@sutasukasad: “Kalau memang rumah itu adalah kamu, sejauh apa pun pergi, akhirnya tetap ingin pulang.” Karena terkadang, rumah bukan tentang tempat yang punya atap, pintu, dan alamat. Rumah adalah tentang seseorang yang membuat hati merasa tenang setelah seharian lelah menghadapi dunia. Seseorang yang bahkan tanpa banyak bicara, kehadirannya sudah cukup untuk membuat segala sesuatu terasa lebih ringan. Aku mungkin bisa pergi sejauh apa pun. Melangkah ke tempat yang belum pernah aku datangi, bertemu dengan banyak orang baru, menjalani hari-hari yang berbeda, dan melihat dunia dari sisi yang belum pernah aku kenal sebelumnya. Tapi sebanyak apa pun tempat yang aku singgahi, selalu ada satu tempat yang diam-diam paling ingin aku datangi lagi: kamu. Sebab ada perasaan yang tidak bisa digantikan oleh jarak. Ada kenyamanan yang tidak bisa ditemukan hanya dengan berpindah tempat. Dan ada seseorang yang, meskipun pernah membuat kita kecewa, tetap menjadi nama yang paling sering muncul ketika hati sedang ingin pulang. Mungkin aku tidak selalu tahu bagaimana cara mencintai dengan sempurna. Mungkin terkadang aku pergi ketika seharusnya tinggal, diam ketika seharusnya bicara, atau memilih menjauh ketika sebenarnya hanya ingin dipeluk. Tapi satu hal yang aku tahu, sejauh apa pun aku mencoba mencari tempat lain untuk merasa cukup, selalu ada bagian dari diriku yang tetap menyimpan jalan untuk kembali kepadamu. Karena kamu bukan sekadar seseorang yang aku cintai. Kamu adalah tempat di mana aku bisa menjadi diriku sendiri tanpa takut dianggap kurang. Tempat di mana lelah tidak perlu dijelaskan, air mata tidak perlu disembunyikan, dan diam tidak selalu harus diartikan sebagai sesuatu yang buruk. Kalau suatu hari aku terlihat pergi, jangan selalu mengira aku ingin meninggalkanmu. Bisa jadi aku hanya sedang mencari cara untuk kembali dengan versi diriku yang lebih baik. Bisa jadi aku sedang belajar memahami bahwa cinta bukan tentang siapa yang tidak pernah pergi, melainkan tentang siapa yang, setelah mengetahui luasnya dunia, tetap memilih satu hati untuk dijadikan tempat pulang. Dan kalau pada akhirnya aku harus memilih satu tempat untuk menetap, aku tidak membutuhkan tempat yang paling indah. Aku hanya ingin tempat yang membuatku merasa aman. Tempat yang membuatku tidak perlu berpura-pura kuat setiap saat. Tempat yang ketika dunia terasa terlalu ramai, aku bisa menemukan ketenangan hanya dengan mendengar satu suara. Jika rumah itu adalah kamu, maka sejauh apa pun kakiku melangkah, akan selalu ada arah yang membawaku kembali. Sebab pada akhirnya, manusia boleh pergi ke mana saja, tetapi hati selalu tahu ke mana ia ingin pulang. Dan kalau ternyata rumah itu adalah kamu, semoga aku tidak pernah terlalu jauh untuk menemukan jalan pulang. ❤️#sutasukasad #fyp

suta?
suta?
Open In TikTok:
Region: ID
Monday 24 August 2026 16:56:11 GMT
295
16
0
0

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @sutasukasad, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About