@giyomindset1: artinya Ketika seseorang merasa takut atau terancam, kemampuan berpikir kritisnya cenderung menurun. Hal ini membuat mereka menjadi lebih mudah percaya pada apa pun yang menjanjikan rasa aman atau solusi instan. Pihak-pihak yang ingin mengontrol atau menguasai masyarakat sering kali memanfaatkan celah psikologis ini. Mereka sengaja menciptakan atau membesarkan rasa takut di tengah masyarakat Setelah rasa takut terbentuk, agama atau doktrin tertentu kerap dijadikan instrumen politis. Oknum penguasa menawarkan konsep "keselamatan" (baik keselamatan di dunia maupun di akhirat) sebagai satu-satunya jalan keluar, sehingga masyarakat secara sukarela tunduk dan mengikuti perintah mereka demi menghilangkan rasa takut tersebut. Kesimpulanya Baruch Spinoza mengkritik tajam terhadap politisasi agama dan eksploitasi emosi manusia. Spinoza menunjukkan bahwa kekuasaan yang manipulatif tidak selalu menggunakan kekerasan fisik, melainkan memanfaatkan rasa takut sebagai senjata psikologis untuk melemahkan nalar kritis masyarakat. Dengan menjual narasi "keselamatan" melalui institusi atau doktrin tertentu, penguasa dapat dengan mudah mengontrol, mengarahkan, dan menundukkan masyarakat secara sukarela. #filsafat #fyp #filsafatpemikiran #filsafatkehidupan #agama
tidak juga terkadang pola pikir untuk memahami kurang jelas dalam memberikan solusi bahwa selagi agama tak mengganggu waktu aktipitas apa yang harus di takutkan
2026-08-25 11:58:07
0
????????????? :
itu kan kata spinoza, gua bukan budak spinoza.
2026-08-25 12:35:50
0
To see more videos from user @giyomindset1, please go to the Tikwm
homepage.