@ahd145:

مُنيـر الموريتاني 🇲🇷
مُنيـر الموريتاني 🇲🇷
Open In TikTok:
Region: ES
Monday 24 August 2026 21:11:25 GMT
2708
122
14
2

Music

Download

Comments

ghhhh480548
منت بوه :
اللهم ارحمه برحمتك لوسع
2026-08-24 22:14:54
1
user6254371015637
البلاوي :
الرحمة والغفران وجنة الرضوان
2026-08-25 10:38:18
1
user9819308187139
عبدالرحمن المختار :
اللهم اغفر له وارحمه وعافه واعف عنه
2026-09-01 22:10:16
0
user38305225003555
الحسين أعبيد😁😁😁😁 :
واجع والله
2026-08-25 00:13:01
1
a_le..0
🌺 :
تغمده الله بواسع رحمته و اسكنه فسيح جناته
2026-08-28 02:21:00
0
user7178157863028
selmou Abd EL Barka :
والله آل وخيرت وآل وجعة بعد شاب طيب أخلاق حسينة متواضع مع الكل كانت الإبتسامة لا تفارقه مهما كانت الشدائد كانت فيه كل الخصال الحميدة ونسأل الله تعالى أن يجعل له في قبره مد بصره وان يلهم أهله وذويه الصبر والسلوان إنا لله و إنا إليه راجعون
2026-08-26 18:48:08
0
cheick.abba8
Cheick Abba :
الله يرحمه ويغفرله ويسكنه فسيح جناته يارب العالمين
2026-08-24 21:29:53
1
medleminedeydar1
Eminou✨ :
اللهم ارحم نعم الخال محمد لمين ول عمر ديلول والله لمانك مخلي للموت يكون ماعندن نكولو يكون انا لله وأنا اليه راجعون ولاحول ولاقوة الا بالله للهم ارحمه برحمتك التي وسعت كل شيء واغفر له وأسكنه فسيح جناتك وجعل قبره روضة من رياض الجنة وثبته عند السؤال والحمدلله على كل حال 💔.
2026-08-27 21:49:04
0
medhmedsalm
Medsalm :
لاحول ولاقوة الابالله العلي العظيم رحمه الله تعالى وأسكنه فسيح جناته
2026-08-26 11:54:38
0
mdmi.aned
Med L’émin :
رحمه والقفران وجنة رضوان
2026-08-28 00:04:08
0
h.h.hm6
h.h.hm6 :
الله يرحمك معدلك كنت راجل طيب
2026-08-25 17:58:35
2
user6254371015637
البلاوي :
لاحول ولاقوة إلا بالله العلي العظيم
2026-08-25 10:38:13
1
user3487028197323
عبدرحمان محمدو خاليل :
😭😭😭😭😭😭🤲🤲🤲🤲🤲
2026-08-24 23:33:14
1
.aa.0205
cheikhna Hartane AA 02 :
الرحمة والغفران وجنة الرضوان
2026-08-26 00:53:00
0
To see more videos from user @ahd145, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Matthew Gallagher punya ide sederhana: kalau AI bisa ngerjain hampir semua hal, kenapa masih butuh banyak karyawan? Dengan modal sekitar Rp300 juta, dia bikin bisnis bernama MEDVi. Strateginya agresif, pakai AI untuk jualan obat pelangsing, didukung lebih dari 800 akun Facebook palsu yang nyamar jadi dokter, lengkap dengan foto profil hasil AI. Akun-akun ini dipakai buat kasih review dan membangun kepercayaan. Hasilnya kelihatan luar biasa. Bisnis ini diklaim menghasilkan sampai Rp28 triliun. Bahkan sempat dipuji media seperti The New York Times sebagai “kisah sukses” AI-driven company. Tapi di balik itu, masalah mulai muncul. Pada Februari 2026, badan pengawas obat AS, Food and Drug Administration (FDA), mengirim surat peringatan karena metode marketing MEDVi dianggap menyesatkan, seolah-olah produknya sudah disetujui resmi. Ironisnya, ini terjadi hanya sekitar enam minggu sebelum liputan positif media terbit. Lalu muncul kebocoran data besar, sekitar 1,6 juta data pasien terekspos. Kasus ini berujung pada gugatan class action di Delaware. Saat ditelusuri lebih dalam, banyak klaim bisnisnya ternyata tidak bisa diverifikasi. Tidak ada audit independen, dan angka-angka yang diumumkan diragukan. Investigasi dari Futurism mengungkap hal yang lebih serius. Foto before-after pasien ternyata deepfake, dibuat dari hasil editan AI. Pertumbuhan bisnisnya juga didorong oleh ratusan halaman Facebook yang berpura-pura jadi dokter untuk menargetkan perempuan usia 35–55 tahun. Bahkan di bagian kecil situs mereka sendiri, MEDVi mengakui bahwa orang-orang di iklan bisa saja aktor atau hasil AI, bukan tenaga medis sungguhan. Akhirnya, narasi “bisnis miliaran dolar berbasis AI” mulai runtuh. Banyak analis menilai cerita suksesnya jauh lebih besar daripada realitas bisnisnya. #artificialintelligence #aiupdates #aitrends #contentAI #aicontent
Matthew Gallagher punya ide sederhana: kalau AI bisa ngerjain hampir semua hal, kenapa masih butuh banyak karyawan? Dengan modal sekitar Rp300 juta, dia bikin bisnis bernama MEDVi. Strateginya agresif, pakai AI untuk jualan obat pelangsing, didukung lebih dari 800 akun Facebook palsu yang nyamar jadi dokter, lengkap dengan foto profil hasil AI. Akun-akun ini dipakai buat kasih review dan membangun kepercayaan. Hasilnya kelihatan luar biasa. Bisnis ini diklaim menghasilkan sampai Rp28 triliun. Bahkan sempat dipuji media seperti The New York Times sebagai “kisah sukses” AI-driven company. Tapi di balik itu, masalah mulai muncul. Pada Februari 2026, badan pengawas obat AS, Food and Drug Administration (FDA), mengirim surat peringatan karena metode marketing MEDVi dianggap menyesatkan, seolah-olah produknya sudah disetujui resmi. Ironisnya, ini terjadi hanya sekitar enam minggu sebelum liputan positif media terbit. Lalu muncul kebocoran data besar, sekitar 1,6 juta data pasien terekspos. Kasus ini berujung pada gugatan class action di Delaware. Saat ditelusuri lebih dalam, banyak klaim bisnisnya ternyata tidak bisa diverifikasi. Tidak ada audit independen, dan angka-angka yang diumumkan diragukan. Investigasi dari Futurism mengungkap hal yang lebih serius. Foto before-after pasien ternyata deepfake, dibuat dari hasil editan AI. Pertumbuhan bisnisnya juga didorong oleh ratusan halaman Facebook yang berpura-pura jadi dokter untuk menargetkan perempuan usia 35–55 tahun. Bahkan di bagian kecil situs mereka sendiri, MEDVi mengakui bahwa orang-orang di iklan bisa saja aktor atau hasil AI, bukan tenaga medis sungguhan. Akhirnya, narasi “bisnis miliaran dolar berbasis AI” mulai runtuh. Banyak analis menilai cerita suksesnya jauh lebih besar daripada realitas bisnisnya. #artificialintelligence #aiupdates #aitrends #contentAI #aicontent

About