@livenationph: This trend? We can't get enough of it. 🤭💃   Now imagine dancing along with BABYMONSTER LIVE in MANILA!   2026-27 BABYMONSTER WORLD TOUR [춤 (CHOOM)] IN MANILA 📅 September 5, 2026 📍 SM Mall of Asia Arena   Get your tickets now at smtickets.com and SM Tickets outlets.   Visit www.livenation.ph for more details.   #BABYMONSTER #WORLD_TOUR #춤 #CHOOM #YG

Live Nation PH
Live Nation PH
Open In TikTok:
Region: PH
Tuesday 25 August 2026 02:00:09 GMT
122374
26790
267
1010

Music

Download

Comments

qleedoongkhyuck
𝜗𝜚..áneisha✩ :
menurut gua ruka bisa ituu, cuman ga gerakin kaki aja😭😭
2026-08-25 03:01:48
1135
_azhrnoviitaaa
_azhrnoviitaaa :
ruka bisa itu tinggal disuruh bikin versi yg lebih niat😭
2026-08-25 04:20:17
22
aulhyee
cimta Lomon✊🏻 :
canny ajarin kakak kakak lu plis😭
2026-08-25 02:43:05
2716
emixasa
レレ₊˚⊹ᰔ :
I think asa loves this trend🤣
2026-08-25 05:15:44
2
cupcaake1
lia :
ruka tinggal gerakin kaki aja pdhl udh pas itu🤣
2026-08-25 03:33:14
177
rucarrz
𝗛𝗮𝗯𝘆 :
OH EM GEEEEE RUPHASA
2026-08-25 02:40:13
7
annahather
ANNA :
mprit :sebisanya aje ye mager gue
2026-08-25 03:38:57
42
lyynhhh1
lyynhhh :
rukaaaaa ajarin nohh adeknya wkwk
2026-08-25 03:28:52
15
mxln_vin
𝓴𝓿𝓿𝓻𝓬𝓵𝓵 :
lu pada bisa gasih 😭
2026-08-25 02:46:05
354
fairuzzazhari
♡𝓯𝓪𝓲𝓻𝓾𝓼𝓪𝔃𝓱𝓪𝓻𝓲♡ :
CANNY PLIS AJATIN MEREKA CANN😭😭
2026-08-25 03:07:47
46
achimhae_
Zoey :
canny belike: apakah gue harus tangan untuk ngajarin kakak-kakak gue ini. alias, KAKU AMAT BJIRRR
2026-08-25 03:49:18
81
khemz.arellano
Khemz Arellano :
Pre Ayan sila 😭
2026-08-25 03:01:00
10
mayyesyes
Seonghyeon 🍁🦊🦊 :
ruka canny kayak nya yang bisa dance Brazil 😁😁yang lain yang penting gerak 😭😁😁😁
2026-08-25 04:48:52
32
To see more videos from user @livenationph, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Hari berikutnya. Pukul lima pagi. Langit Bangkok masih diselimuti warna kebiruan ketika alarm di kamar Lingling dan Orm berbunyi. Kali ini, Lingling yang lebih dulu bangun. Ia mematikan alarm, lalu menoleh ke samping. Orm masih tertidur pulas sambil memeluk selimut. Senyum tipis menghiasi wajah Lingling.
Hari berikutnya. Pukul lima pagi. Langit Bangkok masih diselimuti warna kebiruan ketika alarm di kamar Lingling dan Orm berbunyi. Kali ini, Lingling yang lebih dulu bangun. Ia mematikan alarm, lalu menoleh ke samping. Orm masih tertidur pulas sambil memeluk selimut. Senyum tipis menghiasi wajah Lingling. "Bangun, Nong Orm." Orm hanya menggumam pelan. "Hmm..." "Katanya kemarin mau lari pagi." "Lima menit..." Lingling terkekeh. "Kalau lima menit nanti mataharinya keburu tinggi." Perlahan, Lingling mengusap rambut Orm. "Nong." Orm membuka sebelah matanya. "Phi Ling..." "Ayo." Melihat senyum lembut Lingling, Orm akhirnya mengangguk pasrah. "Iya..." Dua puluh menit kemudian, keduanya sudah mengenakan pakaian olahraga. Lingling memakai kaus olahraga hitam berlengan pendek, celana training, dan topi putih. Sementara Orm mengenakan jaket olahraga berwarna krem dengan legging hitam serta rambut yang diikat menjadi ekor kuda. Sebelum keluar rumah, Lingling mengambil dua botol air minum. "Nih." Orm menerimanya. "Terima kasih." "Lari santai saja. Jangan memaksakan diri." Orm mengangguk. "Iya, Phi Ling." Mereka memilih berlari di taman kota yang letaknya tidak jauh dari rumah. Pagi itu taman masih cukup sepi. Hanya ada beberapa orang yang sedang berjalan santai, bersepeda, atau membawa anjing peliharaan. Karena sama-sama mengenakan topi dan masker tipis, tidak banyak orang yang memperhatikan mereka. Lingling mulai berlari dengan langkah pelan. Orm mengikuti di sampingnya. "Kita dua putaran saja?" tanya Orm. "Dulu." "Dulu?" "Kalau masih kuat, tambah satu." Orm tertawa. "Phi Ling selalu begitu." "Karena kesehatan lebih penting daripada gengsi." "Siap." Beberapa menit berlalu. Mereka berlari berdampingan tanpa banyak bicara. Bagi keduanya, keheningan seperti ini justru terasa nyaman. Sesekali Lingling melirik ke arah Orm untuk memastikan langkahnya masih stabil. "Capek?" "Belum." "Kalau capek bilang." "Iya." Saat melewati sebuah danau kecil, Orm memperlambat langkah. "Phi Ling." "Hm?" "Lihat." Ia menunjuk ke arah beberapa ekor bebek yang sedang berenang. Lucunya, ada seekor anak bebek yang terus mengikuti induknya ke mana pun pergi. "Cantik ya." Lingling tersenyum. "Iya." "Lucu juga." Lingling justru menatap Orm. "Ada yang lebih lucu." "Apa?" "Nong Orm." Orm langsung tertawa sambil menggeleng. "Phi Ling mulai lagi." "Aku hanya berkata jujur." Setelah menyelesaikan putaran kedua, mereka berhenti di dekat bangku taman. Orm mengambil napas panjang. "Segar sekali." Lingling memberikan botol air. "Minum dulu." Orm menerimanya lalu meneguk beberapa teguk. "Terima kasih." Angin pagi berembus pelan, membuat beberapa helai rambut Orm terlepas dari ikatannya. Lingling tanpa sadar merapikannya. Gerakannya begitu alami. Begitu menyadari apa yang dilakukannya, Lingling langsung menarik tangannya pelan. Untung taman masih cukup sepi. Orm tersenyum kecil. "Terima kasih, Phi Ling." Lingling membalas dengan senyum tipis. "Ada rambut yang menutupi wajahmu." Saat mereka hendak melanjutkan berjalan santai, seorang anak perempuan kecil berusia sekitar enam tahun berlari menghampiri sambil membawa bola yang menggelinding ke arah kaki Lingling. "Kak, bolanya..." Lingling mengambil bola itu lalu berjongkok agar sejajar dengan tinggi badan anak tersebut. "Ini bolanya." "Terima kasih, Kak." Anak itu tersenyum lebar sebelum berlari kembali ke kedua orang tuanya. Orm memperhatikan pemandangan itu dengan mata berbinar. "Phi Ling." "Iya?" "Anak kecil memang cepat akrab sama Phi Ling." Lingling mengangkat bahu. "Mungkin karena mereka tidak mengenalku sebagai artis." "Mereka mengenal Phi Ling sebagai orang baik." Ucapan itu membuat Lingling tersenyum malu. "Kamu selalu melihat Phi Ling dengan cara yang terlalu indah." "Karena memang begitu." Lingling menggeleng pelan sambil terkekeh. Lanjut di komentar #lovestory #fypage #lingorm #linglingkwong #lingormforever💍

About