@sandiradittiya4: pesona Islam Islam itu indah**"Hari ini… hari yang paling mulia di seluruh alam semesta. Hari di mana cahaya terang Allah turun ke bumi. Hari di mana Nabi Muhammad SAW, kekasih Allah, penutup para nabi, rahmat bagi seluruh alam, lahir ke dunia. Dulu dunia gelap gulita… hati manusia keras seperti batu, keyakinan hilang, kebenaran tertutup debu zaman. Lalu Allah, dengan kasih sayang-Nya yang tak terhingga, mengutus beliau — satu-satunya yang paling dicintai-Nya — untuk menyelamatkan kita. Beliau lahir bukan di istana, bukan di kemewahan. Beliau lahir dalam kesederhanaan, di tengah kesunyian, tapi kelahirannya menerangi seluruh langit dan bumi. Sejak detik beliau lahir, berhala-berhala jatuh, api neraka padam, dan cahaya menyinari tempat yang paling jauh sekalipun. Itulah beliau… cahaya yang dijanjikan kepada dunia. Tapi setiap kali hari ini tiba… rindu ini terasa begitu berat di dada. Rindu pada sosok yang tak pernah kita temui secara langsung, tapi cintanya sudah tertanam jauh di dalam jiwa kita. Rindu pada beliau yang wajahnya bercahaya seperti bulan purnama, yang senyumnya menenangkan hati yang sedang hancur, yang suaranya lembut hingga ke dalam tulang sumsum. Beliau yang sabar dihina, dilempari batu, diusir dari kampung halamannya sendiri… tapi beliau tak pernah membalas dengan kebencian. Beliau justru berdoa: 'Ya Allah, ampunilah kaumku, karena mereka tidak tahu.' Bayangkan… dibenci, disakiti, dikhianati… tapi beliau tetap menyayangi mereka. Bahkan sampai detik-detik terakhir hidupnya, yang beliau ucapkan hanyalah doa untuk keselamatan umatnya. Dan sekarang… rindu ini makin menjadi-jadi. Rasanya ingin sekali bertemu beliau, mencium tangan beliau, duduk di dekat beliau, mendengar beliau berbicara, sekadar melihat senyum beliau yang penuh kasih sayang. Tapi kita tahu… beliau sudah kembali kepada Allah. Beliau sudah pergi, meninggalkan kita di dunia yang penuh ujian ini. Kadang hati ini terasa sepi… sepi karena beliau tak ada lagi di dunia ini. Tapi kita tahu, beliau selalu ada di hati kita. Beliau selalu ada dalam setiap shalawat yang kita ucapkan, dalam setiap doa yang kita panjatkan, dalam setiap langkah kita berusaha meneladani akhlaknya. Wahai Rasulullah… wahai Kekasih Hatiku… andai kau tahu, betapa rindunya kami padamu. Andai kau tahu, betapa kami merindukan petunjukmu, kasih sayangmu, ketenangan yang selalu kau bawa. Kau tak pernah meminta apa pun dari kami. Yang kau minta cuma satu — agar kami tetap berpegang teguh pada Al-Qur'an dan Sunnahmu, agar kami saling menyayangi, agar kami tidak pernah kembali kepada kegelapan. Hari ini, di hari kelahiranmu… kami berjanji akan terus mencintaimu, akan terus bershalawat untukmu, akan terus berusaha menjadi umat yang engkau banggakan. Meski kami tak sempurna, meski kami banyak salah… kami tahu, kau selalu menyayangi kami, kau selalu menantikan kami di telaga Al-Kautsar kelak. Semoga Allah mengumpulkan kami bersamamu di surga-Nya… di tempat di mana tak ada lagi perpisahan, tak ada lagi rindu yang tak terbayar, tak ada lagi kesedihan. Di sana kami akan bertemu denganmu, dan rindu ini akan berubah menjadi bahagia yang abadi. Selamat hari kelahiran, wahai Rasulullah. Terima kasih telah lahir demi kami. Terima kasih telah berjuang demi kami. Terima kasih telah mencintai kami sebelum kami ada di dunia ini. Shalawat dan salam semoga selalu tercurah untukmu, wahai Nabi terbaik, wahai kekasih seluruh umat Islam. Semoga syafaatmu menyelamatkan kami di hari akhir nanti. Amin ya Rabbal'alamin #pesona Islam @sandiradittiya @サンディラディッティヤ 1
I am a Muslim
Region: ID
Tuesday 25 August 2026 01:17:01 GMT
Music
Download
Comments
Altaf :
masjid Al huda
2026-08-25 06:17:06
0
⋆.𐙚 ̊ :
🥰🥰🥰
2026-08-25 03:56:50
0
abiqu11 :
🥰🥰🥰
2026-08-25 03:00:27
0
サンディラディッティヤ 1 :
🥰🥰🥰
2026-08-25 06:31:33
0
To see more videos from user @sandiradittiya4, please go to the Tikwm
homepage.