@iva_varvara_family:

iva_varvara_family
iva_varvara_family
Open In TikTok:
Region: UA
Tuesday 25 August 2026 15:19:17 GMT
1072
52
10
0

Music

Download

Comments

tiajones401
Siamese2 :
is that their dad?.they seem to love playing with him
2026-08-28 06:21:55
0
fobnyc
Fobby :
Good lord...know how on earth would you know that when all you see is 60 seconds of their day...hmmmm....you don't live with them, you dont know them, you don't even speak their language...I will tell you what I have told many...stop being so judgmental...it doesn't take much to be kind and accept someone's cultural differences.
2026-08-25 21:06:28
5
user4096167553999
user4096167553999 :
So much love from in-laws
2026-08-25 19:31:11
0
143leroy
Jackie C :
No translation just scrolling by.
2026-08-25 17:57:04
1
amamaapapa62
alya :
Вона продовжує бігати за своїм чоловіком, хоча він її терпіти не може.
2026-08-25 16:19:59
6
user85737760928560
Cassandra :
скорее надо оправдываться 😂
2026-08-25 16:40:01
2
iveta9308
iveta :
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
2026-08-25 17:23:16
0
user5377437025491
128-36-21 :
👍👍👍
2026-08-25 15:37:04
0
To see more videos from user @iva_varvara_family, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ruang publik kita belakangan ini sangat mudah tersulut oleh judul berita. Ketika narasi
Ruang publik kita belakangan ini sangat mudah tersulut oleh judul berita. Ketika narasi "Prabowo sumbang 1.098 sapi kurban pakai APBN" muncul, banyak dari kita yang langsung terpancing amarah, seolah-olah terjadi penyalahgunaan uang rakyat untuk ibadah personal. Mari kita ambil langkah mundur sejenak, turunkan tensi, dan gunakan kacamata yang lebih objektif dan diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan dua kapasitas yang melekat pada seorang pemimpin. Ada Prabowo sebagai seorang pribadi, dan ada Prabowo sebagai Kepala Negara. Sebagai individu, beliau tentu menunaikan kewajiban personalnya. Namun, dalam konteks 1.098 sapi ini, yang sedang berjalan adalah program resmi Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen negara yang didanai APBN, yang memang diamanatkan untuk didistribusikan ke daerah-daerah, pesantren, ormas, dan masyarakat luas. Tujuannya sangat jelas: memastikan pemerataan perhatian negara, tidak hanya terpusat di Pulau Jawa, tetapi menyentuh lapisan akar rumput di berbagai pelosok. Bantuan ini bukan untuk keluarga Istana, dan bukan pula untuk pesta pejabat. Sebagai warga negara di negara demokrasi, bersikap kritis itu sangat dianjurkan. Bahkan, kita wajib mengawasi jalannya pemerintahan. Namun, sasaran kritiknya harus bergeser pada hal yang substantif. Alih-alih termakan framing yang memelintir niat baik negara, mari kita tanyakan hal yang esensial: Apakah penyaluran sapi Banmas ini transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran sampai ke tangan masyarakat yang benar-benar membutuhkan? Itulah bentuk pengawasan yang sehat dan mencerdaskan. Kita sangat boleh berbeda pandangan politik atau tidak sepakat dengan tokoh tertentu. Itu sah. Tetapi, jangan sampai sentimen dan kebencian membutakan logika kita, hingga kita ikut menolak atau menarasikan buruk sebuah program yang manfaatnya justru kembali secara nyata kepada masyarakat. Jadilah publik yang kritis, objektif, dan berakal sehat. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikObjektif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #StopFraming #IndonesiaMaju

About