@sangmenur: Falsafah Jawa "Sura dira jayaningrat, lebur dening pangastuti" memiliki arti "Segala sifat keras hati, kesombongan, keangkuhan, dan kejahatan yang merasa berkuasa di dunia, akan lebur/hancur oleh sikap kelembutan, kasih sayang, kebaikan, dan doa". Berasal dari tembang Kinanthi karya Sunan Kalijaga (dan dipopulerkan kembali oleh R.Ng. Ranggawarsita), kalimat ini terdiri dari kata sura (berani), dira (kekuatan/keangkuhan), jaya (kejayaan), ningrat (dunia/kekuasaan), lebur (hancur/sirna), dening (oleh), dan pangastuti (kelembutan/kebajikan/doa). Makna Utama Kelembutan Menaklukkan Kekerasan: Kejahatan atau amarah tidak akan bisa dipadamkan dengan cara lawan yang keras. Hanya kesabaran, kedamaian, dan kerendahan hati yang sanggup meredamnya. Kebajikan Mengalahkan Kesombongan: Sebesar apa pun kekuasaan, keangkuhan, dan kezaliman yang dimiliki seseorang, semuanya akan runtuh di hadapan ketulusan, kebenaran, dan perbuatan baik. Kekuatan Doa dan Spiritual: Pangastuti juga bermakna ketundukan dan doa kepada Sang Pencipta. Falsafah ini mengingatkan bahwa perlindungan terbaik atas kesewenang-wenangan adalah berserah diri serta memohon kebaikan kepada Tuhan. Rekomendasi Tagar (Hashtags) #SuraDiraJayaningrat #LeburDeningPangastuti #FalsafahJawa #PituturJawa #BijakJawa
sangmenur
Region: ID
Sunday 23 August 2026 12:50:28 GMT
Music
Download
Comments
Siskaaaaaaa1234 :
filsafat jawa yg luar biasa ttp smgt nglokoni urib
2026-08-24 07:05:52
0
To see more videos from user @sangmenur, please go to the Tikwm
homepage.