@tokiohotel: Und ich seh dich vor mir👀

Tokio Hotel
Tokio Hotel
Open In TikTok:
Region: DE
Saturday 22 August 2026 20:47:20 GMT
3592875
403200
3274
12255

Music

Download

Comments

elea.p0
𝓔𝓵𝓮𝓪 :
Who likes Bill Kaulitz?
2026-08-22 20:48:58
17914
naroa_kaulitz
丰 Naroa_Kaulitz 丰 :
Bill and Nina together?? I genuinely wasn’t ready for this 😭
2026-08-22 20:49:53
16760
sontvn
son :
OH DIE STIMMEN MATCHEN SO GUT ZUSAMMEN.
2026-08-23 09:52:20
33953
sxlxnx245
†𝐒𝐞𝐥𝐢𝐧𝐚† :
Ich hab seine alte Stimme von früher rausgehört..
2026-08-23 23:19:13
3610
taso.jiquradze
˚₊‧꒰ა ♡ 𝓽𝓪𝓼𝓲𝓴𝓸 ♡ ໒꒱ ‧₊˚㋖ :
who loves tokio hotel
2026-08-22 20:54:25
1710
user9740891528674200001
user9740891528674200001 :
Bei Gott genau das ist es. Das passt so gut zu Bill. Jahrelang konnte man nicht mehr das fühlen was er singt und durch Nina Chuba kam das wieder. Hab Gänsehaut.
2026-08-23 20:44:00
1083
user7271861545154
шалун :
те кто его хейтит
2026-08-23 11:47:00
6
rappermanyoongi
rappermanyoongi :
Bill muss wieder auf deutsch singen, so schön
2026-08-23 09:54:45
2651
testerinmissschockwave
_booktok_missschockwave_tests_ :
Man sieht ihm an, dass er endlich sein darf wer er ist. So ein verdammtes glow up
2026-08-23 05:46:31
5792
ana_grumpy_oldman
Ana Grumpy-Oldman :
das ist sowas von ein tokio hotel song
2026-08-23 21:16:19
3237
x.kassi03
ྀི Kassi ྀི :
ich liebe es wenn Bill auf deutsch singt 😍
2026-08-22 22:24:29
32856
devils_girl95
Jule :
definitiv müssen die noch ein Lied machen oder ein Album 🔥
2026-08-23 09:19:47
446
thuraya.alnassani
🇧🇬丰Thuraya丰🇸🇾 :
BILLSSS OUTFIT IST WIEDER EINE 20/10
2026-08-22 20:56:25
417
9vq.r
رغــــــد丰 :
بيل صاير يوميا يبهرني ب انجازاته
2026-08-23 02:45:04
11
martin_pola55
Danimartin 🌶️ :
No es hate ni nada pero, parece un concierto cristiano 😂
2026-08-22 21:27:56
11
user2374836238081
⚖️𝔎𝔬𝔪𝔪𝔢𝔫𝔱𝔞𝔱𝔬𝔯𝔦𝔫⚖️ :
Die Maus singt wieder auf Deutsch 😳🥰!!!
2026-08-23 09:43:35
312
mon_ia489th
Моня✮🪽 :
как же я люблю эту песню
2026-08-22 20:54:36
181
alienkaulitz4k
Alien kaulitz 👽 :
iba a comentar pero salieron como 8 comentarios 😭
2026-08-22 20:49:03
212
colinee.xo
𝙲𝚘𝚕𝚒𝚗𝚎.𝚡𝚘 :
Il chante tellement bien en allemand 😍😍😍
2026-08-23 16:54:43
11
laflaca594
👄😏fan de Tom Kaulitz 😏👄 :
Quiero conocerlos
2026-08-22 20:53:47
41
emmi.k4ulitz2000
໋⋆ ✧ ✞ ㋖ 𝐄𝐦𝐦𝐢 丰 ⁴ ⁸ ³ ༄⋆ :
MY EARS ARE BLESSED
2026-08-22 22:37:47
29
alicebernardo97
ALICE🦇🧛‍♀️ :
Fazendo tudo menos vindo pra o Brasil ne bora bill
2026-08-23 13:55:20
5
avry_105
kssuzi🐈‍⬛ :
штаны Билла)
2026-08-24 00:42:29
5
_lysannx3
Lysann :
Highlight🩷
2026-08-22 21:56:32
1232
msunicornsparkle3
⋆♡ ꕤ A ꕤ ♡⋆ :
Bill singing is so beautiful
2026-08-24 18:54:28
84
To see more videos from user @tokiohotel, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sumpah… aku nulis ini sambil nahan air mata yang tumpah deras di pipi, dada sesak luar biasa, dan tangan gemetar hebat karena kewarasanku benar-benar sudah di ambang batas kehancuran. Di titik terendah hidupku yang paling gelap,  penuh tekanan, dan membuatku sering menangis terisak sendirian di sudut kamar seusai lelah banting tulang, aku mau jujur dan melepaskan semua beban batin yang menghimpit jiwaku: aku sudah sangat capek dan lelah luar biasa harus merawat suamiku yang hipertensinya tak kunjung sembuh, sementara aku juga harus banting tulang mencari nafkah sendirian untuk menggantikannya. Beban hidup ini rasanya terlalu berat untuk kupikul seorang diri di pundakku. Semua mimpi indah rumah tangga kami hancur lebur seketika, padahal kalau diingat-ingat kembali, malapetaka mengerikan ini bener-bener berawal dari gejala awal yang dari dulu selalu kami anggap remeh. Tiap kali suamiku pulang kerja dengan muka pusing, ngeluh leher belakang kerasa kaku banget, tengkuk berat kayak ditimpa beban berkuintal-kuintal, atau kepala rasanya cengkrang-cengkrang, kami selalu ngeles.  Dalam hati selalu mikir, “Ah, paling cuma capek habis cari uang, kurang tidur dikit, atau kebanyakan pikiran kerjaan doang, nanti juga hilang sendiri pas dibawa tidur.” Paling banter dia cuma bawa tidur sebentar, dioles minyak angin, atau ditempel koyo di leher tanpa pernah tahu ada bahaya besar yang sedang mengintai di balik diamnya tubuh. Padahal kalau mau jujur, pemicu utamanya ya kebiasaan sepele yang dia tumpuk tiap hari tanpa pernah mau dengar omonganku. Suamiku hobi banget begadang sampai subuh demi lembur kerjaan, menampung stres beban hidup sendirian tanpa mau cerita ke istrinya,  ditambah pola makan yang hancur lebur hobi banget makan makanan asin gurih berlebihan, gorengan berminyak, dan ngopi bergelas-gelas tanpa kenal waktu. Kami selalu mikir karena usianya masih muda dan badannya kelihatannya kuat, tubuhnya bakal baik-baik aja menampung semua gaya hidup merusak itu. Sampai akhirnya hari naas yang menghancurkan segalanya itu beneran datang. Rasa pusing dan leher kaku itu mendadak berubah jadi hantaman hebat kepala rasanya mau pecah, pandangan gelap, dan sekujur tubuhnya langsung ambruk lemas tak berdaya di hadapanku. Panik setengah mati, aku membawanya buru-buru ke IGD rumah sakit.  Tapi pas alat tensimeter dipasang di lengannya dan perawat selesai memompa... raut wajah petugas medis langsung berubah sangat panik dan tegang.
Sumpah… aku nulis ini sambil nahan air mata yang tumpah deras di pipi, dada sesak luar biasa, dan tangan gemetar hebat karena kewarasanku benar-benar sudah di ambang batas kehancuran. Di titik terendah hidupku yang paling gelap, penuh tekanan, dan membuatku sering menangis terisak sendirian di sudut kamar seusai lelah banting tulang, aku mau jujur dan melepaskan semua beban batin yang menghimpit jiwaku: aku sudah sangat capek dan lelah luar biasa harus merawat suamiku yang hipertensinya tak kunjung sembuh, sementara aku juga harus banting tulang mencari nafkah sendirian untuk menggantikannya. Beban hidup ini rasanya terlalu berat untuk kupikul seorang diri di pundakku. Semua mimpi indah rumah tangga kami hancur lebur seketika, padahal kalau diingat-ingat kembali, malapetaka mengerikan ini bener-bener berawal dari gejala awal yang dari dulu selalu kami anggap remeh. Tiap kali suamiku pulang kerja dengan muka pusing, ngeluh leher belakang kerasa kaku banget, tengkuk berat kayak ditimpa beban berkuintal-kuintal, atau kepala rasanya cengkrang-cengkrang, kami selalu ngeles. Dalam hati selalu mikir, “Ah, paling cuma capek habis cari uang, kurang tidur dikit, atau kebanyakan pikiran kerjaan doang, nanti juga hilang sendiri pas dibawa tidur.” Paling banter dia cuma bawa tidur sebentar, dioles minyak angin, atau ditempel koyo di leher tanpa pernah tahu ada bahaya besar yang sedang mengintai di balik diamnya tubuh. Padahal kalau mau jujur, pemicu utamanya ya kebiasaan sepele yang dia tumpuk tiap hari tanpa pernah mau dengar omonganku. Suamiku hobi banget begadang sampai subuh demi lembur kerjaan, menampung stres beban hidup sendirian tanpa mau cerita ke istrinya, ditambah pola makan yang hancur lebur hobi banget makan makanan asin gurih berlebihan, gorengan berminyak, dan ngopi bergelas-gelas tanpa kenal waktu. Kami selalu mikir karena usianya masih muda dan badannya kelihatannya kuat, tubuhnya bakal baik-baik aja menampung semua gaya hidup merusak itu. Sampai akhirnya hari naas yang menghancurkan segalanya itu beneran datang. Rasa pusing dan leher kaku itu mendadak berubah jadi hantaman hebat kepala rasanya mau pecah, pandangan gelap, dan sekujur tubuhnya langsung ambruk lemas tak berdaya di hadapanku. Panik setengah mati, aku membawanya buru-buru ke IGD rumah sakit. Tapi pas alat tensimeter dipasang di lengannya dan perawat selesai memompa... raut wajah petugas medis langsung berubah sangat panik dan tegang. "Ini tensinya melonjak sangat krisis terekstrem di angka 210/110!" seru perawat dengan nada buru-buru memanggil dokter spesialis. Kalimat vonis dari dokter setelahnya langsung bikin petir menyambar tepat di dadaku dan duniaku runtuh seketika: "Bapak mengalami Hipertensi Kritis yang memecahkan pembuluh darah di otaknya dan memicu ancaman Stroke Berat! Tekanan setinggi ini merusak sistem saraf, membuat fisiknya lumpuh, dan butuh pengobatan serta perawatan seumur hidup!" Detik itu juga, duniaku runtuh tak tersisa. Rumah tangga kami berubah jadi penjara penderitaan: suami terbaring sakit menahun yang tak kunjung sembuh, tabungan ludes tak bersisa, dan aku harus banting tulang menggantikannya mencari uang di tengah keputusasaan yang luar biasa berat. Jujur, penyesalan selalu datang terlambat dan rasanya membakar dada tanpa henti. Kenapa sih dulu kami begitu bodoh mengabaikan sinyal pusing dan tengkuk kaku? Dari sini aku makin sadar kalau hipertensi tuh beneran silent killer yang paling jahat. Dia menyelinap diam-diam di balik kerja keras, merusak tubuh tanpa suara, dan begitu meledak, bukan cuma raga yang tersiksa seumur hidup, tapi isi dompet, masa depan, keutuhan rumah tangga, dan kewarasan kita ikut dihancurkan tak bersisa. #darahtinggi #viral #fyp #hipertensi #tekanandarahtinggi

About