@50js5: هل كل يمني ويمنيه على ما يرام !#اليمن#صنعاء_تعز_عدن_اب_ذمار_حجة_حضرموت#اكسبلور#الشعب_الصيني_ماله_حل😂😂#pyyyyyyyyyyyy

دِهسَم | 𐩵𐩠𐩯𐩣 ✪
دِهسَم | 𐩵𐩠𐩯𐩣 ✪
Open In TikTok:
Region: QA
Tuesday 25 August 2026 17:10:30 GMT
113927
8108
1972
721

Music

Download

Comments

rh_40s
خــ|𝐊𝐇 :
وعليكم السلام، بتلاقي اي يمني أو يمنية عايش في شتات داخليًا وفكريًا وشعوريًا ، دائمًا نبحث عن ذواتنا ، عن احلامنا عن أمالُنا الصغيره! نُجيد البحث ولا نصِل ! الله يجبر بخاطرنا جبرًا يتعجب منه اهل السموات والأرض ، احبكم اتمنى إن ربي يسعدنا كُلنا ويعيد لنا ديارنا ، الحمدلله على كل حال
2026-08-25 22:38:45
1676
almortahh
Ebrahim :
Thank you so much 💓
2026-08-28 03:49:06
0
x7m15m
𝓜.𝓓 :
بخييرررر يمال الخير جعلنا كلنا بخير من جنوبها لشمالها
2026-08-26 14:24:50
189
user21037329661215
غريب اليـافعي :
نتمنى أن يكون اليمن الشقيق واهلة بخير
2026-08-25 22:13:23
168
m.8r08
سفاح اليافعي🎖️ :
نحنا في الجنوب على مايرام هل اخوننا في شمال على ما يرام 🌷
2026-08-25 20:11:26
166
arj._11
عبدالرحمن :
الحمدلله على كل حال اول مرا اشوف منشور كذا شعور غريب فرحه وزعل من شتات وطنا ولاكن بعد العسر يسرا ان شاء الله
2026-08-25 21:33:03
472
manoo.111111
ريا 🤍 :
لا والله الدنيا لاعبه فينا لعب لادراسه لا وظيفه لا بلد ولا اقامه مجدده والحمدلله
2026-08-26 00:17:10
87
3ltjl1
♯̶بدويـةة🦌 :
ابشرك بخير دام فينا من يقول متى الصلاه وكم باقي عليها
2026-08-25 19:45:18
61
al_rdfani
𝑨𝒍𝒓𝒅𝒇𝒂𝒏𝒊 𝑹_𝟏𝟒 :
ابشرك الحياة مردغتني يمين يسار فوق تحت بس الحمدللة قدحنا والفين والمردغة مستمرة،
2026-08-25 17:13:01
71
karo_3x0
قحطانيه🇶🇦❤️🇾🇪 :
اي الحمدلله بخير وتوني قررت اخرج من وظيفتي وأقدم على وظيفه جديده دعواتكم لي
2026-08-27 22:25:32
7
vl.822
H :
انا على مايرام الحمدلله واتمنى الخير والسعاده لكل اخواني اليمنيين❣️.
2026-08-25 23:48:57
62
rider.xd9
عبدالله العيســائي اليافعيY-10 :
اللهم احفظ الجنوب واهل الجنوب ونصرهم يارب وغفر لهم يارب ودعهم يحصلون على ما يريدون
2026-08-25 19:33:59
36
_8ij.as
مَ. :
لا والله محنا بخير وربك كريم يخوي.
2026-08-25 22:58:41
17
ar.ii.xx_
𝗔 :
لا
2026-08-26 00:18:29
6
moka.mohamed322
Moka :
مو بهم ذي ليقولوا مش بخير؟
2026-08-26 00:18:42
12
erytdfgh
♡بنت أحمد ♡ :
الحمد لله على كل حال
2026-08-25 22:29:50
5
m_ar7y
M :
قد شفتوا اصل العرب قالوا موب خير مستحيل دام نصلي ف الحياة بخير
2026-08-25 22:41:49
48
To see more videos from user @50js5, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Buat kalian yang menyalahkan dan menganggap kami berkendara dengan ugal-ugalan atau mau menang sendiri, izinkan aku menjelaskan sedikit tentang kronologinya. Saat itu posisi jalan sedang sepi. Kami dari Duri 13 menuju Perawang, perjalanan yang diperkirakan memakan waktu lebih dari 5 jam. Kecepatan kami pun tidak terus-menerus tinggi, batas kecepatan kami 80km/jam  Karena perjalanan cukup jauh, kami memilih berangkat sebelum matahari terbit agar tidak terlalu panas dan menghindari kepadatan, terutama karena beberapa wilayah seperti Duri dan Minas biasanya cukup ramai ketika siang. Setelah lebih dari setengah jam perjalanan, kami sempat berhenti untuk menunaikan shalat Subuh di Duri Kota. Setelah itu kami kembali melanjutkan perjalanan. Malam sebelumnya daerah yang kami lewati sempat diguyur hujan. Orang-orang di sekitar juga mengatakan ada beberapa bagian jalan yang berlubang dan tergenang. Saat itu langit mulai terang, tetapi kondisi sekitar masih cukup gelap. Sekitar 15–20 menit setelah melanjutkan perjalanan, kami melewati bagian jalan yang berlubang. Saat itulah kendaraan kami tiba-tiba oleng dan kehilangan kendali. Dalam keadaan yang begitu cepat, ada kendaraan dari arah berlawanan yang kemudian menyambut kami. Semuanya terjadi begitu singkat. Bahkan suamiku yang biasanya selalu menjawab ketika aku berbicara, saat itu sudah tidak bisa mengatakan apa-apa lagi. Jalan benar-benar sepi. Ketika aku menyadari keadaan sekitar, hanya ada aku, suamiku, dan satu mobil yang sudah lebih dulu melewati kami. Jadi kalau ada yang mengatakan kami ugal-ugalan atau sengaja mengambil jalur orang lain, rasanya tidak demikian. Kami berada di jalur kami dan tidak sedang berlomba dengan siapa pun. Tapi setelah semua yang terjadi, aku memilih untuk tidak menyalahkan siapa-siapa. Aku tidak ingin terus berpikir, “Seandainya lubang itu tidak ada…” atau, “Seandainya saat itu tidak ada kendaraan yang lewat…” Karena semakin aku berandai-andai, semakin berat hati ini menerimanya. Bukankah banyak orang yang melewati jalan itu sebelumnya dan tetap sampai dengan selamat? Bukankah ada banyak tempat yang lebih dekat untuk mendapatkan pertolongan, tetapi justru kejadian itu terjadi di tempat yang jauh? Dari situ aku belajar satu hal: Takdir Allah tidak pernah salah alamat. Sebagai manusia, kita hanya bisa berusaha sebaik mungkin. Selebihnya adalah kehendak Allah yang tidak selalu mampu kita pahami. Ini memang takdir yang sangat pahit untuk aku terima. Tapi aku percaya, kalau aku terus melawan kenyataan dan menyalahkan keadaan, sakitnya justru akan terasa berkali-kali lipat. Jadi untuk kalian yang melihat dari luar, mungkin mudah untuk menyimpulkan. Tapi percayalah, tidak ada satu pun dari kami yang menginginkan kejadian itu. Aku hanya sedang belajar menerima sesuatu yang tidak pernah aku minta, sambil percaya bahwa Allah lebih tahu apa yang tidak mampu aku mengerti.  #kehilangan #suamikusurgaku #kecelakaan #fy #alfatihah🤲
Buat kalian yang menyalahkan dan menganggap kami berkendara dengan ugal-ugalan atau mau menang sendiri, izinkan aku menjelaskan sedikit tentang kronologinya. Saat itu posisi jalan sedang sepi. Kami dari Duri 13 menuju Perawang, perjalanan yang diperkirakan memakan waktu lebih dari 5 jam. Kecepatan kami pun tidak terus-menerus tinggi, batas kecepatan kami 80km/jam Karena perjalanan cukup jauh, kami memilih berangkat sebelum matahari terbit agar tidak terlalu panas dan menghindari kepadatan, terutama karena beberapa wilayah seperti Duri dan Minas biasanya cukup ramai ketika siang. Setelah lebih dari setengah jam perjalanan, kami sempat berhenti untuk menunaikan shalat Subuh di Duri Kota. Setelah itu kami kembali melanjutkan perjalanan. Malam sebelumnya daerah yang kami lewati sempat diguyur hujan. Orang-orang di sekitar juga mengatakan ada beberapa bagian jalan yang berlubang dan tergenang. Saat itu langit mulai terang, tetapi kondisi sekitar masih cukup gelap. Sekitar 15–20 menit setelah melanjutkan perjalanan, kami melewati bagian jalan yang berlubang. Saat itulah kendaraan kami tiba-tiba oleng dan kehilangan kendali. Dalam keadaan yang begitu cepat, ada kendaraan dari arah berlawanan yang kemudian menyambut kami. Semuanya terjadi begitu singkat. Bahkan suamiku yang biasanya selalu menjawab ketika aku berbicara, saat itu sudah tidak bisa mengatakan apa-apa lagi. Jalan benar-benar sepi. Ketika aku menyadari keadaan sekitar, hanya ada aku, suamiku, dan satu mobil yang sudah lebih dulu melewati kami. Jadi kalau ada yang mengatakan kami ugal-ugalan atau sengaja mengambil jalur orang lain, rasanya tidak demikian. Kami berada di jalur kami dan tidak sedang berlomba dengan siapa pun. Tapi setelah semua yang terjadi, aku memilih untuk tidak menyalahkan siapa-siapa. Aku tidak ingin terus berpikir, “Seandainya lubang itu tidak ada…” atau, “Seandainya saat itu tidak ada kendaraan yang lewat…” Karena semakin aku berandai-andai, semakin berat hati ini menerimanya. Bukankah banyak orang yang melewati jalan itu sebelumnya dan tetap sampai dengan selamat? Bukankah ada banyak tempat yang lebih dekat untuk mendapatkan pertolongan, tetapi justru kejadian itu terjadi di tempat yang jauh? Dari situ aku belajar satu hal: Takdir Allah tidak pernah salah alamat. Sebagai manusia, kita hanya bisa berusaha sebaik mungkin. Selebihnya adalah kehendak Allah yang tidak selalu mampu kita pahami. Ini memang takdir yang sangat pahit untuk aku terima. Tapi aku percaya, kalau aku terus melawan kenyataan dan menyalahkan keadaan, sakitnya justru akan terasa berkali-kali lipat. Jadi untuk kalian yang melihat dari luar, mungkin mudah untuk menyimpulkan. Tapi percayalah, tidak ada satu pun dari kami yang menginginkan kejadian itu. Aku hanya sedang belajar menerima sesuatu yang tidak pernah aku minta, sambil percaya bahwa Allah lebih tahu apa yang tidak mampu aku mengerti. #kehilangan #suamikusurgaku #kecelakaan #fy #alfatihah🤲

About