@saatinihariiniskrg: TAQWA MENURUT SYEICH IBN ‘ATHAILLAH Banyak orang mengira taqwa hanya tentang banyaknya ibadah. Tentang panjangnya doa. Tentang lamanya seseorang berdiri dalam shalat. Tentang banyaknya dzikir yang diucapkan. Padahal taqwa bukan sekadar apa yang tampak di hadapan manusia. Taqwa adalah keadaan hati ketika seorang sadar bahwa dirinya selalu berada di hadapan Alloh. Ia berhati-hati bukan karena takut kepada manusia. Tetapi karena hatinya sadar bahwa Alloh melihatnya. Ia meninggalkan dosa bukan karena takut kehilangan pujian. Tetapi karena tidak ingin jauh dari Allah. Dan ia melakukan kebaikan bukan agar dikenal sebagai orang baik. Tetapi karena ingin menjadi hamba yang diridhai-Nya. Syaikh Ibn ‘Athaillah mengajarkan bahwa perjalanan kepada Alloh bukan hanya tentang memperbanyak amal. Tetapi tentang membersihkan hati dari segala sesuatu yang membuat kita bergantung kepada selain-Nya. Sebab bisa jadi seseorang banyak melakukan amal, namun hatinya masih dipenuhi oleh keakuan. Banyak beribadah, tetapi masih merasa lebih baik daripada orang lain. Banyak berdzikir, tetapi masih gelisah ketika dunia tidak sesuai dengan keinginannya. Banyak berbicara tentang Alloh, tetapi hatinya masih sangat bergantung kepada penilaian manusia. Di sinilah taqwa menjadi lebih dalam. Taqwa bukan hanya menjaga anggota tubuh dari maksiat. Tetapi juga menjaga hati dari sesuatu yang menjauhkan kita dari Alloh. Alloh berfirman: "Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa." (QS. Al-Hujurat: 13) Perhatikanlah. Allah tidak mengatakan bahwa yang paling mulia adalah yang paling kaya. Bukan yang paling terkenal. Bukan yang paling tinggi kedudukannya. Tetapi yang paling bertaqwa. Karena kemuliaan seorang hamba bukan terletak pada apa yang dimiliki oleh dirinya. Melainkan pada seberapa dekat hatinya kepada Alloh. Syaikh Ibn ‘Athaillah dalam Al-Hikam mengingatkan: "Jangan merasa heran atas terjadinya berbagai kesulitan selama engkau masih berada di dunia, karena dunia hanya menampakkan apa yang memang menjadi sifatnya." Seorang yang bertaqwa memahami bahwa kehidupan dunia tidak selalu berjalan sesuai keinginannya. Ada saatnya diberi. Ada saatnya diambil. Ada saatnya dipuji. Ada saatnya dicela. Ada saatnya mendapatkan kemudahan. Ada saatnya menghadapi kesulitan. Namun semuanya tidak membuat hatinya kehilangan Alloh. Karena taqwa membuat seseorang belajar melihat Alloh di balik setiap keadaan. Ketika mendapatkan nikmat, ia bersyukur. Ketika mendapatkan ujian, ia bersabar. Ketika melakukan kesalahan, ia segera kembali. Ketika mendapatkan keberhasilan, ia tidak menyombongkan diri. Sebab ia tahu, semua yang ada pada dirinya hanyalah titipan. Bahkan kemampuan untuk beribadah pun merupakan pertolongan dari Alloh. Maka seorang yang bertaqwa tidak berkata, "Aku hebat karena aku banyak beramal." Tetapi hatinya berkata, "Alloh telah memberiku kemampuan untuk beramal." Inilah yang membuat ibadah melahirkan kerendahan hati. Semakin mengenal Alloh, semakin seseorang menyadari kelemahan dirinya. Semakin dekat kepada Alloh, semakin ia berhati-hati terhadap dirinya sendiri. Ia tidak mudah merasa suci. Tidak mudah merasa paling benar. Tidak mudah menghakimi orang lain. Karena ia lebih sibuk memperbaiki hatinya sendiri. Taqwa juga berarti menjaga hati ketika tidak ada seorang pun yang melihat. Saat pintu tertutup. Saat manusia tidak mengetahui. Saat tidak ada pujian. Saat tidak ada yang akan menghukum. Di situlah seorang hamba diuji. Apakah ia tetap memilih Alloh? Ataukah ia hanya baik ketika dilihat manusia? Orang yang bertaqwa tahu bahwa tidak ada tempat yang benar-benar tersembunyi dari Alloh. Alloh berfirman: "Dan ketahuilah bahwa Allah mengetahui apa yang ada dalam hatimu." (QS. Al-Baqarah: 235) "Taqwa bukan tentang terlihat suci di hadapan manusia. Taqwa adalah ketika hati tetap memilih Alloh, bahkan ketika tidak ada seorang pun yang melihat. Karena kemuliaan sejati bukan ketika manusia memandang kita baik, tetapi ketika Alloh memandang hati kita dengan ridha."
Dewa
Region: ID
Wednesday 26 August 2026 03:12:34 GMT
Music
Download
Comments
maharani_669 :
Ini pengetahuan berhaga yg dapat menjadi Refrensi dalam menjalani kehidupan👍👍👍
2026-08-26 07:13:50
1
Terpadunya hobi :
👍 Alhamdulillah
2026-08-26 14:13:49
1
Dahiroh :
🤲🤲🤲🤲,,, ya rabb
2026-08-26 13:47:36
1
Jokdemu Depek Daku :
Allah Hu Rabbi. tq
2026-08-26 15:17:42
1
To see more videos from user @saatinihariiniskrg, please go to the Tikwm
homepage.