@mhmdsyarie: Jangan jadikan banyaknya pengikut sebagai ukuran kebenaran. Allah ﷻ berfirman: وَإِن تُطِعۡ أَكۡثَرَ مَن فِي ٱلۡأَرۡضِ يُضِلُّوكَ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ ۚ إِن يَتَّبِعُونَ إِلَّا ٱلظَّنَّ وَإِنۡ هُمۡ إِلَّا يَخۡرُصُونَ “Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang yang ada di bumi, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah).” QS. Al-An‘ām: 116 Kebenaran bukan ditentukan oleh siapa yang paling banyak mengikutinya, tetapi oleh apa yang sesuai dengan Al-Qur’an dan Sunnah. Maka jangan takut ketika berada di jalan kebenaran hanya karena pengikutnya sedikit. Dan jangan pula merasa benar hanya karena banyak orang melakukannya. Ikutilah petunjuk, bukan sekadar mayoritas.