@__paboy: This two are still fighting each other 😂😂💔@Dawda Jallow_dj @JINNALA LAA MORRO

paboy❤️
paboy❤️
Open In TikTok:
Region: GM
Monday 24 August 2026 09:57:02 GMT
26978
5465
246
91

Music

Download

Comments

i_am_dj_1
Dawda Jallow_dj :
Morro is a bad elder. He failed me
2026-08-24 10:56:04
31
user2923912909516
user2923912909516 :
😂😂😂
2026-08-25 07:38:25
1
mamadarboe
mamadarboe :
barii hmmmmmmmmmmmmm😂😂😂😂
2026-08-24 14:57:19
1
user5681296941237
lala sarr :
you guys failed each other I really like you guys ❤️❤️❤️❤️
2026-08-24 15:34:13
1
prettyaisha190
pretty ~aisha@🫀 :
My people 🤣🤭❤️
2026-08-24 10:02:14
11
jryoungsinger
mariy.fadera :
Mmmmmmmmm
2026-08-24 16:21:17
1
isojawara
isojawara :
you guys bile you feel us
2026-08-24 10:33:41
4
majula..samuja
majula. samuJa :
😂😂
2026-08-24 16:26:55
1
oumiebarrow22
do :
😂 nice video 😊
2026-08-24 10:57:57
3
babyjatta4
baby jatta :
@oula oula
2026-08-24 11:25:16
5
nyimafofana00
Nyima fofana :
2026-08-24 12:41:41
1
naza_et_aru
💱JABARRI ARU💍❤️‍🩹🫂🇬🇲🇬🇧 :
Me concentrating on the love birds behind 😂
2026-08-24 12:24:42
1
sillahmama37
sillahmama37 :
nice 💗💗💗
2026-08-24 16:09:17
1
user5280373905009
user5280373905009 :
2026-08-24 13:56:58
0
aichinha87
aichinha87 :
Dauuuda😂
2026-08-24 12:00:30
2
pretty.binzy36
pretty binzy :
🤣😂😂😂😂🤣
2026-08-24 11:47:05
1
user9969171963199
user9969171963199 :
🥰🥰😅😅😅
2026-08-24 10:37:30
2
user4733621932523
ma :
🥰🥰🥰
2026-08-24 11:13:31
2
awa.njie182
Awa Njie :
🥰🥰🥰
2026-08-24 11:13:32
2
pes.2024229
MUS BOYS.47 :
🥰🥰🥰
2026-08-24 10:55:46
2
manneh123456
king salif man from FNB :
🥰🥰🥰
2026-08-24 10:14:26
2
To see more videos from user @__paboy, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Hari berikutnya. Pukul lima pagi. Langit Bangkok masih diselimuti warna kebiruan ketika alarm di kamar Lingling dan Orm berbunyi. Kali ini, Lingling yang lebih dulu bangun. Ia mematikan alarm, lalu menoleh ke samping. Orm masih tertidur pulas sambil memeluk selimut. Senyum tipis menghiasi wajah Lingling.
Hari berikutnya. Pukul lima pagi. Langit Bangkok masih diselimuti warna kebiruan ketika alarm di kamar Lingling dan Orm berbunyi. Kali ini, Lingling yang lebih dulu bangun. Ia mematikan alarm, lalu menoleh ke samping. Orm masih tertidur pulas sambil memeluk selimut. Senyum tipis menghiasi wajah Lingling. "Bangun, Nong Orm." Orm hanya menggumam pelan. "Hmm..." "Katanya kemarin mau lari pagi." "Lima menit..." Lingling terkekeh. "Kalau lima menit nanti mataharinya keburu tinggi." Perlahan, Lingling mengusap rambut Orm. "Nong." Orm membuka sebelah matanya. "Phi Ling..." "Ayo." Melihat senyum lembut Lingling, Orm akhirnya mengangguk pasrah. "Iya..." Dua puluh menit kemudian, keduanya sudah mengenakan pakaian olahraga. Lingling memakai kaus olahraga hitam berlengan pendek, celana training, dan topi putih. Sementara Orm mengenakan jaket olahraga berwarna krem dengan legging hitam serta rambut yang diikat menjadi ekor kuda. Sebelum keluar rumah, Lingling mengambil dua botol air minum. "Nih." Orm menerimanya. "Terima kasih." "Lari santai saja. Jangan memaksakan diri." Orm mengangguk. "Iya, Phi Ling." Mereka memilih berlari di taman kota yang letaknya tidak jauh dari rumah. Pagi itu taman masih cukup sepi. Hanya ada beberapa orang yang sedang berjalan santai, bersepeda, atau membawa anjing peliharaan. Karena sama-sama mengenakan topi dan masker tipis, tidak banyak orang yang memperhatikan mereka. Lingling mulai berlari dengan langkah pelan. Orm mengikuti di sampingnya. "Kita dua putaran saja?" tanya Orm. "Dulu." "Dulu?" "Kalau masih kuat, tambah satu." Orm tertawa. "Phi Ling selalu begitu." "Karena kesehatan lebih penting daripada gengsi." "Siap." Beberapa menit berlalu. Mereka berlari berdampingan tanpa banyak bicara. Bagi keduanya, keheningan seperti ini justru terasa nyaman. Sesekali Lingling melirik ke arah Orm untuk memastikan langkahnya masih stabil. "Capek?" "Belum." "Kalau capek bilang." "Iya." Saat melewati sebuah danau kecil, Orm memperlambat langkah. "Phi Ling." "Hm?" "Lihat." Ia menunjuk ke arah beberapa ekor bebek yang sedang berenang. Lucunya, ada seekor anak bebek yang terus mengikuti induknya ke mana pun pergi. "Cantik ya." Lingling tersenyum. "Iya." "Lucu juga." Lingling justru menatap Orm. "Ada yang lebih lucu." "Apa?" "Nong Orm." Orm langsung tertawa sambil menggeleng. "Phi Ling mulai lagi." "Aku hanya berkata jujur." Setelah menyelesaikan putaran kedua, mereka berhenti di dekat bangku taman. Orm mengambil napas panjang. "Segar sekali." Lingling memberikan botol air. "Minum dulu." Orm menerimanya lalu meneguk beberapa teguk. "Terima kasih." Angin pagi berembus pelan, membuat beberapa helai rambut Orm terlepas dari ikatannya. Lingling tanpa sadar merapikannya. Gerakannya begitu alami. Begitu menyadari apa yang dilakukannya, Lingling langsung menarik tangannya pelan. Untung taman masih cukup sepi. Orm tersenyum kecil. "Terima kasih, Phi Ling." Lingling membalas dengan senyum tipis. "Ada rambut yang menutupi wajahmu." Saat mereka hendak melanjutkan berjalan santai, seorang anak perempuan kecil berusia sekitar enam tahun berlari menghampiri sambil membawa bola yang menggelinding ke arah kaki Lingling. "Kak, bolanya..." Lingling mengambil bola itu lalu berjongkok agar sejajar dengan tinggi badan anak tersebut. "Ini bolanya." "Terima kasih, Kak." Anak itu tersenyum lebar sebelum berlari kembali ke kedua orang tuanya. Orm memperhatikan pemandangan itu dengan mata berbinar. "Phi Ling." "Iya?" "Anak kecil memang cepat akrab sama Phi Ling." Lingling mengangkat bahu. "Mungkin karena mereka tidak mengenalku sebagai artis." "Mereka mengenal Phi Ling sebagai orang baik." Ucapan itu membuat Lingling tersenyum malu. "Kamu selalu melihat Phi Ling dengan cara yang terlalu indah." "Karena memang begitu." Lingling menggeleng pelan sambil terkekeh. Lanjut di komentar #lovestory #fypage #lingorm #linglingkwong #lingormforever💍

About