@silxnt4u: I love their friendship so much #heatedrivalryedit #hudsonwilliams #connorstorrie #heatedrivalry #friendships

Cay
Cay
Open In TikTok:
Region: US
Saturday 22 August 2026 22:10:20 GMT
602
178
4
6

Music

Download

Comments

To see more videos from user @silxnt4u, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

[Perayaan Maulid Nabi Tidak Dikenal Oleh Salafush Shalih] 🎙️ Syaikh Prof. Dr. Abdurrahman As-Sudais hafizhahullahu ta'ala (Imam & Khotib Masjidil Haram Makkah Al-Mukarramah) Sesungguhnya perayaan Maulid Nabi ﷺ tidaklah dikenal oleh Salafush Shalih yang merupakan generasi terbaik umat ini, baik dari kalangan para sahabat, para tabi'in, tabi'ut tabi'in dan empat Imam Madzhab (Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Syafi’i dan Imam Ahmad), padahal mereka adalah orang-orang yang sangat cinta dan mengagungkan Nabi ﷺ. Maulid itu sendiri baru muncul pada abad keempat atau abad keenam. Ia diadakan pada masa pemerintahan dinasti-dinasti yang tidak dikenal dengan komitmennya terhadap Al-Qur’an dan Sunnah, tidak pula dengan akidah tauhid, dan tidak berjalan di atas Manhaj Salafush Shalih. Apakah mengikuti orang-orang tersebut dalam perkara-perkara yang mereka ada-adakan lebih utama daripada mengikuti Rasul pembawa petunjuk ﷺ? Rasulullah ﷺ tidaklah wafat hingga beliau menyampaikan risalah dengan penyampaian yang jelas. Tidak ada kebaikan dalam agama ini yang beliau sembunyikan dari umatnya, dan tidak ada sesuatu yang beliau tinggalkan tanpa penjelasan. Jika Maulid merupakan bagian dari sunnah yang dianjurkan dalam agama, tentulah Rasulullah ﷺ telah menyampaikannya kepada umatnya agar mereka dapat mengamalkannya. Allah ta'ala berfirman: ٱلْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِى وَرَضِيتُ لَكُمُ ٱلْإِسْلَٰمَ دِينًا “Pada hari ini telah Aku sempurnakan untukmu agamamu, telah Aku cukupkan nikmat-Ku kepadamu, dan telah Aku ridai Islam sebagai agamamu.” (QS. Al-Ma’idah: 3)
[Perayaan Maulid Nabi Tidak Dikenal Oleh Salafush Shalih] 🎙️ Syaikh Prof. Dr. Abdurrahman As-Sudais hafizhahullahu ta'ala (Imam & Khotib Masjidil Haram Makkah Al-Mukarramah) Sesungguhnya perayaan Maulid Nabi ﷺ tidaklah dikenal oleh Salafush Shalih yang merupakan generasi terbaik umat ini, baik dari kalangan para sahabat, para tabi'in, tabi'ut tabi'in dan empat Imam Madzhab (Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Syafi’i dan Imam Ahmad), padahal mereka adalah orang-orang yang sangat cinta dan mengagungkan Nabi ﷺ. Maulid itu sendiri baru muncul pada abad keempat atau abad keenam. Ia diadakan pada masa pemerintahan dinasti-dinasti yang tidak dikenal dengan komitmennya terhadap Al-Qur’an dan Sunnah, tidak pula dengan akidah tauhid, dan tidak berjalan di atas Manhaj Salafush Shalih. Apakah mengikuti orang-orang tersebut dalam perkara-perkara yang mereka ada-adakan lebih utama daripada mengikuti Rasul pembawa petunjuk ﷺ? Rasulullah ﷺ tidaklah wafat hingga beliau menyampaikan risalah dengan penyampaian yang jelas. Tidak ada kebaikan dalam agama ini yang beliau sembunyikan dari umatnya, dan tidak ada sesuatu yang beliau tinggalkan tanpa penjelasan. Jika Maulid merupakan bagian dari sunnah yang dianjurkan dalam agama, tentulah Rasulullah ﷺ telah menyampaikannya kepada umatnya agar mereka dapat mengamalkannya. Allah ta'ala berfirman: ٱلْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِى وَرَضِيتُ لَكُمُ ٱلْإِسْلَٰمَ دِينًا “Pada hari ini telah Aku sempurnakan untukmu agamamu, telah Aku cukupkan nikmat-Ku kepadamu, dan telah Aku ridai Islam sebagai agamamu.” (QS. Al-Ma’idah: 3)

About