@prettylittlemuse6:

prettylittlemuse
prettylittlemuse
Open In TikTok:
Region: US
Monday 24 August 2026 05:26:25 GMT
1415072
28737
196
4943

Music

Download

Comments

raiderette0323
Raiderette76 :
Anyone know if this purse meets stadium entry requirements?
2026-08-25 20:52:25
97
claudeezy_
Claudeezy_ :
I would end up throwing this purse around the bar
2026-08-25 18:04:05
1172
itskaaliyah
Kiana 🦂🤍 :
this is actually cute affff
2026-08-25 14:58:56
733
amber.ochoa7
Amber :
I don’t need it… I don’t need it 😏
2026-08-25 20:18:34
135
carivera9293
CHRISTINA♐️ :
i bought it and love it🏈i added some patches and a bag charm to it!
2026-08-30 14:09:07
0
aaliyahhdiamond
Aaliyah Diamond :
all it needs is my Dallas Cowboys star🥰💙💙💙
2026-08-25 16:18:42
94
lvonlifestyle
LadeeV :
This is really cute but probably to big for the stadium bags
2026-08-26 02:03:04
2
jayejayecl
Jaye JayeCl :
Cute but it still might be too big for field entry.
2026-08-25 22:43:48
4
jasminejewelala
Jasmine Jackson :
Why they didn’t have this back in my college days 😭
2026-08-29 14:39:27
6
lanitabryant
LaNita Bryant :
Why would I add this to my cart?! I don’t have a man and the only football player I can remember is Brett Favre! 🙄
2026-08-25 22:56:14
0
xolyn22
xolyn22 :
Omg soooo cute I totally need this! 😍
2026-08-26 16:28:08
1
_nicolefourcade
Nicole Fourcade :
I’m not even a huge football fan and I would purchase one. 😅 very cute.
2026-08-25 17:21:52
25
kirsten.dejanay
KTheDime :
This is actually really cute
2026-08-29 13:42:21
1
cjsnook101
CJs Nook :
Ummmm do I watch football no, concerts no, sporting events no but I need this bag 👀
2026-08-25 21:53:26
3
thrivewithtasha
Thepursuitofprogress :
This is cute
2026-08-25 23:49:00
1
prettygirltaiy
Taiy || Gods Girl :
Yea but I wonder if it’s stadium approved ?!
2026-08-26 22:54:45
0
theofficiall.aa
Aryanna Alayla :
that’s cayute
2026-08-25 19:52:18
2
precious_thebeautiful
Precious :
Purchased immediately
2026-08-25 19:11:01
1
reynabryalle
SuchADamCncr :
I need it
2026-08-25 17:21:31
1
sus_pect
Sus :
A product that can double as home decor I’m obsessed
2026-09-01 12:56:37
0
heavenn.ashantii
heavennashantii :
the wags are going to eat this upppppp
2026-10-03 22:18:05
0
cheyanne.marie.2000
Chey💜 :
screw football season
2026-10-04 21:14:00
0
shannonprince21
Shannon Prince :
I would have bought this if he stayed
2026-09-05 00:13:30
0
iamnissimariah
nissimariah :
Okay she’s cute
2026-10-06 18:22:15
0
To see more videos from user @prettylittlemuse6, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

KOMDIGI BANTAH BATASI KONTEN KARHUTLA🔥 Pernyataan Meta Al yang menyebut pemblokiran sejumlah konten demonstrasi dan kritik terhadap pemerintah berkaitan dengan permintaan hukum Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menjadi sorotan publik. Persoalan ini ramai diperbincangkan setelah tangkapan layar percakapan warganet dengan Meta Al beredar di media sosial pada Rabu (21/10/2026). Jawaban kecerdasan buatan milik Meta tersebut memicu pertanyaan mengenai alasan sejumlah akun dan unggahan yang berkaitan dengan aksi demonstrasi maupun kritik pemerintah tidak dapat diakses atau diduga mengalami pembatasan. Polemik tersebut semakin menjadi perhatian karena muncul di tengah keluhan pengguna media sosial mengenai penurunan jangkauan konten kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dalam percakapan yang beredar, Meta AI menyebut sebagian pemblokiran akun terkait demonstrasi terjadi karena adanya permintaan hukum dari Komdigi. Chatbot tersebut juga menjelaskan bahwa platform dapat mengikuti permintaan resmi pemerintah sesuai ketentuan yang berlaku. Namun, jawaban chatbot itu belum dapat dijadikan bukti bahwa Komdigi benar- benar mengeluarkan perintah untuk memblokir akun atau unggahan tertentu. Respons Meta Al tersebut merupakan jawaban chatbot terhadap pertanyaan pengguna, bukan pernyataan resmi perusahaan Meta mengenai kasus yang dipersoalkan. Menanggapi polemik yang berkembang, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah meminta platform digital membatasi informasi mengenai kebakaran hutan dan lahan. Dalam pernyataan yang disampaikan melalui video pada Rabu (21/10/2026), Meutya mengatakan informasi mengenai karhutla yang dibagikan masyarakat justru penting bagi pemerintah sebagai masukan dalam penanganan kebakaran. Menurutnya, masyarakat dapat menyampaikan informasi faktual dan dapat dipertanggungjawabkan mengenai kondisi di lapangan. Pemerintah juga menggunakan kanal media sosial untuk menyebarkan informasi terkait penanganan karhutla Komdigi turut mendorong platform digital agar lebih transparan dan bertanggung jawab dalam mengelola algoritma yang menentukan distribusi konten kepada pengguna. Meutya juga meminta masyarakat yang merasa unggahannya mengalami gangguan atau pembatasan jangkauan untuk mengajukan pengaduan maupun banding kepada platform terkait. Pengguna dapat melaporkan persoalan tersebut kepada Komdigi. #fyp
KOMDIGI BANTAH BATASI KONTEN KARHUTLA🔥 Pernyataan Meta Al yang menyebut pemblokiran sejumlah konten demonstrasi dan kritik terhadap pemerintah berkaitan dengan permintaan hukum Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menjadi sorotan publik. Persoalan ini ramai diperbincangkan setelah tangkapan layar percakapan warganet dengan Meta Al beredar di media sosial pada Rabu (21/10/2026). Jawaban kecerdasan buatan milik Meta tersebut memicu pertanyaan mengenai alasan sejumlah akun dan unggahan yang berkaitan dengan aksi demonstrasi maupun kritik pemerintah tidak dapat diakses atau diduga mengalami pembatasan. Polemik tersebut semakin menjadi perhatian karena muncul di tengah keluhan pengguna media sosial mengenai penurunan jangkauan konten kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dalam percakapan yang beredar, Meta AI menyebut sebagian pemblokiran akun terkait demonstrasi terjadi karena adanya permintaan hukum dari Komdigi. Chatbot tersebut juga menjelaskan bahwa platform dapat mengikuti permintaan resmi pemerintah sesuai ketentuan yang berlaku. Namun, jawaban chatbot itu belum dapat dijadikan bukti bahwa Komdigi benar- benar mengeluarkan perintah untuk memblokir akun atau unggahan tertentu. Respons Meta Al tersebut merupakan jawaban chatbot terhadap pertanyaan pengguna, bukan pernyataan resmi perusahaan Meta mengenai kasus yang dipersoalkan. Menanggapi polemik yang berkembang, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah meminta platform digital membatasi informasi mengenai kebakaran hutan dan lahan. Dalam pernyataan yang disampaikan melalui video pada Rabu (21/10/2026), Meutya mengatakan informasi mengenai karhutla yang dibagikan masyarakat justru penting bagi pemerintah sebagai masukan dalam penanganan kebakaran. Menurutnya, masyarakat dapat menyampaikan informasi faktual dan dapat dipertanggungjawabkan mengenai kondisi di lapangan. Pemerintah juga menggunakan kanal media sosial untuk menyebarkan informasi terkait penanganan karhutla Komdigi turut mendorong platform digital agar lebih transparan dan bertanggung jawab dalam mengelola algoritma yang menentukan distribusi konten kepada pengguna. Meutya juga meminta masyarakat yang merasa unggahannya mengalami gangguan atau pembatasan jangkauan untuk mengajukan pengaduan maupun banding kepada platform terkait. Pengguna dapat melaporkan persoalan tersebut kepada Komdigi. #fyp

About