@chmuneebshahbaz08: Mashallah

chmuneebshahbaz08
chmuneebshahbaz08
Open In TikTok:
Region: PK
Sunday 23 August 2026 07:56:32 GMT
966
113
14
3

Music

Download

Comments

dheerfasadii0
Bilal606 :
🥰🥰🥰
2026-08-24 07:45:58
0
ibrahim35914
ibrahim35914 :
🥰🥰🥰
2026-08-23 12:34:42
1
waleed.afras
💸ولید🇫🇷 :
❤️❤️❤️
2026-08-23 23:32:58
0
hassanzamna
azfar dar :
🥰🥰🥰
2026-08-23 14:33:14
1
muhammadshahbaz1760
Shabazi⚡🪐 :
❤️❤️❤️
2026-08-23 18:18:31
0
m.sufyan159
m.sufyan159 :
❤️❤️❤️
2026-08-23 09:55:46
1
ch.ali6713
ch ali :
🥰🥰🥰
2026-08-23 09:57:23
1
naeemjutt6249
Naeem jutt :
♥️♥️♥️
2026-08-23 08:01:57
1
muneeb12313
h muneeb :
🥰🥰
2026-08-23 08:45:38
1
hafizidrees_47
M IDREES :
🥰🥰🥰
2026-08-23 08:02:33
1
shoaibch039
Shabi Ch❤️ :
💖💖💖
2026-08-23 08:22:03
1
tahirbutt205
꧁☆☬TAHIR<•>Butt☬☆꧂ :
💖💖💖
2026-08-23 08:00:51
1
nasir.timorie
Nasir Timorie :
🥰🥰🥰
2026-08-23 08:06:08
1
hafizbilal720
Hafiz Bilal :
🥰🥰🥰
2026-08-23 16:41:03
1
To see more videos from user @chmuneebshahbaz08, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Aksi saling melaporkan keburukan kepada bos tempat kerja diduga menjadi pemantik awal konflik mematikan yang berujung pada tewasnya satu keluarga di Jalan PDAM, Kelurahan Duyu, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu. Peristiwa tragis tersebut merenggut nyawa seorang pria dan anak balitanya, sementara sang istri mengalami luka serius. Konflik tersebut diduga berakar dari dendam pribadi yang memuncak di lingkungan tempat pemotongan ayam tempat korban dan terduga pelaku bekerja. Informasi mengenai hubungan kerja yang merenggang itu diungkapkan oleh tetangga korban, Bahtiar. Berdasarkan keterangan yang dihimpunnya dari pemilik usaha pemotongan ayam, perselisihan antara korban dan terduga pelaku telah berlangsung cukup lama akibat persaingan yang diduga tidak sehat.
Aksi saling melaporkan keburukan kepada bos tempat kerja diduga menjadi pemantik awal konflik mematikan yang berujung pada tewasnya satu keluarga di Jalan PDAM, Kelurahan Duyu, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu. Peristiwa tragis tersebut merenggut nyawa seorang pria dan anak balitanya, sementara sang istri mengalami luka serius. Konflik tersebut diduga berakar dari dendam pribadi yang memuncak di lingkungan tempat pemotongan ayam tempat korban dan terduga pelaku bekerja. Informasi mengenai hubungan kerja yang merenggang itu diungkapkan oleh tetangga korban, Bahtiar. Berdasarkan keterangan yang dihimpunnya dari pemilik usaha pemotongan ayam, perselisihan antara korban dan terduga pelaku telah berlangsung cukup lama akibat persaingan yang diduga tidak sehat. "Dari pengakuannya bos yang punya tempat potong ayam ini, korban dan pelaku biasanya memang sering saling lapor ke bosnya," ujar Bahtiar saat ditemui TribunPalu.com pada Senin (27/7/2026). Kebiasaan saling menyudutkan di hadapan sang bos tersebut lambat laun diduga memicu kekesalan hingga berkembang menjadi dendam pribadi. Bahtiar menduga ada ucapan atau laporan tertentu yang membuat salah satu pihak merasa sakit hati. "Kalau penyebab utamanya saya dengar sih masalah dendam. Tidak tahu pasti dendamnya soal apa, tapi mungkin terduga pelaku pernah mendengar perkataan yang tidak enak atau laporan yang merugikan dia," tuturnya. Keadaan semakin rumit karena hubungan pekerjaan tersebut juga berkaitan dengan ikatan kekerabatan. Bahtiar menyebut mayoritas pekerja di tempat pemotongan ayam tersebut masih memiliki hubungan keluarga dengan bos atau pemilik usaha, termasuk korban dan terduga pelaku. "Saya dengar-dengar dari cerita Haji yang merupakan bos mereka, terduga pelaku ini sebenarnya masih ada hubungan keluarga dengan korban. Karena di lokasi pemotongan ayam itu rata-rata yang kerja memang cuma keluarganya pemilik tempat," tambah Bahtiar. Meski dugaan perselisihan di tempat kerja tersebut beredar di tengah masyarakat, kepolisian menegaskan masih mendalami seluruh kemungkinan motif. Kasat Reskrim Polresta Palu, AKP Ismailboby, menyatakan pihaknya belum dapat memverifikasi motif maupun mengonfirmasi identitas pelaku secara resmi karena proses pengejaran masih berlangsung. #saksikata

About