fasilitas komunikasi internasional, layanan mewah, dan ruang jamuan bagi tamu penting. Jamuan makan puncak perayaan berlangsung selama beberapa jam dengan hidangan kelas atas yang disiapkan oleh restoran terkenal Maxim’s de Paris. Puluhan limusin Mercedes‑Benz disediakan untuk transportasi keluarga kerajaan dan tamu VIP, sementara jaringan satelit menyiarkan acara ke luar negeri. Sekitar 60 negara mengirim delegasinya, termasuk kepala negara dan perwakilan tingkat tinggi. Indonesia turut hadir melalui Presiden Soeharto, yang mewakili negara dan memperkuat hubungan diplomatik serta politik dengan Iran. Kehadiran Soeharto menegaskan posisi Indonesia sebagai negara aktif di panggung internasional dan menghormati acara global yang sarat simbol sejarah dan politik. Upacara pembukaan dan pertunjukan budaya memadukan unsur sejarah Persia klasik dengan estetika modern, termasuk musik dan sinematografi yang disiarkan secara internasional. Semua elemen acara dibuat sedemikian rupa agar mengesankan kemegahan dan kekayaan Iran. Di tengah kemewahan tersebut, perayaan ini menuai kritik tajam. Tokoh agama seperti Ruhollah Khomeini mengecam acara ini karena dianggap tidak mencerminkan realitas kehidupan rakyat yang masih banyak menghadapi kemiskinan. Penggunaan dana negara untuk pesta ekstrem sementara ketimpangan sosial tinggi dianggap pemborosan besar. Media internasional beberapa pihak pun menggambarkan perayaan ini sebagai simbol ketidakpedulian pemerintah terhadap kebutuhan rakyat. Perayaan ini menjadi simbol penting bagi kelompok oposisi yang ingin menyoroti jurang antara rezim Pahlavi dan rakyat Iran. Meskipun tidak menjadi penyebab langsung Revolusi Iran 1979, acara ini memperkuat narasi tentang ketidakpuasan sosial dan politik yang berkontribusi terhadap keruntuhan monarki. #iran🇮🇷 #revolusiiran1979 #rezafahlevi #PestaTermahal
Alasan Dibalik #revolusiiran1979 Perayaan 2.500 Tahun Kekaisaran Persia yang digelar pada Oktober 1971 sering disebut sebagai pesta paling luar biasa dan paling mahal di muka bumi. Shah Mohammad Reza Pahlavi ingin menegaskan bahwa Iran adalah pewaris peradaban besar dunia. Acara ini berlangsung di Persepolis, bekas ibu kota Kekaisaran Akhemeniyah, dengan serangkaian pertunjukan dan jamuan yang dirancang untuk membuat kesan tak terlupakan bagi tamu negara dari seluruh dunia. Total biaya resmi tercatat sekitar US$17–22 juta, jika dikonversi ke rupiah dengan kurs sekarang (US$1 = Rp16.600) menjadi Rp282–365 miliar. Versi populer yang dibesar-besarkan media menyebut angka US$635 juta, atau setara Rp10,5 triliun, sehingga terdengar seperti pesta tergila di bumi. Acara pusat di gurun sekitar Persepolis menampilkan “kota tenda” mewah yang dibangun khusus untuk perayaan ini. Tenda‑tenda besar dirancang oleh firma Prancis dengan standar kenyamanan setara hotel bintang lima. Di dalamnya terdapat fasilitas komunikasi internasional, layanan mewah, dan ruang jamuan bagi tamu penting. Jamuan makan puncak perayaan berlangsung selama beberapa jam dengan hidangan kelas atas yang disiapkan oleh restoran terkenal Maxim’s de Paris. Puluhan limusin Mercedes‑Benz disediakan untuk transportasi keluarga kerajaan dan tamu VIP, sementara jaringan satelit menyiarkan acara ke luar negeri. Sekitar 60 negara mengirim delegasinya, termasuk kepala negara dan perwakilan tingkat tinggi. Indonesia turut hadir melalui Presiden Soeharto, yang mewakili negara dan memperkuat hubungan diplomatik serta politik dengan Iran. Kehadiran Soeharto menegaskan posisi Indonesia sebagai negara aktif di panggung internasional dan menghormati acara global yang sarat simbol sejarah dan politik. Upacara pembukaan dan pertunjukan budaya memadukan unsur sejarah Persia klasik dengan estetika modern, termasuk musik dan sinematografi yang disiarkan secara internasional. Semua elemen acara dibuat sedemikian rupa agar mengesankan kemegahan dan kekayaan Iran. Di tengah kemewahan tersebut, perayaan ini menuai kritik tajam. Tokoh agama seperti Ruhollah Khomeini mengecam acara ini karena dianggap tidak mencerminkan realitas kehidupan rakyat yang masih banyak menghadapi kemiskinan. Penggunaan dana negara untuk pesta ekstrem sementara ketimpangan sosial tinggi dianggap pemborosan besar. Media internasional beberapa pihak pun menggambarkan perayaan ini sebagai simbol ketidakpedulian pemerintah terhadap kebutuhan rakyat. Perayaan ini menjadi simbol penting bagi kelompok oposisi yang ingin menyoroti jurang antara rezim Pahlavi dan rakyat Iran. Meskipun tidak menjadi penyebab langsung Revolusi Iran 1979, acara ini memperkuat narasi tentang ketidakpuasan sosial dan politik yang berkontribusi terhadap keruntuhan monarki. #iran🇮🇷 #revolusiiran1979 #rezafahlevi #PestaTermahal

About