@snlove370:

♡N♡LOVE♡S♡
♡N♡LOVE♡S♡
Open In TikTok:
Region: PK
Saturday 22 August 2026 14:50:58 GMT
3004
306
11
85

Music

Download

Comments

fazal.wahid.555
Fazal Wahid 804 :
f❤️❤️❤️s
2026-08-23 01:54:44
0
user278915832
Fahad Khan :
🥰🥰🥰
2026-08-24 05:25:27
0
ajmalkhan8682
➳A✿࿐̿꧂☯AjMaL𓆩༢࿔ྀુ :
🥰🥰🥰
2026-08-23 17:07:49
0
najib.gujjar0
Najib Gujjar :
🥰🥰🥰
2026-08-23 06:27:36
0
sksahilkhan644
Jan...ssk :
🥀🥀🥀
2026-08-23 04:42:08
0
abdulwaris9592
Abdul Waris :
🥰🥰🥰
2026-08-22 19:21:44
0
shoaibmalik78600000
Shoaib malik 032218 :
🥰🥰🥰
2026-08-22 19:19:40
0
user4161700131312
user4161700131312 :
🥰🥰🥰
2026-08-22 19:18:18
0
user955655057455
︎꧁☆❤️❀𝓼ɦ𝒂𝘬ⁱ𝗿𝘬ⲏ𝒂ᶰ❀❤️☆꧂👀 :
❤️❤️❤️
2026-08-22 18:49:30
0
d.i.khan.king804
ZAMA 👀 JANAN :
💔💔💔
2026-08-22 14:55:09
0
nazeer.khan..n.s
💘💔💘Nazeer Khan. N.S.K💔💘💘 :
🥰🥰🥰
2026-08-25 03:38:54
0
To see more videos from user @snlove370, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

#ViralForJustice #SahkanRUUPerampasanAset 15 DESEMBER 2026 HARUS JADI TITIK BALIK: RUU PERAMPASAN ASET KUAT MERAMPAS, KUAT MELINDUNGI Paripurna DPR RI 27 Agustus 2026 menegaskan momentum penyelesaian RUU Perampasan Aset. Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman melaporkan prosesnya telah melalui 35 RDPU dan 3 kunjungan kerja daerah. Wakil Ketua DPR RI Prof. Sufmi Dasco Ahmad menegaskan target penyelesaian paling lambat 15 Desember 2026. RUU ini jangan hanya membuat negara kuat merampas. Negara hukum harus lebih kuat mencegah kesewenang-wenangan. RUU wajib menjadi bagian Integrated Criminal Justice System, harmonis dengan UU No. 1/2023 tentang KUHP dan UU No. 20/2025 tentang KUHAP. Rekomendasi: 1. Bangun satu rantai asset recovery: tracing, pemblokiran, sita, rampas, pengelolaan, lelang hingga pengembalian aset, dengan kontrol pengadilan dan akuntabilitas yang tegas. 2. Rombak dan harmonisasi seluruh aturan internal sita-rampas-lelang, termasuk evaluasi PP No. 11/1947 jo. PP No. 43/1948, untuk menutup legal gap, menjamin due process of law, dan mencegah abuse of power. 3. Bedakan tegas barang rampasan negara, hak korban/pihak ketiga, dan dana amanah (fiduciary funds). ASABRI harus menjadi evaluasi normatif: aset tidak boleh otomatis menjadi penerimaan negara sebelum jelas asal, karakter, dan pemegang haknya. Kuat merampas hasil kejahatan, kuat melindungi hak, dan pastikan aset kembali kepada negara, korban, atau pihak yang secara hukum berhak. A luta Continua, Lanjutkan Perjuangan! Fortes Fortuna Iuvat, Keberuntungan Milik Pemberani! Salam sopan Indonesia! Muah! #Pitaloka #RiekeDiahPitaloka
#ViralForJustice #SahkanRUUPerampasanAset 15 DESEMBER 2026 HARUS JADI TITIK BALIK: RUU PERAMPASAN ASET KUAT MERAMPAS, KUAT MELINDUNGI Paripurna DPR RI 27 Agustus 2026 menegaskan momentum penyelesaian RUU Perampasan Aset. Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman melaporkan prosesnya telah melalui 35 RDPU dan 3 kunjungan kerja daerah. Wakil Ketua DPR RI Prof. Sufmi Dasco Ahmad menegaskan target penyelesaian paling lambat 15 Desember 2026. RUU ini jangan hanya membuat negara kuat merampas. Negara hukum harus lebih kuat mencegah kesewenang-wenangan. RUU wajib menjadi bagian Integrated Criminal Justice System, harmonis dengan UU No. 1/2023 tentang KUHP dan UU No. 20/2025 tentang KUHAP. Rekomendasi: 1. Bangun satu rantai asset recovery: tracing, pemblokiran, sita, rampas, pengelolaan, lelang hingga pengembalian aset, dengan kontrol pengadilan dan akuntabilitas yang tegas. 2. Rombak dan harmonisasi seluruh aturan internal sita-rampas-lelang, termasuk evaluasi PP No. 11/1947 jo. PP No. 43/1948, untuk menutup legal gap, menjamin due process of law, dan mencegah abuse of power. 3. Bedakan tegas barang rampasan negara, hak korban/pihak ketiga, dan dana amanah (fiduciary funds). ASABRI harus menjadi evaluasi normatif: aset tidak boleh otomatis menjadi penerimaan negara sebelum jelas asal, karakter, dan pemegang haknya. Kuat merampas hasil kejahatan, kuat melindungi hak, dan pastikan aset kembali kepada negara, korban, atau pihak yang secara hukum berhak. A luta Continua, Lanjutkan Perjuangan! Fortes Fortuna Iuvat, Keberuntungan Milik Pemberani! Salam sopan Indonesia! Muah! #Pitaloka #RiekeDiahPitaloka

About